Ass ww Sanak Jepe dan sanak sapalanta n a h Masalah dana Riau nan manuruik pak Anwar Djambak ado 40 T disimpan di BI, pasti indak ado do. Kalau ado pasti nampak di Neraca Bank Riau. Bank Riau ko adolah Bank Daerah nan manyimpan pitih pitih milik Pemda nan alun tapakai dek Pemda. Pemda Riau dapek pitih dari PAD (Pendapatan asli Daerah ) Dan dana Primbangan dari Pusat. Tiok tahun Pamda Riau dapek dana perimbangan nan ditransfer bisa melalui BI atau melalui Bank Pemerintah lain. Pemda Riau juga dapat droping dana PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) . PBB Minyak dipungut di pusat (Dep Keu/ Pemerintah pusat) dan kemudian sebagian dikembalikan ke daerah . Dana itu masuk ke Bank Riau karena Rekening Pemerintah daerah ada di Bank Riau. PAD Riau itu terdiri dari : (Sebagai contoh , data thn 2011) Laba usaha Perusahaan Daerah Rp 2,2 M Pajak Daerah Rp. 1,9 M Retribusi daerah Rp. 1,8 M Pendapatan lain 2 Rp. 1,4 M Dana perimbangan dari Pusat Rp. 3,3 T Pemda sendiri menggunakan dana itu sesuai APBD , karena semua sudah dianggarkan melalui APBD, baik penerimaan maupun pengeluaran. Dana Pemda semua disimpan di BPD Riau, dan ditarik apabila ada pemakaian untuk keperluan tertentu dengan menggunakan mekanisme tertentu, baik melalui cek maupun sarana lainnya. Oleh BPD, sebagai bank dia harus mengelola dana itu dengan sebaik baiknya dengan catatan setiap saat diminta oleh pemiliknya ( Pemda ) , BPD harus menyediakan dana itu sesuai permintaan Pemda. Lalu dana yang berlebih yang sifatnya sementara biasanya dibelikan Sertifikat Bank Indonesia oleh BPD Riau dan sebagian disimpannya dalam bentuk Deposito di Bank Pemerintah setempat. BPD RIau termasuk bank yang kelebihan likiditas. Dari Neraca BPD Riau, per 31 JUli 2013 terlihat bahwa Tagihannya kepada BI Hanya Rp. 1.8 T. Diperkirakan itu adalah SBI sebagai perwujudan dari kelebihan dana (sementara) yang disimpan di BI. Sebesar Rp. 5 T merupakan tagihan kepada Bank Lain, dan ini adalah Deposito yang disimpan BPD di Bank Pemerintah setempat (Bunganya lebih tinggi dibanding SBI dan jangka waktu penyimpanan Deposityo biasanya lebih panjang) Jadi dari hal tersebut jelas , tidak ada itu uang Pemda Riau 4o T yang disimpan di BI. Dari dana BPD yang disimpan di BI Dan Bank Pemerintah setempat tidak semuanya dana Pemda, karena sebagai Bank, BPD juga mengumpul dana dari masyarakat. Mengenai dana instansi Pemerintah yang dibelikan SBI, biasanya itu terjadi menjelang akhir tahun anggaran, yaitu merupakan anggaran yang belum direalisasi, ditarik melalui mekanisme tertentu (biasanya dana proyek) agar tidak masuk sebagai "sisa anggaran' tahun yang bersangkutan , supaya anggarannya tidak angus, Biasanya proyek sdh rampung, tinggal menunggu Berta Acara , anggaran bisa dicairkan dengan persyaratan tertentu. Dana proyek yang dicairkan diamankan dengan menympannya dalam bentuk SBI yang dibeli biasanya melalui Bank dimana instansi itu mempunyai rekening (Bank berfungsi juga sebagai Sentral Registry, yang bisa mengelola SBI atas nama nasabah.) Satantang pertanyaan Pak Tasril Moeis, Pemda itu indak ado sangkuik pauik anggaran jo Dekeu Pak. Kecuali tentang 'Dana Perimbangan' dan 'Droping dana PBB" karena Pemda punya APBD sendiri, semua pemasukan dan pengeluaran diatur sendiri , kecuali dua pos penerimaan diatas (dana perimbangan dan PBB Minyak). Wassalam.
2013/9/14 Maturidi Donsan <[email protected]> > Maturidi- Rantaunet googlgroup.com > > Maaf kawan-nkawan sapalanta n.a.h. > Kapalo samo itam , isinyo babedo juo. Elok juo kito tanamkan salah satu > sifat per kaanak mudo, per kalau diinjak, malawannyo. > > Lah kasifat manusia ko, memamg serigala atas manusia lainnya, cuma > dizaman modern permainannyo ado nan halus mulus dengan semua legalitas dan > ado juo nan kareh itupun diusahokan dapek legalitas. Lunak nyo sudu, kareh > nyo takiek, > > Tapi asal per main, kok nyo takiek bana samo kupak-kupak lah baliwuang tu. > > Baitulah nan tajadi maso PRRI, maso 1966-penghujung orde lamo, > maso-1998-penghujung ord baru, tapi kiniko era reformasi mungkin indak > kacoitu bana, kito alah bulieh mangecek, kalau tak sanang io demo lah tak > ado jalan lain, itu nan tabuka pintu. Disikolah, tantu apo nan kadisabuik, > dek hati tasakik akan kalua dimuntahkan sadoalahe. > > Tantu io dipaliekan katidak sanangan awak dipalakukan sorupo itu, > paroyek lah dibuek handaknyo samo samo konsekwen dijalankan. Jaan > disabalah dijlankan dengan mulus, sabalah lain diambek-ambek. > > DPD walaupun katuanyo pak IG dan 14 orang di DPR pusat mungkin minoritas, > kalau pak Mendagri mungkin terserah suaro di DPR. > > Memang Dari dulu DPR agak sulit diarok marubah tingkah laku barek sabalah > tu, paralu jo suaro sibanyak ko walaupun dari ditangah jalan. > > Sakali lagi maaf kawan-kawan kalau kito alun sapandapek > > > Maturidi (75) > Asal Talang-Solok- Kutianyia > Duri - Riau > > > > Pada 14 September 2013 15.41, Dr. Saafroedin Bahar < > [email protected]> menulis: > > Kok baitu, apo karajonyo tu Pak Irman Gusman, capres Demokrat, sarato >> ampek anggota DPD lain; Pak Gamawan Fauzi , Mendagri; ampek baleh anggota >> DPR nan mawakili Sumbar ? Dek Bung Dahlan Iskan iko indak bagai alah juo >> deknyo doh. Gemblung, kato Pak Bambang. >> >> Merdeka ? Jan disabuik juo lai. Malu awak. Alah cukuik tu. >> >> Sent from my iPad >> >> On 12 Sep 2013, at 15:30, [email protected] wrote: >> >> >> Setuju bana jo Kanda Syaf Al ko..! >> >> Sumatera 1000 kali labiah kayo dari Brunei.. >> >> Sangenek, >> >> >> >> Wassalam, >> anwardjambak 44+, >> mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana), >> >> "Maminteh Sabalun Hanyuik....!!! >> >> Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile >> ------------------------------ >> *From: * [email protected] >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Tue, 10 Sep 2013 12:04:31 +0000 >> *To: *<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *Bls: [R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak >> DPR >> >> Merdeka! Sumatra Merdeka!!!! >> >> Salam >> >> Syaf AL/sedang di Dumai >> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung >> Teruuusss...! >> ------------------------------ >> *From: * "Tasrilmoeis" <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Tue, 10 Sep 2013 17:05:13 +0700 >> *To: *<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *[R@ntau-Net] Tol Trans Sumatera Tertunda lagi, ditulak DPR >> >> *Dahlan Iskan Pasrah Proyek Tol Trans Sumatera Tertunda * >> >> *Maikel Jefriando* - detikfinance**** >> >> Selasa, 10/09/2013 13:09 WIB**** >> >> <image001.gif>**** >> >> <image002.jpg>Foto: Ilustrasi Proyek Tol (dok.detikFinance) **** >> >> *Jakarta* - Keputusan Komisi VI DPR menolak Penyertaan Modal Negara >> (PMN) untuk 5 BUMN termasuk PT Hutama Karya berdampak pada diundurnya >> proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatera. >> >> Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, anggaran pembangunan proyek tol >> Trans Sumatera berarti tertahan. >> >> "Jalan tol trans sumatera ya nggak disetujui. Tertunda lah," kata Dahlan >> usai rapat dengar pendapat dengan Komisi VI di Gedung DPR, Senayan, >> Jakarta, Selasa (10/9/2013). >> >> Dalam pengajuan PMN tersebut, ada dana suntikan Rp 2 triliun yang >> diajukan untuk Hutama Karya. Dana ini untuk pembangunan jalan tol Trans >> Sumatera. Tahun depan ada lagi PMN untuk Hutama Karya Rp 5,1 triliun untuk >> proyek ini. >> >> Meski begitu, Dahlan mengaku akan kembali menyerahkan pengajuan PMN ini >> ke Komisi VI DPR untuk dilakukan pembahasan. >> >> "Saya akan menulis surat lagi untuk ke Komisi VI, untuk melaksanakan UU, >> yang di situ menyebutkan, yang itu dibahas di Komisi VI, kami akan >> melaksanakan pembahasan," sebutnya. >> >> Dahlan menyatakan, surat tersebut akan diserahkan dalam beberapa hari ke >> depan. Sehingga proyek tol Trans Sumatera tidak terlalu lama tertunda. Bila >> PMN tidak memungkinkan tahun ini, maka akan dimasukkan di 2014. >> >> "Secepatnya, besok atau lusa. Kalau tidak bisa sekarang itu bisa >> dimasukan ke tahun 2014," jawab Dahlan. >> >> Sebelumnya, Menteri Pekerjaan UMum (PU) Djoko Kirmanto pernah mengatakan, >> empat ruas tol di Sumatera rencananya akan mulai dikerjakan akhir September >> 2013 ini adalah:**** >> >> - Tol Medan-Binjai 16,8 km dengan investasi Rp 2 triliun**** >> - Tol Pekanbaru-Dumai 135 km dengan investasi Rp 14,7 triliun**** >> - Tol Palembang-Indralaya 22 km dengan investasi Rp 1 triliun**** >> - Tol Bakauheni-Terbanggi Besar 150 km dengan investasi Rp 13,8 >> triliun**** >> >> Ditargetkan paling cepat, salah satu ruas sudah mulai groundbreaking pada >> September 2013 dan paling akhir di awal 2014, semua ruas telah mulai >> dikembangkan. Namun rencana ini tampaknya akan tertunda.**** >> >> ** ** >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
