Assalamualaikum Pak ZD nan sanak sapalanta RN.

Kalau kito amuah mengikuti ketentuan RN nan selalu tertulis dibawah dan
diterima seperti nan di kopas ko, mako setiap diskusi bisa akan fokus dan
struktur mail nan lah diatur group akan lamak dipandang mato dan dibaco!!

** Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.*

Wassalam.
Rang Dapua


Pada 12 September 2013 18.11, Zaid Dunil <[email protected]> menulis:

> Ass ww
> Sanak Wanofri dan sanak sapalanta n a h
> Re : Survey SSSG dan posisi Irman Gusman Nomor Pincik.
> Topik disiko ala campur aduk. Ambo mananggapi soal nan diposting dek sanak
> Wanofri sbb:
> Kalau masalah pokok dari survey ko  adalah menanyokan posisi urang awak
> Irman Gusman, tantu awak indak paralu takajuik bana. Lembaga baliau tu
> adalah DPD, dan salamoko DPD tu kan jarang tadanga suaronyo. DPD sajo indak
> ado gebrakan, indak dikenal masyarakat. Bedo jo DPR, walaupun kalakuan
> anggotanyo  buruak , tapi DPR dan urang urangnyo labieh dikenal dek
> masyarakat. Pak Irman Gusman , mungkin kurang dikenal sahinggo berlaku
> papatah lamo, "Tak kenal maka Tak sayang".
> Tentang hasil survey itu sendiri,manuruik ambo, indak kredibel. Karano
> SSSG itu bukan Lembaga Survey. Pertanyaan melalui telepon itu banyak
> kelemahannya, dapat menimbulkan mispersepsi, dapat menggiring responden,
> dan karena metodenya tidak  standard ,maka hasilnya diragukan. Berikut ini
> nasihat dari pakar tentang survey yang kredibel.
> "Cara terbaik untuk menilai apakah sebuah survei abal-abal atau tidak
> adalah dengan melakukan audit atas metodologinya. Apakah sampel yang
> diambil memang representatif? Apakah pertanyaan yang diajukan juga valid,
> tidak bermakna ganda? Apakah pertanyaan itu disusun secara tendensius untuk
> menggiring jawaban responden? Apakah pengambil data di lapangan benar-benar
> pergi menemui dan menanyai responden? Apakah kerangka analisis untuk
> menafsirkan hasil survei sudah tepat dan benar? Ringkasnya, ada banyak
> pertanyaan yang bisa kita ajukan secara metodologis untuk menguji apakah
> sebuah survei bersifat manipulatif atau tidak.  Namun, hanya para ahli
> survei dan statistik yang bisa melakukan audit metodologis terhadap survei.
> Bagaimana dengan publik yang tidak memiliki cukup keahlian untuk
> melakukannya? Bila demikian, nasehat dari Sabato dan O’Connor (2000) dapat
> dipakai oleh publik. Pertama, jangan percayai survei yang tidak mengumumkan
> atau memberitahu tiga hal: bentuk dan pilihan kata dalam pertanyaan survei,
> cara penarikan sampel, dan bagaimana para responden dihubungi atau
> ditanyai. Kedua, lembaga survei yang kredibel selalu memberitahu berapa
> jumlah responden mereka (besaran N) dan berapa tingkat kesalahan
> statistiknya (margin of error). Bila hal-hal ini tidak disampaikan atau
> terkesan disembunyikan oleh lembaga survei, sebaiknya jangan percayai saja
> hasilnya."
>
> Wassalam
> Dunil Zaid, 70,5 Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia, Pdg.
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke