Kesimpulannyo urang tuo jan menyerah jo vonis dokter. Bukan baitu Zul? *-----------------------------------------------------------------------------------------------* *"Komunitas RN Harus Hidup Terus Melebihi Usia Kami Yang Tua-tua Ini" (Bunda Nizmah pada acara HUT RN 20 Tahun)*
Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), 17/8/1947, suku Mandahiliang, gala Bagindo Gasan Gadang Pariaman - Tebingtinggi Deli - Jakarta - Sterling, Virginia USA ------------------------------------------------------------ 2013/11/12 ZulTan <[email protected]> > > > Jadi? Kabapadiakan Jo? > That's confirmed! The boy is genius. > > Umur dua tahun Jacob Barnett, oleh dokter didiagnosa sebagai anak autis. > Dokter juga mengatakan kepada orangtua yang "malang" ini bahwa si anak > bahkan tidak akan mampu menalikan sepatunya kelak. > > Ibunya, Kristine Barnett, melihat pesona lain pada anaknya. Dia > memindahkan anaknya ke sekolah khusus dan belajar sesuai minat sang anak. > Para guru bahkan mencoba menghalangi niat ini. > > Saat terapi Jacob menarik diri lebih dalam dan menolak berbicara dengan > siapa pun. > > Namun, di luar jadwal terapi Jacob membuat sesuatu yang sangat mengagumkan. > > "Dia menggambar peta di lantai dengan tips-ex. Itu adalah tempat-tempat > yang baru saja kami kunjungi dan dia mengingat semua nama jalan," kata > Kritine saat diwawancarai BBC. > > Suatu saat, ibunya membeli buku astronomi. Beberapa bulan kemudian mereka > ke planetarium dimana ada seorang profesor yang tengah memberikan kuliah. > Saat sang profesor bertanya, Jacob kecil selalu tunjuk tangan dan menjawab > pertanyaan-pertanyaan tersebut -begitu mudahnya ia memahami teori-teori > rumit tentang fisika dan pergerakan planet. Saat itu Jacob baru berusia 3 > 1/2 tahun. > > Kini diusia 14 tahun, Jacob sedang mengejar Hadiah Nobel dan tengah > menyelesaikan masternya di bidang fisika kuantum. Para pakar mengatakan > bahwa dia memiliki IQ 170 melebihi IQ Einstein. > > Dalam bukunya, "The Spark: A Mother's Story of Nurturing Genius," Kristine > menuliskan, "Bagi orangtua sangat menakutkan bekerja melawan saran para > profesional, namun ia tetap yakin bahwa jika Jake tetap diberi pendidikan > khusus, ia akan melejit." > > Diterjemahkan dengan gaya suka-suka dari artikel di www.nydailynews.com. > > > Salam, > ZulTan, L, 53, Bogor > ------------------------------ > *From: * ajo duta <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Mon, 11 Nov 2013 23:44:56 +0700 > *To: *[email protected]<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [R@ntau-Net] Bocah Minang Putus Sekolah Karena Terlalu > Pintar > > Menvonis anak itu autis, merupakan ranah dokter ahli soal ko. > > Barusan Dt. Indra Catri, ma-bbm ambo memberi info soal Rizky. Patamo > bupati batarimo kasih atas perhatian awak sadonyo. Beliau minta maaf indak > bisa manulih langsuang ka RN dek iPad liau rusak. Kaduo Rizky alah dibao > bupati ka RS Ahmad Mokhtar di BkT. Konsultasi jo psikolog Zera Mendoza. > Dijadualkan di tes 13/11 jam 15.00. Kesimpulan akan disampaikan setelah > pengujian yang mendalam. > > Langkah berikut ttg Rizky akan dilakukan berdasarkan hasil tes psikolog. > > > > > *-----------------------------------------------------------------------------------------------* > *"Komunitas RN Harus Hidup Terus Melebihi Usia Kami Yang Tua-tua Ini" > (Bunda Nizmah pada acara HUT RN 20 Tahun)* > > Wassalaamu'alaikum > Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), > 17/8/1947, suku Mandahiliang, gala Bagindo > Gasan Gadang Pariaman - Tebingtinggi Deli - > Jakarta - Sterling, Virginia USA > ------------------------------------------------------------ > > > 2013/11/11 Ephi Lintau <[email protected]> > >> iko videonyo nan diupload ka youtube : >> http://www.youtube.com/watch?v=BN2Z5A8xyII&feature=youtu.be >> >> Bocah Genius ini diduga Autis. Kini Rizki (10th) harus berhenti >> sekolah, karena kecerdasannya yang berada jauh di atas rata2 anak >> seusianya. Beberapa perilaku uniknya pun, telah membuat guru-gurunya >> menyerah dan angkat tangan dalam mendidik Rizki. >> -- >> >> On Monday, November 11, 2013 11:38:36 AM UTC+7, Ephi Lintau wrote: >>> >>> ini beberapa tanggapan ttg berita ini di ww.ranahberita.com. mudah2an >>> anak ko segera mendapat bantuan. Aamiin >>> >>> *adi jun* | Sabtu, 9 November 2013 13:12 WIB >>> >>> bisa minta CP dari orang tua Rizki. saya beminat membantu rizki untuk >>> bersekolah di jakarta. Best regards. * Rista duwitri* | Sabtu, 9 >>> November 2013 21:30 WIB >>> >>> untuk sementara sebelum kita mengetahui duduk persoalanya sebaiknya >>> tidak usah terlalu banyak berkomentar.Untuk tulisan yang ini cukup lebih >>> baik dari tulisan yang lainya * Perantau di Papua* | Minggu, 10 >>> November 2013 12:31 WIB >>> >>> Ini Agus Salim baru... Ototidak saja bisa membuat anak ini pintar. Dia >>> harus ditempatkan pada posisi yang tepat dan kalau pun ada pihak yang ingin >>> membantunya, juga mesti menyalurkan pada porsi yang pas, dan jangan jauhkan >>> dari orang tuanya... Untuk Ranahberita.com terima kasih atas berita ini... >>> Harap redaksi Ranahberita.com membalas, kemana kita bisa jalin kontak >>> dengan keluarganya? tks * Redaksi* | Minggu, 10 November 2013 12:33 >>> WIB >>> >>> Bagi pembaca yang ingin informasi lebih lanjut atau membantu Rizki, >>> ranahberita.com siap memfasilitasi untuk berkomunikasi langsung dengan >>> orang tuanya. Hubungi: 081261537251 (Arjuna Nusantara) * rosiin* | >>> Minggu, 10 November 2013 07:24 WIB >>> >>> Anak yg berpotensi harus mendapatkan perhatian khusus. ada yg tahu CP >>> orang tuannya? saya ingin membantunya. * ade* | Minggu, 10 November >>> 2013 08:10 WIB >>> >>> dimana tu alamat orang tua rizki ni saya ingin membantu rizki sekolah di >>> tempat yang sesuai dgn dirinya * Perantau di Papua* | Minggu, 10 >>> November 2013 12:30 WIB >>> >>> Ini Agus Salim baru... Ototidak saja bisa membuat anak ini pintar. Dia >>> harus ditempatkan pada posisi yang tepat dan kalau pun ada pihak yang ingin >>> membantunya, juga mesti menyalurkan pada porsi yang pas, dan jangan jauhkan >>> dari orang tuanya... Untuk Ranahberita.com terima kasih atas berita ini... >>> Harap redaksi Ranahberita.com membalas, kemana kita bisa jalin kontak >>> dengan keluarganya? tks * AZWARDI* | Minggu, 10 November 2013 09:53 >>> WIB >>> >>> Bagusnya dia diberi buku2 pelejaran yang sesuai dengan kurikulum dan >>> tingkatan berfikir anak normal. Lalu diberi belajar sistem paket. selesai >>> satu paket beri paket berikutnya begitu seterusnya. Yang perlu dibentuk >>> sekarang adalah karakternya, sesuai dengan usia dan perkembangannya. Sikap >>> tak boleh diganggu sampai histeris itu serahkan ke psikiater. Barang X dia >>> diganggu atau diperolokan lagi sedang serius memecahkan suatu persoalan. ya >>> pasti marah dan emosi yang tak keruan yang muncul (itu biasa, semua orang >>> akan begitu tapi bagi yang sudah bisa mengaur emosi tak akan terjadi) * >>> Yohanes Surya* | Minggu, 10 November 2013 11:30 WIB >>> >>> Bisa saya minta contact person, agar kami bisa membantu. Trims * >>> herman* | Minggu, 10 November 2013 11:38 WIB >>> >>> Luar biasa, ini aset. >>> >>> On Monday, November 11, 2013 7:47:09 AM UTC+7, Akmal Nasery Basral wrote: >>>> >>>> Alhamdulillah. Terima kasih untuk Ajo Duta yang bersemangat melanjutkan >>>> penyebarluasan topik ini di banyak milis. Juga untuk Pak Saaf dan putrinda >>>> yang akan menindaklanjuti, serta para dunsanak lain nan menyumbang berbagai >>>> pemikiran. Untuk Buya JB, mohon maaf ambo alun bisa manyilau langsung paja >>>> ko, dek kaki juo sadang takabek di siko. Semoga realisasi bantuan dari Pak >>>> Bupati Indra Catri nan dikabakan sanak Ronaldi (Bekasi) juo berjalan baik. >>>> >>>> >>>> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
