Dari diskusi iseng jo kawan kawan, ado satuhal yang nampaknyo sepele tapi kalo di inok inok kan bisa juo ado korelasinyo..antaro makanan halal dan tingkat korupsi di Indonesia...
Ketidak pedulian masyarakat kito/Indonesia terhadap kehalalan makanan dan juga penggunaan label halal yang kurang memasyarakt di Indonesia..manuruik pikiran iseng kawan kawan diskusi barangkali ado hubungannyo joo tingkat korupsi di nagari awak..... Dibawah ko terlampir, comment iseng dari kawan di Jakarta ... " Enak juga ya hidup di KL, hampir bebas dari makanan haram. mungkin aja banyaknya korupsi di indonesia karena makanannya banyak yang gak halal kali ya. Oh ya, mengenai hotel hotel di KL, saya masih berprasangka bahwa pemerintah malaysia secara AKTIF ikut menertibkan hotel hotel atau bisa jadi persyaratan dalam bentuk IMB misalnya untuk makanan halal ini. Asumsi saya beradasarkan pengamatan bahwa hotel hotel di pusat shopping seperti di Bukit Bintang menyajikan semua makanan halal. Padahal bukannya disitu pusat bisnis etnis non islam? paling kentara adalah kalo sarapan pagi dimana sosis be a be i gak ada sama sekali. maaf, cuma berprasangka baik saja. Kalo hotel besar di jakarta dan kota besar lainnya jangan coba coba makan langsung dech, bisa bisa salah pilih" Tx Sfd, KL On 10/3/13, [email protected] <[email protected]> wrote: > Isi posting blog AM stlh dilantik jadi Hakim MK: > > “Mungkin karena orang melihat saya mantan politisi, mantan anggota DPR yang > flamboyan. Tapi jika saya orangnya tidak baik, pastinya saya tidak akan > berada di Jl Medan Merdeka Barat (Gedung MK, Red) ini. Saya akan berada di > Kuningan, di tahanan KPK,” ujarnya. > > Ternyata....... > > Salam > > AL > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > > -----Original Message----- > From: Akmal Nasery Basral <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Thu, 3 Oct 2013 11:22:02 > To: [email protected]<[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [R@ntau-Net] Ala di tangkok pulo penjabat setingkat menteri > ketua > MK inisial AM > > Mahfud terlampau mendukung "esprit de corps" secara berlebihan pula saat > itu. Sejatinya, dia membiarkan pembusukan terus berlangsung dari dalam. > > ANB > > Pada Kamis, 03 Oktober 2013, menulis: > >> Akmal, >> Takana pulo apo kecek Refli Harun. 3 taun nan lalu tantang MK jo AM ko, >> sayang Refli kurang bukti saat itu dan dibantai Mahfud MD >> >> Tan Ameh >> >> Sent from my BlackBerry 10 smartphone. >> *From: *Akmal Nasery Basral >> *Sent: *Thursday, October 3, 2013 06:04 PM >> *To: *[email protected] <javascript:_e({}, 'cvml', >> '[email protected]');> >> *Reply To: *[email protected] <javascript:_e({}, 'cvml', >> '[email protected]');> >> *Subject: *Re: [R@ntau-Net] Ala di tangkok pulo penjabat setingkat >> menteri ketua >> >> MK inisial AM >> >> Kamis, 3 Oktober 2013 | 04:28 WIB Akun Ini Mengulang Cuit Akil Mochtar >> Minta Suap >> [image: Akun Ini Mengulang Cuit Akil Mochtar Minta Suap] >> >> Akil Mochtar. TEMPO/Adri Irianto >> >> >> Besar<http://www.tempo.co/read/news/2013/10/03/063518586/Akun-Ini-Mengulang-Cuit-Akil-Mochtar-Minta-Suap#> >> >> <http://www.tempo.co/read/news/2013/10/03/063518586/Akun-Ini-Mengulang-Cuit-Akil-Mochtar-Minta-Suap#> >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain >> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke rantaunet+berhenti >> [email protected]<javascript:_e({}, 'cvml', >> '[email protected]');>. >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup > Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim > email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup > Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim > email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
