Ass ww Pak FMNS n a h Re :Orang Malaysia Lebih Bahagia Ketimbang Indonesia?
Kesimpulan survey PBB itu , patut jadi perhatian kita. Sayangnya tidak diberitahukan ‘ukuran’ dan criteria ‘Bahagia’ menurut PBB itu.Menurut saya tingkat kebahagian itu relative sekali , namun beberapa kondisi ekonomi masyarakat berpengaruh sangat tinggi terhadap kebahagiaan . Menurut saya urutan anggota masyarakat yang paling tidak bahagia mungkin sbb : 1. Mereka yg menganggur (tidak punya pekerjaan) 2. Mereka yg hidup dibawah garis kemiskinan 3. Tenaga kerja yg digaji rendah 4. Pedagang kaki lima yang selalu jadi objek penertiban . 5. Mereka yang terpaksa bertempat tinggal jauh dari tempat kerja, sehingga waktunya habis dijalan , termasuk dalam kelompok ini mereka yang setiap hari menghadapi kemacetan di jalan raya 6. Orang/perorangan yang tidak punya keluarga (hidup sendiri), termasuk keluarga ‘broken home’ 7. Mereka yang merasakan ketimpangan social di masyarakat , ketidak adilan dalam berbagai aspek kehidupan yang mengena kepada dirinya 8. dstnya Kalau dilakukan survey dan golongan masyarakat tersebut diatas termasuk dalam sample , terutama masyarakat pada kelompok 1 dan 2 pastilah jawabannya ‘jauh dari bahagia’.Tingkat pengangguran Indonesia dibandingkan dgn Negara Asia lainnya Sbb . (Data July 2009). Indonesia : 8,25 % . Malaysia 3,5 %. Thailand 2,1 % dan Sungapura 3,3 %. Kalau dikaitkan dengan jumlah penduduk, maka jumlah kita jauh diatas mereka dalam soal pengangguran. Penduduk ( 2010) : Indonesia 237,6 jt ; Malaysia 28,4 jt; Singapura 5,2 jt dan Thailand 69,1 jt. Walaupun periode tidak sama , namun beda wkt pengumpulan data tidak akan berpengaruh secara signifikan. Dari hal tersebut diatas saja barangkali kita (Indonesia) harus ‘mengakui’ kalau kita memang kurang bahagia dibandingkan dengan Negara Negara Asia tersebut. Rasanya kita tdk perlu membandingkan pula jumlah rakyat miskin di Negara kita dengan jumlah rakyat miskin di Negara tersebut. Bagaimana Sumbar kalau dibandingkan dengan Indonesia berdasarkan ukuran ukuran tersebut ?Pengangguran di Sumbar 6,25 % sedangkan Indonesia 6,32 %.. Tingkat kemiskinan (data BPS 2011) : Indonesia : 29.890,14 juta atau 12,36 %. Sumbar 441,8 ribu atau 8,99 %. Jadi dibandingkan angka Nasional, kita lebih baik atau sedikit lebih “bahagia “ dibandingkan masyarakat Indonesia secara nasional .He he he antahkan iyo antahkan tido. Wassalam Dunil Zaid, 70,5 Kpg Ujunag Pandan Parak Karambia, Pdg. 2013/9/11 <[email protected]> > Barangkali sanak2 nan tingga di Singapura jo Malaysia bisa manilai apokah > temuan PBB nan di bawah iko batua. > Salam > Fashridjal M. Noor Sidin > L65bdg > > Orang Malaysia Lebih Bahagia Ketimbang Indonesia? > > TEMPO.CO, Jakarta - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis evaluasi > tingkat kebahagiaan di seluruh negara 2013. Indonesia berada pada urutan 76 > dari 156 negara yang dievaluasi. Posisi Indonesia ini berada di bawah > Singapura pada urutan 30, Thailand (36), Malaysia (56), dan Vietnam (63). > > Tingkat kebahagiaan Indonesia naik 0,33 persen dibandingkan survei tahun > lalu. Indonesia pun masih di atas peringkat Filipina (92) dan Kamboja > (140). (Lihat juga: PBB: Tingkat Kebahagiaan di Dunia Meningkat) > > World Happiness Report 2013 dibuat berdasarkan evaluasi United Nations > Sustainable Development Solutions Network terhadap tingkat kepuasan seluruh > orang di dunia dalam hidup mereka. Survei berlangsung pada 2010 sampai 2012. > > Negara paling bahagia adalah Denmark, Norwegia, dan Swiss. Sedangkan > negara yang warga negaranya paling tidak bahagia adalah Rwanda, Burundi, > Republik Afrika Tengah, Benin, dan Togo. > > Berikut ini daftar tingkat kebahagiaan di dunia. Selengkapnya klik di sini: > 1. Denmark > 2. Norwegia > 3. Swiss > - > 30. Singapura > - > 36. Thailand > - > 56. Malaysia > - > 63. Vietnam > - > 76. Indonesia > - > 92. Filipina > - > 140. Kamboja > - > 154. Afrika Tengah > 155. Benin > 156. Togo > > UNSDSN | YANDI > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
