Salam,
Dunsanak Nofend St.Mudo,
Perkenalkan, nama saya damhuri muhammad,
Saya editor fiksi di sebuah penerbitan di Jakarta.
Setelah mengamati beberapa cerita silat yang saudara posting di milist ini,
saya tertarik untuk membaca keseluruhan cerita silat yang sudah anda tulis.
Barangkali kalau berjodoh bisa kami terbitkan.
Saya bisa dijapri di : [EMAIL PROTECTED]
Alamat kantor :
Penerbit KOEKOESAN
Jl.KH.A Dahlan V No.10
Kukusan-Depok (Jabar)
021 7869883
"Nofend St. Mudo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
st1\:*{behavior:url(#default#ieooui) } Segera Aswin
turun dari pangkuan Siti dan menarik tangannya untuk pergi ke belakang membantu
menyiapkan hidangan makan malam.
Setelah mereka pergi, terlihat Basri masih termenung berpikir mengenai
masalah ini, katanya,"Uda Bumi, kita lupa menanyakan kepada Aswin ciri-ciri
kakek Inal itu, nanti begitu ada waktu kita jangan lupa tanyakan kepada dia,
aku masih penasaran setelah berpikir dari tadi kenapa aku tidak bisa menebak
siapakah gerangan dia."
Basri berbicara begini karena dia merasa mempunyai pergaulan yang luas maklum
pedagang jadi tidak terbatas teman-temannya baik di dunia persilatan maupun di
pemerintahan dan cukup mengenal banyak tokoh-tokoh berilmu tinggi tapi kenapa
dia tidak bisa memikirkan siapa kakek Inal tersebut.
"Iya, aku juga penasaran sekali, apalagi dia bisa punya ilmu menaklukan ula
sirah ameh itu, tidak sembarangan orang yang bisa melakukan hal itu. Belum
pernah aku mendengar ada orang yang bisa menaklukan ular itu dalam keadaan
hidup, bahkan bisa mengajari Aswin menaklukan ula sirah ameh itu."
"Uda Bumi, apa uda mengenal semua penduduk yang tinggal di nagari ini ?" kata
Kahar.
"Cukup banyak aku mengenal penduduk nagari ini, boleh dibilang hampir
seluruhnya aku kenal, tapi kenapa aku tidak bisa memikirkan siapa sebenarnya
kakek Inal ini, karena setahu aku penduduk nagari ini tidak ada yang bernama
Inal."
"Sudahlah sampai botak kita pikirkan siapa dia, pasti tidak akan bisa kita
menebaknya karena dia memang tidak ingin kita mengenalinya, pada waktunya pasti
dia memperkenalkan diri pada kita." Kata Masnan.
"Kenapa kamu berpikir begitu, Uda Masnan." kata Basri.
"Entahlah firasatku mengatakan begitu, karena kalau dia tidak mau mengenalkan
diri, pasti dia akan menyuruh Aswin merahasiakan pertemuan mereka, tapi pada
kenyataannya kan tidak, jadi aku menarik kesimpulan dia belum mau
memperkenalkan dirinya saat ini, tapi suatu saat nanti pasti dia akan bertemu
dengan uda Bumi."
"Benar juga katamu, aku merasa begitu juga."
Terlihat Aswin berlari-lari memasuki kamar kembali, "Ayah, paman, makan
malamnya sudah tersedia, hayo kita makan." kata Aswin sambil menarik tangan
ayahnya.
"Hayo, teman-teman, kita makan dulu nanti kita lanjuti pembicaraan ini, siapa
tahu dengan perut kenyang kita bisa berpikir siapa gerangan kakek Inal itu."
Segera mereka beranjak ke ruang makan untuk menyantap makan malam, Aswin
dengan lincahnya berjalan sambil meloncar-loncat di samping ayahnya. Sedangkan
Masnan terlihat memandang bocah ini dengan mulut tersenyum, Basri berjalan
masih dengan kening berkerut memikirkan siapa gerangan kakek Inal itu, dan
Kahar berjalan dengan kepala agak ditundukan karena takut orang akan melihat
jantung didadanya sedang berdebar-debar keras sekali. Semuanya berjalan ke
ruang makan dengan otak yang penuh dengan teka teki kejadian tadi dan pemikiran
masing-masing.
Siapakah gerangan kakek Inal yang disebut-sebut Aswin ? Akan menjadi murid
siapakah Aswin nantinya ? Ada apa antara Kahar dan Siti ? Nantikan kelanjutan
cerita ini.
Bersambung............
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.21.4/1312 - Release Date: 04/03/2008
21:46
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---