Apokah pemerintah pusek akan minta maaf pulo ka rakyat Minangkabau atas korban yang berjatuhan yang tak berdosa waktu penumpasan prri?
* ----------------------------------------------------------------------------------------------- * *Sukseskan Halal bil Halal dan Peringatan 20 Tahun Rantau Net* * Hari/Tanggal: Sabtu, 28 September 2013 Jam: 09:00-15:00 Tempat: Rumah DAMAI Indonesia Jl H Saabun No 20 (Mangga Besar) Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12540 Biaya: Badoncek. YPRN Norek 0221919932 BNI * Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), 17/8/1947, suku Mandahiliang, gala Bagindo Gasan Gadang Pariaman - Tebingtinggi Deli - Jakarta - Sterling, Virginia USA ------------------------------------------------------------ 2013/9/16 Muchwardi Muchtar <[email protected]> > Kalau di Minangkabau samanjak zaman saisuak ado istilah Rang Gaek awak > bake anaknyo nan sarakah mangatokan : "Sarupo Bulando mintak tanah", dan > kini ko ado pulo istilah "Bulando mintak maaf", apokoh Dunsanak komunitas > r@ntaunet ado nan maanggap *tanah* alah samo pulo mukasuiknyo jo *maaf*? He > he he. .. > Salam..........., mm***Ribuan Rakyat Indonesia Dibantai Westerling, > Belanda Cuma Minta Maaf dan Santuni 10 Janda > Senin, 16/09/2013 10:02:04 | *syaiful falah* | > Raymond Pierre Paul Westerling, komandan pasukan Belanda yang memimpin > Pembantaian Westerling (1946-1947) di Sulawesi Selatan > > *Jakarta (SI Online)* - Setelah puluhan tahun lamanya, akhirnya > pemerintah Belanda secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas > pembantaian massal warga Indonesia selama penjajahan yang berakhir tahun > 1949. > > > Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Tjeerd de Zwaan, secara resmi > menyampaikan permohonan maaf tersebut dalam sebuah upacara di Jakarta, > Kamis, (12/9/2013). > > "Atas nama pemerintah Belanda, saya minta maaf atas perbuatan yang > keterlaluan ini," kata De Zwaan. > > Namun sayangnya permintaan maaf yang dibarengi santunan sebesar 20.000 > euro hanya diberikan kepada 10 janda korban. > > Salah satu korban yang tidak diundang ialah Sofia Patturusi, janda korban > pembantaian Westerling di Bulukumba, Sulawesi Selatan ini mengaku sangat > sedih dan kecewa dengan cara Kerajaan Belanda via Kedutaan Besar Belanda > menyampaikan minta maaf. Janda dari Abdul Aziz Patturusi itu kecewa berat > karena acara permintaan maaf dan pemberian santunan itu yang digelar hari > ini di Jakarta, tanpa mengundang dirinya. > > Padahal, ia telah lama menunggu momen bersejarah ini untuk mendengarkan > permintaan maaf dari Belanda. > > Tak hanya itu, pemberian santunan oleh Kerajaan Belanda dinilai tak tepat. > Menurut Sofia, seharusnya Belanda tak hanya memberi santunan kepada janda > korban karena banyak yang sudah tak ada. Seharusnya, kata Sofia, Kerajaan > Belanda juga memberi santunan kepada anak-anak korban yang menderita karena > tak bisa mengenyam pendidikan karena ditinggal ayahnya. > > Pembantaian Westerling adalah sebutan untuk peristiwa pembunuhan ribuan > rakyat tak berdosa di Sulawesi Selatan yang dilakukan oleh pasukan Belanda > Depot Speciale Troepen pimpinan Raymond Pierre Paul Westerling. Peristiwa > ini terjadi pada bulan Desember 1946-Februari 1947 selama operasi militer. > (red: syaiful)*** > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
