*Dinda Fashridjal M. Noor Sidin dan sanak di palanta n.a.h*

*Memang faktor utama untuk menjadi Presiden 2014 ini ialah amanah ditambah
bla-bla, Ini pimpinan yang ideal. Melihat capres yang digadang-gadang 1013
ini kita belum mungkin mendapatkannya. 2014 ini kita masih akan terpaksa
memilih yang terbaik dari yang buruk.*


*Tapi  ada satu syarat lagi untuk RI-1 2014 sesuai dengan anjuran pak
Syafii Maarif, presiden kedepan harus setengah gila, mungkin maksud beliau,
amanah ditambah berani. Kalu saya menambahkan lagi disamping amanh, berani,
syarat satu lagi harus menguasai TNI-Polri. Kalu tidak akan selalu direcoki
senayan. Mereka tak perlu dari m,iliter tapi bisa menguasai TNI-POLRI kay
HITLER di Jerman.*


*Sekarang kita tak bisa memilih presiden yang karakternya normal biasa,
karena keadaan yang akan ditertibkan sangat kacau balau. Keadaan
Indonesia  seperti  sekarang ini perlu seorang  seorang yang
kebijaksanaannya sedilit keras.  Misalnya untuk memberantas korupsi harus
dengan UU pembuktian terbalik misalnya, klau masih digodog-godog dimana
penggodognya juga koruptor tak akan jadi-jadi.*


*Mudah-mudahan tampillah presiden yang agak sedikit gila pada 2014, tapi
kalau yang tampil yang digadang-gadang sekarang masih lemah lembut,
santun-santunan lemah gemulai , ya rakyat  bersabar sajalah menerima
keadaan lanjutan dari keadaan yang sekarang ini, malah mungkin lebih kacau
lagi. Selamatkan sajalah diri masinh-masing*

*Wass,*

*Maturidi (L-75)*

*Asal Talang-Solok-Kutianyia*
*Duri Riau*






Pada 1 Desember 2013 16.23, <[email protected]> menulis:

> Tahun 2014 tingga sabulan lai. Siap2 manuju pemilu dan pilpres.
> Baa tanggapan sanak2 thd berita di bawah?
> Salam
> Fashridjal M. Noor Sidin
> L65bdg
>
>
> 'Rakyat Butuh Presiden Amanah, Bukan yang Pintar'
> 01 Desember 2013 14:10 WIB
>
> Survei bursa capres 2014
> REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Eksekutif Indikator Politik
> Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, berdasarkan survei yang dilakukan
> Indikator Politik Indonesia, rakyat membutuhkan pemimpin yang amanah atau
> jujur dan perhatian kepada rakyat.
>
> Menurutnya, hal tersebut lebih disukai responden ketimbang hanya sekadar
> pintar. Berdasarkan enam kriteria kepemimpinan faktor amanah atau jujur
> menduduki rangking tertinggi.
>
> Kualitas paling tinggi yang dipilih responden dalam survei yakni  capres
> yang  jujur atau amanah 51 persen, perhatian pada rakyat 24 persen, mampu
> memimpin 12 persen, tegas 7  persen, berwibawa 3 persen, pintar hanya 1
> persen.
>
> "Pintar itu bagi rakyat tidak  penting,  pintar  itu  malah berbahaya
> karena  bisa minterin rakyat," kata Burhanuddin di Jakarta, Ahad, (1/12).
>
> Bagi pemilih, terang Burhanuddin, amanah atau jujur dianggap kriteria yang
> paling penting karena menyangkut integritas. Lalu yang kedua adalah
> perhatian Kepada rakyat agar pemimpin bisa memperjuangkan harapan rakyat.
>
> "Kalau ada capres yang punya dua kriteria itu kemungkinan besar dia akan
> terpilih atau menjadi pemenang  dalam pilpres. Maka tugas partai untuk
> mencari sosok semacam itu," kata Burhanuddin.
>
> Survei ini dilakukan terhadap 1.200 warga negara Indonesia yang punya hak
> pilih dalam pemilu atau berusia 17 tahun ke atas. Margin of error survei
> ini  kurang lebih 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
>
> Responden disurvei dengan wawancara tatap muka di mana satu pewawancara
> bertugas mewawancara 10 responden. Waktu wawancara di lapangan 10-20
> oktober 2013.
>
> Red: A.Syalaby Ichsan
> Rep: Dyah Ratna Meta Novia
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>   1. Email besar dari 200KB;
>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke