Pak Saaf, sanak Irwan n.a.h. Untuk menjelaskan lebih jauh tentang Tuanku Nan Renceh, ado baiknyo kito minta Mamanda Dave (Dafiq St. Lembang Alam)* cucu Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi *nan juo anggota Palanta RN, ikuik memberi pencerahan dek karano ado lo versi nan mangatoan bahwa Syekh Ahmad Khatib adolah cucu dari Tuanku Nan Renceh. Kalau informasi ko shahih, berarti Mak Dave adolah generasi ka-5 dari Tuanku Nan Renceh.
Ado cukuik banyak sumber (paling indak 5 sumber) nan manyabuik soal iko seperti diulas dalam blog *Syukri Datasan Al Pauhi (Syukri Datuk)* langkok dengan judul buku, penulis, dan halaman dimaksud nan ambo* captured* sbb: Chalidjah Hasanuddin (Al-Jamíyatul Washliyah, 1930-1942: Api dalam Sekam di Sumatera Timur Penerbit Pustaka, 1988, 186 halaman) pada catatan kaki halaman 152 bertutur seperti berikut:*“Ayahnya adalah kepala Jaksa di Padang, ibunya anak dari Tuanku Nan Renceh, seorang ulama terkemuka di kalangan kaum Padri.”* <http://picasaweb.google.com/lh/photo/r1EWsyNmQAycu1N1TTzLlw?authkey=Gv1sRgCLuIm-GV8fSXTQ&feat=embedwebsite> Muhammad Syamsu As pada halaman 270 bukunya Ulama Pembawa Islam di Indonesia dan Sekitarnya, Edisi: 2, Penerbit Lentera Basritama, 1996, 345 halaman menyebut: *“Sedangkan ibunya anak dari Tuanku Nan Renceh, seorang ulama Paderi di Minangkabau. Ibunya ini adalah adik dari ibu Syekh Thaher Jalaluddin (1869-1956).”* <http://picasaweb.google.com/lh/photo/7dzXnsl34PeHmna1TN32OA?authkey=Gv1sRgCLuIm-GV8fSXTQ&feat=embedwebsite> Kutipan dari Majalah Panji masyarakat, Volume 3 – 1999 halaman 120 menyebut: *“Ibunya (Ahmad Khatib, Red) anak Tuanku nan Renceh, ulama terkemuka dari golongan Padri.”* <http://picasaweb.google.com/lh/photo/OUjoFnGmPEjgcNg3H7kfNQ?authkey=Gv1sRgCLuIm-GV8fSXTQ&feat=embedwebsite> Susiknan Azhari dalam bukunya Ensiklopedi Hisab Rukyat terbitan Pustaka Pelajar, 2005, 277 halaman" menulis pada halaman 15: *“Ibu Ahmad Khatib adalah Limbah Urai, anak Tuanku Nan Renceh, seorang ulama Paderi terkemuka.” * <http://picasaweb.google.com/lh/photo/pe0nDkkWQLtYZBKXjFfV7Q?authkey=Gv1sRgCLuIm-GV8fSXTQ&feat=embedwebsite> A Suryana Sudrajat dalam Ulama Pejuang dan Ulama Petualang: Belajar Kearifan dari Negeri Atas Angin, Penerbit Erlangga, 2006, 103 halaman menyebut: *“Ibunya anak Tuanku nan Renceh, ulama terkemuka dari golongan Padri.”* <http://picasaweb.google.com/lh/photo/AxN1IgH0S2p6-F2LOkpZlg?authkey=Gv1sRgCLuIm-GV8fSXTQ&feat=embedwebsite> Masih menurut Suryana Sudrajat<http://suryanasudrajat.wordpress.com/2007/11/29/syekh-ahmad-khatib-minangkabau-1860-1916/> dalam Syekh Ahmad Khatib Minangkabau (1860-1916), Guru Kaum Pembaru Generasi Awal, Nopember 29, 2007, yang dikutip Selasa, 12/8/2008 menyebut:*“Ahmad Khatib boleh dibilang berasal dari keluarga terkemuka dan dinamis. Dia lahir di Bukittinggi pada tahun 1855. Ayahnya Jaksa Kepala di Padang. Ibunya anak Tuanku nan Renceh, ulama terkemuka dari golongan Paderi. Tidak syak lagi, darah yang mengalir di tubuh Ahmad Khatib berasal dari golongan ulama dan kaum adat.”* <http://picasaweb.google.com/lh/photo/w7dvnDWjMRi8wPh9ck1bvA?authkey=Gv1sRgCLuIm-GV8fSXTQ&feat=embedwebsite> Isi langkok blog Syukri Datasan Al Pauhi (tamasuak korespondensi liau jo Mak Dave nan manyabuik bahwa inyiak Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi bukanlah Tuanku Nan Renceh, tetapi Tuanku Nan Rancak nan juo surang ulama Paderi) ado pada laman ko: http://tuankunanrenceh.blogspot.com/ Semoga bermanfaat. Wassalam, ANB 45, Cibubur * * * Pada 24 Oktober 2013 10.15, Irwan Setiawan <[email protected]>menulis: > sumber lain yang bisa di pakai apo kiro2 tuan??? > > > Pada 23 Oktober 2013 22.52, Dr. Saafroedin Bahar < > [email protected]> menulis: > > Bung Irwan, tolong sebut sumbernya. Kalau tak salah dari buku " Tuanku >> Rao" karangan M.O Parlindungan. Masih banyak yang meragukan kebenaran kisah >> ini. >> Wassalam, >> SB. >> >> Sent from my iPad >> >> On 23 Okt 2013, at 20.59, Irwan Setiawan <[email protected]> >> wrote: >> >> Tanku Nan Renceh sebagai wazir yaitu perdana menteri / panglima tertinggi. >> >> Struktur Negara Darul Islam Minagkabau >> >> 1. Perdana Menteri / wazir : Tuanku Nan Renceh. Sama dengan shogun >> di Jepang, mayor domo di Prancis, Mussolini di Italy. >> >> 2. Army CoS : Colonel Haji Piobang. >> >> 3. Artillery instruktur merangkap menteri perindustrian : Mayor >> Haji Sumanik. >> >> 4. Menteri penerangan dan introducing : Haji Miskin kemudian ke >> Haji Hasan Nasution/ Gelar Tuanku Kadi Malik Ul Adil. >> >> 5. Military Police : Tuanku Lintau. >> >> 6. Hangman / Algojo : Tuanku Lelo. >> >> >> >> 1806 atas usul Tuanku Lubuk Aur, Tuanku Nan Renceh diberi gelar >> Al_mudjaddid = Reformer menjadi Tuanku Nan Renceh Al-Mudjaddid pencipta >> Negara darul Islam Minangkabau yang beragam Islam / mazhab hambali berkuasa >> 1808-1821, 18 tahun lebih lamanya berkuasa, lebih lama dari Adolf Hitler >> 1933-1945. >> >> Haji piobang mengeluarkan usul pase pelaksanaan Negara Islam : >> >> 1. Phase 1. 7 tahun dari Minangkabau ke seluruh pulau Andalas dan >> Semenanjung Malaya. Untuk Minagkabau ini telah berhasil di dudukkan >> >> 2. Phase 2. 3 tahun dari Palembang – Jawa – dan pulau kecil di >> timur. >> >> 3. Phase 3. Luar tanah Jawi. >> >> Kok ado dunsanak, apak, ibuk, mamak ambo nan tau bahan apo nan bisa ambo >> jadi an referensi tenteng tuanku nan renceh lai,, ambo tunggu kaba nyo... >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
