Batua, bung Jepe. Kok saluruah rombongan sato makan, batambuah duo tigo kali, 
babungkuih pulo untuak dibao pulang, ditambah pulo jo harago pakuak,  yo 
mungkin sagitu. 
Wassalam,
SB.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "JePe" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 30 Oct 2013 06:19:03 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Makan Nasi Kapau, Rombongan SBY Dipakuak Rp 20 Juta

Ndee mande..kalo asumsi sorang urang makan sapueh2nyo bara talok asa jaan sado 
nan tasiso hidangan di meja kapau tu...dibaok rombongan nan dalam panci gadang 
tu

Taroklah perorang 3 samba nan dipupuah, samisal dendeng balado, randang, 
tambusu lalu minuman, Rp 100 ribu dianggap sajo lai masuak aka..kini lai 200 
urang nan makan rombongan SBY jo para pendampingnyo

Kok lai tamasuak urang2 ring 1, ring 2, ring 3 dan para sopir2...lai ndak maha 
tu do

Kalo dalam beritako hanyo manyabuikan beberapa orang sajo...bara perkiraan 
beberapa orang ko..bia bisa manantukan, murah, sedang, maha, sampai level 
tertinggi kanai pakuak :-)

Atau SBY dan rombongan habih malapeh salero ,bungkuih baok pulang lo ndak ka 
jakarta jo rombongan samba2 sapatagak jawi nasi kapau ka Jakarta..iko paralu 
juo diselidiki dan diinvestigasi 
mah :-)

Kalo iyo...ndak paralu disabuik maha apolai kanai pakuak



Wass-Jepe, L- 48 Thn, Rantau Balikpapan, Kutai  Barat Kaltim,

Powered by Buah2an ,Sayur2an, Ikan2an, Kacang2an dan Beras   Petani Bangsa 
Sendiri, Tahan Diri jangan konsumsi yang produk Import®

-----Original Message-----
From: "Dr. Saafroedin Bahar." <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 30 Oct 2013 06:02:54 
To: Rantau Net Rantau Net<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Makan Nasi Kapau, Rombongan SBY Dipakuak Rp 20 Juta

Ha ha ha, sabana santiang sanak kito rang Kiktinggi ko. Presiden dipakuaknyo 
juo, apolagi kito rakyaik badarai ko. Lanjuik, lapia taruih. Pokoknyo balabo.
Wassalam,
SB. 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Aryandi Ilyas <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 30 Oct 2013 09:24:29 
To: rantaunet<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Makan Nasi Kapau, Rombongan SBY Dipakuak Rp 20 Juta

*Padek*—Mahalnya harga makanan di Kota Bukittinggi, bukan saja dirasakan
pengunjung luar daerah, tapi juga oleh orang nomor satu di Indonesia, yakni
Presiden SBY yang datang ke Bukit­tinggi beberapa waktu lalu. Sebab, untuk
makan beberapa orang saja di sebuah rumah makan nasi Kapau, rombongan SBY
harus menge­luar­kan dana lebih Rp 20 juta.

Agar image negatif tersebut tidak semakin merusak citra Kota Bukit­tinggi,
pemko setempat berencana membuat Peraturan Walikota (Per­wako) untuk
“memaksa” pengusaha dan pemilik rumah makan, restoran dan warung-warung
makanan mem­buat tarif makanan dan ditempelkan di dinding rumah makan,
restoran dan warung-warung makanan di kota Bukittinggi.

”Pemko Bukittinggi segera akan membuat Perwako agar pengusaha dan pemilik
rumah makan, restoran dan warung-warung makanan mem­buat tarif makanan dan
ditempelkan di dinding rumah makan, restoran dan warung-warung makanan
di­mak­sud,” tegas Wali Kota Bukit­tinggi Ismet Amzis melalui Kepala Badan
Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPK&AD) Bukittinggi, H. Herry Rusli
SH kepada Padang Ekspres, kemarin.

Sebelum membuat Perwako, menurut Herry Rusli, pihaknya sebelumnya telah
melakukan so­sialisasi, imbauan dan melalui surat edaran (SE) agar
pengusaha rumah makan, restoran dan warung-wa­rung, membuat tarif makanan
untuk ditempelkan di dinding rumah makan, restoran dan warung-wa­rung
makanan di Kota Bukittinggi dengan harapan tidak ada yang merasa dirugikan.

Penyebab lainnya, selain mun­culnya keluhan masyarakat luar yang datang ke
Kota Bukittinggi bahwa harga makanan siap saji di Kota Bukittinggi cukup
mahal diban­dingkan luar Kota Bukittinggi, juga disebabkan rombongan
Presiden SBY yang harus membayar lebih Rp 20 juta untuk makan beberapa
orang di sebuah rumah makan nasi kapau. “Tapi, imbuan dan SE ter­sebut
tidak pernah diindahkan hingga saat ini,” sesalnya.

Lalu bagaimana jika melalui Perwako tersebut, pemilik rumah makan, restoran
dan warung-wa­rung tidak mengindahkan? Herry Rusli menegaskan, tentu ada
sank­sinya, semisal izin rumah makan, restoran dan warung-warung di­maksud
untuk ditinjau kembali.

”Mudah-mudahan dengan cara begitu (Perwako) semua rumah makan, restoran dan
warung-wa­rung makanan di kota Bukittinggi mengindahkannya, dan masyarakat
yang datang ke Bukittinggi pun tidak merasa mahal jika makan di sebuah
rumah makan, restoran maupun warung-warung di Kota Bukittinggi,” jelasnya.
Kendati harga makanan di Kota Bukittinggi cukup mahal, namun hal tersebut
tidak ber­banding lurus dengan pemasukan pemko melalui pajak restoran dan
rumah makan, seperti yang telah diatur dalam Perda No. 8/2012 tentang pajak
restoran dengan mewajibkan rumah makan, res­toran dan warung-warung
mem­bayar pajak sebesar 10 persen dari harga makanan yang dijual.

http://www.infosumbar.net/berita/makan-nasi-kapau-rombongan-sby-dipakuak-rp-20-juta/


Wassalammu'alaikum wr. wb
Aryandi, 40th+, ciledug, tangerang
*Tingkatkan Integritas Diri, Jalin Silahturrahim, Mari Bersinergi, Ayo
Jemput Rezeki, Bantu Anak Negeri**  *

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke