sumber : http://kliksumbar.com/berita-5465-hangat-diskusi-kontroversi-pembangunan-rs-silloam.html
Selaian LKAAM, MUI padang gak terdengar suaranya ttg kasus ini ? --- Hangat, Diskusi Kontroversi Pembangunan RS Silloam <http://kliksumbar.com/foto_berita/7lippo.jpg> *Padang, **Klik**Sumbar* Meski hujan mengguyur Padang sejak sore, tapi Diskusi bertemakan Kontroversi Pembangunan RS Siloam yang digelar Forum Pemuda Sumbar (FPS) tetap berlangsung hangat. Tiga pembicara dari LKAM Sayuti Datuk Panghulu dan dari MUI Sumbar Gusrizal Gazahar dan Pakar Ekonomi UBH Padang Eko Alvares hadir di Auditorium RRI Padang, Senin (2/12). Sementara Ketua Pansus Investasi DPRD Sumbar Erison tidak terlihat hadir. Presedium FPS, Nurkhalis mengatakan ketakhadiran Ketua Pansus mungkin karena hari hujan. Sayuti mengatakan Sumbar tidak perlu takut karena di daerah ini sudah jelas ada berbagai ruang-ruang keyakinan di Sumbar. "Prinsip LKAM kalau takut datang ombak (gelombang) perkuat aja tebingnya, jangan takut, adanya Siloam ini, justru perkuat saja dengan filosofi selama ini Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," ujar Sayuti. Sementara Eko Alvares melihat pembangunan Superblok Lippo Group akan mengundang kemacetan luar biasa di kawasan itu. "Katanya pakai basement empat lantai ke bawah dampaknya air sumur warga akan kering, lalu juga mengundang kegiatan lain, bagaimanapun penataan aksesnya tetap saja kawasan itu macet," ujar Eko. Sementara pendapat orang bijak adanya mall pertanda kota itu sakit. "Karena modal akan beralih ke luar Padang ini, toh barang di mall tidak produk lokal Padang dan Sumbar," ujar Eko. Tapi Eko mengaku dia tidak anti investasi, namun dia menyorot pembangunan superblok dengan dampak-dampak ikutannya. "Pemerintah Padang harus transparan membuka bangunan seperti apa yang akan di bangun di Khatib Sulaiman itu," ujar Eko. Sementara Gusrizal Gazahar mengatakan, kuatnya penolakan karena isu kristenisasi sesuai dengan fakta yang didapat dari Forum Masyarakat Minangkabau. --- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
