Memang wajah sangar dan siap tempur akan menambah kebencian thd Islam.
Terima kasih Dr. Bakhtiar atas sharing-nya.....

*-----------------------------------------------------------------------------------------------*
*"Komunitas RN Harus Hidup Terus Melebihi Usia Kami Yang Tua-tua Ini"
(Bunda Nizmah pada acara HUT RN 20 Tahun)*

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
17/8/1947, suku Mandahiliang, gala Bagindo
Gasan Gadang Pariaman - Tebingtinggi Deli -
Jakarta - Sterling, Virginia USA
------------------------------------------------------------


2013/11/17 Dr. Saafroedin Bahar. <[email protected]>

> Sanak Bachtiar Muin, saya tertarik dgn pengalaman Sanak ini, dan percaya
> bahwa dengan persiapan yang baik, dakwah Islam tsb bisa berhasil. Jangan
> lupakan bhw lumayan banyak orang Kristen yg tertarik ke Islam setelah
> mengetahui apa inti ajaran Islam. Apalagi jika diingat bhw cukup banyak
> orang Kristen yg tidak puas dgn theologi Kristen. Data dan latar belakang
> ketertarikan orang Kristen kpd Islam tsb bisa kita lihat dengan jelas di
> video YouTube. Salah satu contohnya adalah tertariknya pendeta Protestan yg
> kemudian malah menjadi muballigh terkenal: Syekh Yusuf Estes. Dalam
> hubungan dakwah Islam ini saya sangat kagum pada pandangan dan gaya Seikh
> Ahmad Deedat alm, yg selain menguasai Al Quran juga menguasai Injil.
> Mengapa tidak kita siapkan jajaran da'I muda utk mengajak umat Kristen
> menjadi Islam, dengan cara yg lebih baik? Bukankah Islam merupakan rahmat
> bagi seluruh alam ?
> Wassalam,
> SB, 77, Jkt.
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
> ------------------------------
> *From: * "Bakhtiar Muin" <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sun, 17 Nov 2013 05:27:49 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Cc: *<[email protected]>
> *Subject: *[R@ntau-Net] Dakwah Islam & Kristen
>
> Assalamualaikum.
>
>
>
> Para Ninik Mamak, Alim Ulama, Cendekiawan Minang, seluruh peserta
> rantaunet yg budiman.
>
>
>
> Ramainya masalah pembangunan RS Siloam dan diskusi ABS-SBK diruangan ini,
> ambo ingin menyampaikan sedikit pengalaman pribadi dalam berhadapan dengan
> issue Kristenisasi.
>
> Sebagai ummat Islam yg menyakini kebenaran ajaran Islam, wajar ummat Islam
> terusik, kalau pendakwah kristen mengetuk pintu kita, dan mengajak masuk
> Kristen.
>
>
>
> Selama ambo di Madison, Wisconsin, sering bangat kedatangan misionaris
> Kristen, ketuk pintu , mengajak mengikuti ajaran Yesus. Pintu ambo terbuka
> lebar untuk pendakwah Kristen, silahkan masuk dan berdialog. Ber bagai
> macam aliran berkunjung ke rumah, dan ambo hadapi dengan dialog. Umumnya
> satu dua kali dialog, mereka tidak sanggup meneruskan, kemudian
> mendatangkan pendetanya berdialog.
>
>
>
> Para pendeta datang, ambo ajak makan, buka2 kitab Injil, dan
> mempertanyakan ayat2 di dalam Injil, yg sering kontroversi antara 4 penulis
> Injil. Umumnya para pendeta itu, merasa sangat sedih, ambo belum juga masuk
> Kristen, karena umumnya para pendeta berkeyakinan, satu2nya jalan masuk
> surga adalah mempercayai ajaran Yesus. Ambo Jawab, tolonglah yakinkan ambo,
> sehingga ambo bisa mengikuti ajaran Yesus. Ambo banyak belajar dari
> pendeta2, ber macam2 aliran ajaran Kristen. Ilmu itu ambo pakai untuk
> berdialog dengan ummat Kristen. Hasil dari dialog dengan ummat Kristiani,
> mereka jadi muallaf.
>
>
>
> Injil ambo pelajari dengan baik, dan apa yg ditulis di Injil ambo cari di
> Al Qur’an. Jadi ambo menghadapi ummat Kristiani dengan berdialog, membaca
> Injil dan Al Qur’an. Tidak begitu lama baca2 Injil dan Alqur’an, Kristen yg
> sangat taat bersedia masuk Islam. Kemudian ambo tanyo ke pada muallaf,
> bagaimana reaksi keluarga anda. Yg muallaf ini ber ragam2 reaksi
> keluarganya, ada yg menerima, ada yg keras tidak menerima. Bagi keluarga yg
> keras tidak menerima saudaranya masuk Islam, ambo sarankan tetap rajin ke
> gereja.
>
>
>
> Lebih mudah me muallafkan Kristiani, dari pada mengajak orang Minang yg
> sekuler, yg sinis terhadap Islam, agar kembali ke ajaran Islam yg
> sesungguhnya.
>
>
>
> Beda Islam dan Kristen itu sangat tipis. Bedanya hanya dalam memahami
> figure Yesus, yg bagi ummat Islam Isa adalah nabi, sedangkan bagi ummat
> Kristiani lebih dari sekedar nabi.
>
> Ambo Januari-Augustus 2013, berada di Sulawesi Utara, berinteraksi dengan
> ummat Kristiani dan Islam. Dalam setiap keluarga ummat Kristiani di Sulut,
> ada yg Islamnya. Kalau dilihat dari sejarah Kristiani di Sulut, sebetulnya
> raja2 di Sulut sudah masuk Islam sebelumnya. Karena Sulut pendidikan
> rendah, raja2 Islam Sulut mengundang missionaris ke Sulut untuk memajukan
> pendidikan.Dari udangan raja2 Islam, kepada misionaris itulah Kristen
> berkembang di Sulut. Jadi di Sulut, Ummat Islam dan Kristen itu bersaudara.
> Agak berbeda dengan ummat Kristen di Jawa, sikapnya terhadap ummat Islam
> ada yg bersaudara, ada yg kurang bersahabat. Kalau Ummat Kristen di Amerika
> serikat, dan di Sulut, sikapnya tidak ada perasaan benci terhadap ummat
> Islam. Kalau Kristen Jawa, dan Kristen Minang, karena mereka baru jadi
> muallaf Kristen, ada sebagian yg bersikap kurang bersahabat, malah kristen
> Minang, sering melihat keburukan2 yg ada di ummat Islam Minang. Rada sudah
> berdialog dengan orang Minang yg masuk Kristen.
>
>
>
> Berhadapan dengan ummat Kristiani, kalau ninik mamak, alim ulama,
> cendekiawan yg ada di ruangan ini, ambo anjurkan dengan sikap bersahabat
> dengan Kristiani, ketuk hatinya agar kembali ke ajaran monoteisme yg hakiki.
>
>
>
> Bandung adalah pusat Kristen, seperti juga Sulut. 30% penduduk Bandung
> Kristiani. Secara matematis tidak mungkin Ridwan Kamil yg didukung oleh
> PKS, bisa menang di Bandung. Bandung juga pusat militer. Militer juga
> kurang bersahabat dengan PKS. Bandung juga daerah PNI/PDIP sejak dulu.
>
> Ridwan Kamil mencanangkan, beliau akan memerintah seperti Rasulullah, dan
> ber cita2 menjadikan Bandung pusat peradaban Islam. Ummat Kristiani
> mendukung Ridwan Kamil sehingga terpilih dengan suara lebih dari 44%.
> Dengan bersahabat dengan ummat Kristiani, Insha Allah menjadikan Bandung
> pusat peradaban Islam, sampai saat ini, tidak mendapatkan resistansi.
>
> Jadi rada kontroversial, ranah Minang yg traditionally pusat peradaban
> Islam dan pemikir Islam, jadi banyak yg berpindah keyakinan ke Kristiani,
> sedangkan di pusat Kristiani di Sulut, Islam berkembang dengan pesat.
>
> Kota Bitung, Sulawesi Utara, muslimnya saat ini sudah mencapai 40%. Kalau
> perkembangannya seperti sekarang ini Sulut, antara Ummat Islam dan ummat
> Kristiani akan seimbang dalam 20 tahun mendatang.
>
> Kalau perkembangan ummat Kristiani di Sumbar seperti sekarang ini, dalam
> waktu yg tidak lama, Ummat Kristiani dan Ummat Islam akan seimbang. Jadi
> Islam berkembang di Sulawesi Utara, sedangkan Kristen berkembang di Sumbar,
> jantung peradaban dan pemikir Islam.
>
>
>
> Jadi orang Minang, sudah waktunya introspeksi diri, kenapa bisa terjadi
> permurtadan di ranah Minang, sedangkan ummat Kristiani di negara2 maju, dan
> di Sulut, jadi muallaf.
> Yang sangat menarik, menurut TB Irving,historian terkenal, penterjemahkan
> Quran ke American English yg jadi muallaf.Menurut beliau, Islam berkembang
> pesat di daerah Niagara Falls, karena disitu tidak banyak ummat Islam
> pendatang. Kalau banyak Islam pendatang, perkembangan Islam mandeg didaerah
> tsb.
>
>
>
> Kalau ummat Islam Minang ingin berdakwah, pelajari ajaran Islam dengan
> benar, pelajari juga ber-bagai2 aliran Kristiani. Ada beda yg sangat
> fundamental yg perlu ummat Islam merenung, bedanya dengan ummat Kristen.
> Ummat Islam dalam keyakinan nyaris bersatu, masjidnya sama, bacaan
> sholatnya sama, cara ibadahnya sama, tapi ber cerai berai dalam kehidupan
> nyata. Ummat Kristiani bercerai berai dalam keyakinan beragama, setiap
> sekte punya gereja sendiri2, cara sembahyangnya juga ber beda2, tidak bisa
> disatukan, tapi dalam kehidupan nyata mereka bersatu. Suatu hal yg sangat
> paradok.
>
>
>
> Jadi ummat Islam, bersatu dalam keyakinan, bercerai berai dalam kehidupan,
> sedangkan ummat kristiani bercerai berai dalam keyakinan, bersatu dalam
> kehidupan.
>
> Kenapa hal ini bisa terjadi?
>
>
>
> Mohon maaf, kalau tulisan ini kurang berkenan. Ada hal2 yg tidak berkenan,
> mohon feedback dari ninik mamak, alim ulama, cendekiawan, sanak saudaro yg
> mengikuti rantaunet ini.
>
>
>
> Salam
>
> BakhtiarM, 65 th
>
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke