Prof Pitopang, sangat menarik untuk meneliti faktor yang menyebabkan 
keberhasilan atau kegagalan usahawan Minang sebagai suatu kelompok etnik. 
Rasanya belum ada yang menelitinya. 

Wassalam ,
SB. 

Sent from my iPad

> On 10 Okt 2013, at 05.41, Ramadhanil pitopang <[email protected]> wrote:
> 
> 
> 
> Assalamualaikum ww
> pak saaf dan sanak sapalanta yth
> Menurut cerita. Keberadaan orang- orang Bugis di sekitar Mahakam, khusunya di 
> Samarinda sdh berlangsung sejak lama, dimulai dari bangsawan Bugis Wajo, yg 
> membantu raja Kutai. Prinsip merantau mereka menggunakan modal 3 U ( 1. ujung 
> lidah,dgn menggunakan silat lidah, tunduk-tunduk menanduk. 2.Ujung 
> Badik,digunakan utk membela harga dirinya, " Siriikna" 3. Ujung Tonti, 
> menggunakan ujung kelaki-lakian mengawini putri setempat
> 
> ------------------------------
> Pada Kam, 10 Okt 2013 02:49 ICT Dr. Saafroedin Bahar menulis:
> 
>> Dear all, kebetulan saya sedang membaca ringkasan disertasi Dr. Setia P. 
>> Lenggono - seorang sosiolog - tentang faktor-faktor sosial budaya yang 
>> menyebabkan keberhasilan para usahawan Bugis di Kawasan Delta Mahakam, 
>> Kalimantan. Sangat menarik, mengingat orang Bugis pada umumnya menganut 
>> agama Islam dengan taat. Keberhasilan mereka ini sedemikian rupa, sehingga 
>> mampu mengalahkan perusahaan Jepang di kawasan yang sama.
>> 
>> Menurut Lenggono, ada empat faktor keutamaan yang menjadi rahasia 
>> keberhasilan tersebut, yaitu : 1) keberanian (" warani"); 2) 
>> keahlian/kecerdikan (" acca"); 3) kekayaan (" sugi") dan 4)  kesalehan (" 
>> panrita"). Islam memperkuat aspek etika moral dari tiga faktor lainnya. 
>> 
>> Menurut penglihatan saya, inilah ABS SBK a la Bugis, yang terbukti sukses. 
>> 
>> Sudah barang tentu saya langsung teringat pada pada pengusaha Minang, sambil 
>> bertanya: sudah adakah penelitian sejenis tentang faktor yang menjadi 
>> rahasia keberhasilan pengusaha Minang, pada suatu bidang, di suatu kawasan ? 
>> sudah adakah semacam pegangan moral untuk berusaha, seperti yang dimiliki 
>> para pengusaha Bugis tersebut ? Jika ada, bagaimana persisnya rumusannya ? 
>> Jika belum, tidak perlukah dikembangkan semacam " empat keutamaan " tersebut 
>> di atas "? 
>> 
>> Sekadar perbandingan, mungkin  menarik untuk diteliti tentang faktor yang 
>> menyebabkan ketidakberhasilan pengusaha Minang, dalam suatu bidang, di satu 
>> kawasan, misalnya di Jakarta ( Pasar Senen, Blok M, Tanah Abang).
>> 
>> Terima kasih. 
>> 
>> Wassalam ,
>> SB. 
>> 
>> Sent from my iPad
>> 
>> -- 
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & 
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> --- 
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
>> Google.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
>> email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
> 
> 
> -- 
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>  1. Email besar dari 200KB;
>  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
>  3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
> subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> --- 
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
> Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
> email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke