Jadi kalau di kampuang wak minangkabau baa manuruik apak Bakhtiar Muin PhD

Pada tanggal 06/12/13, Ramadhanil pitopang <[email protected]> menulis:
> Assalamualaikum WW.
> Sanak sapalanta,
> Pak Bakhtiar Muin PhD yth,
> Menarik juo carito  apak  tentang pembangunan di Sulawesi Utara.
> Dari pengamatan ambo dan bergaul deng Dorang tampaknyo memang "Kawanua" ,
> kitorang pe saudara",  punyo pola hidup dan pandangan yang agak berbeda jo
> kito. Mereka jauh lebih terbuka  dan agak saketek "western", mungkin karano
> banyak yang berasimilasi dengan Balando,  penggunaan kata juga banyak adopsi
> dari balando seperti ; "Meneer" sebutan untuk dosen, Leper (sendok), laeker
> (sedap), dll. Gengsi dan penampilan mereka paling diperhatikan (jadi mungkin
> malu jadi pengemis). Sehingga ada kato-kato : "Biar kalah Nasi dari pada
> kalah Aksi" , atau Manado = Manang nama doang , Mana Doi ? (manyo
> kepeng)............. Pak Dr. Saafruddin Bahar mungkin labiah banyak tahu
> karano beliau pernah bertugas di Sulawesi Utara dulu.
>
> Mengenai isue KIK (Kawasan Ekonomi Khusus) propinsi Sulawesi Tengah, sajak
> beberapa tahun nan lalu juo mengantisipasi, sampai-sampai ado Ide pemerintah
> daerah Sulteng dan Bappeda untuk mambalah pulau Sulawesi sarupo "Terusan
> Suez"  (pas di leher Sulawesi antara Tambu di pesisir Barat dan Kasimbar di
> pesisir Timur , dekat Teluk Tomini) dengan harapan lalu lintas dan akses ke
> timur Sulawesi dari Selat Makassar (nan dakek Kalimantan) jauah labiah
> dakek, indak paralu baputa ka Utara lai...Tapi Ide Gilo ko kini alah indak
> tadanga gauangnyo lai.
>
> Nan jaleh dari pengamatan ambo salamo 24 tahun tingga di Palu memang banyak
> perubahan di kawasan Timur Indonesia,  Di Palu sendiri kini alah mulai agak
> macet, banyak oto baru, Ruko tumbuah sangat pesat, Hotel besar baitu juo,
> tamasuak pembangunan pusat perbelanjaan seperti "Hypermart", matahari,
> Ramayana dll.
>
> Ciek lai : Kecek urang kalau pai ka manado jan lupo mancubo 5 B.
> Bubur manado,
> Bunaken
> Boulevar
> Bahugel
> dan ........
>
> antahiyo antah tido...
>
>
> wassalam,
> Ramadhanil Pitopang
> 49 thn- Palu
> nagari asal Talang Tangah, Kenagarian Sungai Tarab, Luhak nan Tuo
> Lahia di Payokumbuah (Luhak nan Bungsu)
> Bako :Andaleh Padang (suku Guci)...
>
>
>
>
>
>
>
> Pada Jumat, 6 Desember 2013 11:25, Bakhtiar Muin PhD <[email protected]>
> menulis:
>
> Pembangunan superblok, oleh oligarki, tidak mengenal agama, apakah kristen
> atau muslim. Superblok dalam kondisi saat ini, akan menghisap kekayaan satu
> daerah jatuh ketangan segelintir orang. Superblok dibangun oleh segelintir
> orang, akan menghisao kekayaan daerah itu jatuh ketangan beberapa orang
> saja. Anda pernah berkunjung ke Sulawesi Utara, daerah mayoritas Kristen?
> Kunjungilah Manado, kemudian kunjungi seluruh daerah Sulawesi Utara,
> pelajari sistem ekonominya. Sulawesi utara, dibandingkan Sumbar, ekonomi
> Sulut lebih baik dari Sumbar. Superblok yg dibangun di Manado begitu luas,
> begitu besar, begitu modern, seperti Singapuranya Indonesia. Superblok yg
> akan dibangun Lippo, tidak ada apa2nya dibandingkan dengan superbloknya
> Manado. Wilayah pantai di reklamasi. Manado jadi pintu gerbang untuk keluar
> Indonesia. Geografisnya strategis. Bitung sekitar 34 km dari Manado,
> mempunyai pelabuhan kontainer terbesar untuk Indonesia Timur. Manado,
> menjadi hub utk
>  pelabuhan udara, Bitung jadi jadi Hub untuk Indonesia Timur. Kerenkan?
> Secara geografis bagus. Jadi Superblok Manado, siap mengambil peranan di
> Indonesia Timur, seperti Singapura untuk Asia. Pemerintah pusat menjadikan
> Bitung jadi kawasan ekonomi khusus(KEK).
> Anda kalau datang ke Manado, akan terpesona. Pulang dari Manado, anda akan
> mati2an mendukung pembangunan superblok, kalau hanya berkunjung satu dua
> hari saja, tapi tidak mengkaji lebih dalam. Keren Manado, hebat seperti
> Singapura, tidak ada pengemis. Coba anda menyamar jadi pengemis di Manado,
> akan ditampar oleh orang Manado. Mempermalukan orang Manado. Anda akan
> digiring ke kebun, ambil segala hasil bumi yg jatuh gratis, apakah kelapa,
> cengkeh, buah2an gratis yg jatuh, tapi tidak boleh dipanjat.Pokoknya
> Sulawesi Utara, sudah siap, jadi negara merdeka. Kalau terjadi kekacauan di
> Indonesia, Sulawesi Utara, propinsi pertama yg akan mendeklarasikan jadi
> negara merdeka. Pemerntah pusat mati ketakutan, dalam waktu dekat, akan
> membelah Sulawesi Utara jadi dua propinsi. Maaf mau ke Jumat
> dulu(bersambung)
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup
> Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
> email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>   1. Email besar dari 200KB;
>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup
> Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
> email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke