Ciek lai informasi tentang kejelekan kito nan di lewakan dek dunsanak kito di milis urang awak RN ko. Manuruik ambo iko paralu, sebab dengan kito mampecekkan keburukan kito antaro sesamo kito adolah suatu tindakan "sosial control" dari kito warga Minang nan cinto akan keindahan, keelokan dan keramah tamahan. Beberapo hari ko kito kito mampekecekkan hal itu, semoga para birokrat dan pemegang tampuk kekuasaan pemerintahan dalam hal iko BA-1 jo para walikota dan bupati nyo dapek maambiak perhatian dan menindak lanjuti. Dulu kito bangga dengan Kota Padang nan sempat mandapek julukan "Kota Terbersih", kini baa macam iko ????? Tolong dunsanak nan ado di Padang dapek memberikan penjelasannyo ka kito.
Best Regards, Mulyadi (51 th - 24 hari) Tenaga bantuan Engineer dari PT.Pusri pada : Mechanical Dept. PT. REKAYASA INDUSTRI - Jakarta Jl.Kalibata Timur I No.36, Jakarta - 12740 Phone : +62-21-7988700 ext. 2215 Fax : +62-21-7988701 email : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> [EMAIL PROTECTED] atau : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> [EMAIL PROTECTED] _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Nofiardi Sent: 05 Maret 2008 8:55 To: [email protected] Subject: [EMAIL PROTECTED] (Potret Pelayanan Kesehatan): Rumah Sakit Banyak Sampah dan Kotor Rumah Sakit Banyak Sampah dan Kotor 04-03-2008 PADANG- Rumah sakit seharusnya steril dan bersih dari segala yang hal dapat membuat sakit. Tapi bagaimana kalau rumah sakit itu sendiri kotor dan berpotensi menimbulkan penyakit? Kotornya saluran pembuangan, dan sampah-sampah yang menumpuk, tergambar ketika berkunjung ke Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Padang, Jalan Sungai Sapih Padang. Pantauan padangmedia.com ketika berkunjung ke Rumah Sakit tersebut, Selasa (04/03), saluran air yang diduga berasal dari kamar mandi berwarna pucat kehijauan dan terkesan tidak mengalir. <http://www.padangmedia.com/data/images/news/categories/foto%20rumah%20sakit %20kotor.jpg> Saluran itu berada di beranda ruang rawat inap RSUD sampai ke koridor. Di sisi kiri koridor terdapat sepetak lahan yang berisi beberapa tanaman tak terawat yang di tengah-tengahnya toronggok sampah. Kumpulan sampah tersebut diduga sebelumnya milik pengunjung. Karena kebetulan di koridor ada bangku panjang, pengunjung dapat melempar sampah begitu saja ke tempat di sebelah mereka dan tidak dibersihkan pihak Rumah Sakit. Selain di ruang rawat inap dan di koridor, di Poliklinik tampak lantai-lantai berlumpur tidak segera dibersihkan. Pasien yang hendak berobat terlihat acuh tak acuh terhadap keadaan tersebut. Selama padangmedia.com berada di Rumah Sakit tersebut, tak ada terlihat petugas kebersihan ataupun cleaning service yang seharusnya bekerja atau standby di area rumah sakit. (Iggoy) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
