maturidi ke rantaunet
Ass.ww, Kawan-kawan dipalanta n.a.h Masalah yang disampaikan pak JB itu bisa dibagi menjadi dua bagian *Pertama* sejauh mana kaitan antara 1. *Guyuran air di anggota wudhuk kita itu dgn* * * 2. *Keluarnya mr K secara beriringan bagi nn bausia spt JB tulih diateh sehabih berwudhuk khusus JB sendiri.* Sepanjang yang saya ketahui, kaitan langsung tak ada hanya karena kita mau menghadap dan berdialog dengan Allah yang maha suci, maka kita harus dalam keadan suci / beruduk dengan beruduk diharapkan suci luar dalam. Referensinya banyak. Maaf, dubur kita yang dilalui Mr K dengan membawa segala kotoran molekulernya, malah tak dicuci, yang lain yang dicuci. Jadi tidak ada kaitan langsung. *Kedua * * * Datangnya Mr. K ini seakan-akan terjadwal. Hal ini bukan saja dialami oleh pak JB tapi hampir dialami oleh semua lansia termasuk saya sendiri. Saya malah tambah satu lagi disamping Mr K yang selalu hadir juga sisa pipis (Mr. SP) walaupun mungkin hanya 1-2 tetes terasa mengalir dan melenting ke celana dalam. Bila setiap habis tidur lalu beruduk maka beberapa saat selesai beruduk atau kalau bisa diperlambat nanti Mr. K dan Mr SP ini akan datang pada saat rukuk pertama. Terpaksalah diulang uduk kembali, terus salat, setealh itu aman. Kemudian dicarilah yang ahli yaitu pak dokter. Mula-mula dinasehatkan teruskan saja salat, nanti kebiasaan itu berhenti sendiri. Tapi hati ini mendua dengan nasihat pak Dr tersebut. Tak puas besok-besok Tanya lagi: Baru diberi penjelasan sesuai dengan pisik dan medis katanya. Nasihat pak dokter: Habis tidur kalau mau beruduk Membungkuk-bungkuklah/pura-pura sujudla agak beberapa kali. Dengan demikian saluran yang tadinya lurus menjepit sekarang jadi lentur dan membuka, setelah itu semua yang sudah berada dipintiu akan mudah keluar semua. Kemudian saya coba memang mantab. Terima kasih pak dokter. Intinya setelah salat kita gerak /olah raga kecil sebentar teruitama gerak kedua paha dan lutut, setelah itu kita ke kamar mandi, maka Mr K dan Mr SP dapat jalan yang cukup bebas untuk keluar. Itulah sekedar pengalaman saya, mungkin bisa dicoba atau sudah dicoba oleh para lansia lainnya. Wass, Maturidi (75) Asal Talang-Solok-Kutianyia Duri Riau Pada 6 Oktober 2013 06.40, Zubir Amin <[email protected]> menulis: > Assalamualaikum wrwb. > > Semoga semua nn sadang duduak di Palanta ini terutama kkd2 Mochtar > Naim,Sjaafroeddin Bahar,Maturidi n para dd nn baumua antaro dibawah > 74thn-65thn. > > Sahabih Subuah tadi pagi,sambia minum Teh Tarik di beranda Lt 23 > Appartment Residence Senayan,JB takana peristiwa sore kapatang di rumah > Bonjer,dek ulah Mr Kantuik(K)kalua sahabih berwuduk,tapaso wudhuknyo > diulang baliak. > Mr K ini kan walau kaluanyo dari tampek tasambunyi n bau,tapi dpt > membatalkan wudhuk kito nn suci.Io kan! > > Permasalahan nn ingin JB sampaikan bukan tampek kalua or baunyo mr K > itu tapi sejauh mana kaitan antara guyuran air di anggota wudhuk kita itu > dgn keluarnya mr K secara beriringan bagi nn bausia spt JB tulih diateh > sehabih berwudhuk khusus JB sendiri. > > Kasus ko JB kemukokan krn sajak masuak umua 70an,agak acok Mr K ko > kalua beriringan begitu JB selesai bewudhuk. > Kejadian nn bisa dipredikasi kalau JB habih lalok sore utk Sholat Asar > atau sahabih bangun tidur malam utk sholat > Tahajjud n Subuh.Utk waktu2 sholat nn lain jarang tajadi. > > Baa pengalaman para kakak n sanak nn JB sabuik diateh tu Lai nakal > lo mr K tu sahabih berwudhuk? > > Kepada dd Dr Rahayu Salim n lainnya,JB adukan masalah ini untuk minta > pencerahan apokoh memang ado kaitannyo antaro mr K dgn wudhuk bagi lansia > nn baumua 60an kateh! > > Selamat bahari Minggu bersama keluarga. > JB,DtRJ,74thn,di Bonjer,Jakbar. > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
