Assalamu alaikum , dunsanak sadonyo,

awal bulan iko, BJ Habibie, mengadakan pertemuan dg masyarakat Indonesia di Abu 
Dhabi, beliau sempat memberikan ceramah, menarik sekali, ambo ado tuliskan 
ceramah tsb, di blog ambo di link berikut ;http://wp.me/p2VPt-tt

semoga bermanfaat

salam dari gurun pasir abu dhabi nan di musim dingin ko, sesejuk Bukittinggi
Hendra Messa,
http://hdmessa.wordpress.com

----------
 
CINTA BAGAIKAN AIR DALAM KEHIDUPAN
 
 
Dalam cerita silat jaman dulu ada dikisahkan mengenai 
pendekar tua yg mumpuni ilmunya, walau badan nya telah tua renta, tetap 
tak terkalahkan ilmu silatnya. Karena ia mengembangkan jurus2 baru yg 
lebih halus, seperti tenaga dalam sampai kekuatan energy batiniah. Ilmu silat 
kasaran yg didasarkan kekuatan dan kelincahan fisik, sudah cukup bagi nya di 
masa muda dulu.
 
mungkin begitu lah kira2 analogi pendapat saya mengenai seorang ahli teknik, 
professor bidang penerbangan spt BJ Habibie, di masa tua nya, saat kematangan 
hidup telah tercapai, beliau tak melulu hanya 
berbicara ttg teknik, tapi mulai bercerita ttg hal yang lain lagi, 
bercerita tentang Cinta, sebentuk cinta yg penuh makna. Pemahaman tetang cinta 
adalah sebuah ilmu yg sangat halus, pendalaman ilmu eksakta seperti ilmu teknik 
mungkin telah cukup bagi beliau di 
masa mudanya dulu. 
 
Tanggal 7 desember 2013,BJ Habibie memberikan ceramah dalam pertemuan dengan 
masyarakat Indonesia di  Abu Dhabi, UAE. Terakhir kali saya mendengarkan 
ceramah beliau, hampir 25 tahun 
yang lalu di kampus ITB, begitu terpesona nya saat itu mendengar ceramah beliau 
yg penuh semangat tentang Teknologi. Namun saat mendengarkan 
lagi ceramah beliau, ia bercerita hal yg lain lagi, bercerita tentang cinta, 
nampaknya dengan bertambahnya usia (77 
tahun saat ini) bertambah pula kematangan jiwa beliau. Acara dimulai dg 
pemutaran film “Ainun & Habibie”, kemudian dilanjutkan dg ceramah 
beliau dan tanya jawab dg masyarakat Indonesia disini dg berbagai pertanyaan yg 
beragam. Beliau pun menjelaskan nya pula mengenai berbagai hal mulai dari 
cerita masa lalu, cerita teknologi, IPTN, ekonomi, politik dll.

Cerita beliau mengenai berbagai hal spt teknologi, ekonomi, sejarah bangsa 
dll, saya kira sudah banyak yg mendengarnya, saya hanya ingin menjelaskan 
ceramah beliau ttg Cinta yg bagi saya sangat menarik, 
karena beliau menyampaikan sisi lain tentang Cinta yang tak banyak 
orang  memahaminya.
 
BJ Habibie, bukan bercerita ttg cinta yg umum difahami orang banyak, bukan 
sekedar cinta romantic atau bentuk umum 
cinta lain nya. Tapi beliau bercerita ttg cinta yg lebih tinggi lagi 
maknanya. Beliau sempat menguraikan pengalaman cinta seperti apa yg 
terjadi pada beliau dalam perjalanan hidupnya , sejak bertemu dengan calon 
istri nya di masa muda dulu, sampai saat2 mengarungi bahtera 
rumah tangga.
 
Beliau menceritakan juga tentang pelajaran cinta dari kisah2 romantik masa 
lalu, spt kisah Romeo Juliet dari literature Eropa atapun kisah Layla Majnun 
dari literature timur tengah. Kisah itu semua adalah cinta romantic yg berakhir 
tragis, ada gap/halangan yg terjadi. Itu semua kisah 
perjuangan dan pengorbanan dalam jalan mwujudkan cinta. Dalam cerita 
legenda tersebut sebenarnya mereka tak sampai bisa bersatu utuh dalam 
cinta. Cinta yang hakiki adalah lebih tinggi lagi, bagaimana manusia memahami 
makna cinta tersebut dalam proses perjalanan bersama 
mengisi cinta dg hal yang penuh makna. Cinta bukanlah sekedar nafsu ( basic 
instinct) atau romantisme emosional. Namun lebih tinggi lagi, 
dan kalau makna cinta tertinggi tersebut bisa didapatkan, bahkan 
kematian sekalipun tak bisa menghalanginya.
 
Beliau bercerita dg kematangan jiwanya, walau masih bisa terasa duka yg dalam, 
betapa istri tercinta yang menemani hidupnya 48 tahun lamanya, meninggalkan 
dunia yang fana ini 3 tahun yang lalu. Hal 
tersebut membuat beliau mengalami depresi jiwa yg sangat berat, hampir 3 bulan 
lamanya.  Sempat berkonsultasi dengan para dokter yg menyarankan 
berbagai therapy untuk mengobatinya, akhirnya ia memilih metode untuk 
menuliskan pengalaman hidup bersama istrinya 
sebagai sebuah cara untuk menyembuhkan rasa depresi jiwa. Ia pun seolah 
menumpahkan perasaannya dengan menulis cerita tersebut. Akhirnya 
terwujudlah juga buku yang juga kemudian difilmkan dengan judul “Ainun & 
Habibie”, yg diputarkan pula di awal acara ini. 
Alhamdulillah beliau bisa melewati masa2 tersebut dan bisa bangkit lagi, dan 
sungguh menakjubkan justru setelah ditinggalkan istri tercinta, 
beliau bagai menemukan makna cinta yg lebih tinggi , cinta yang bahkan tak 
terpisahkan walau oleh kematian sekalipun. Walau 
seorang yang dikasihi telah meninggalkan dunia yang fana ini, cinta 
masih bisa diwujudkan dalam bentuk yang lain.
Pada saat seseorang telah bisa mencapai tahapan Cinta yang tinggi tersebut, 
maka akan terbukalah pandangan batin, bahwa cinta tak hanya pada seorang 
manusia (kekasih hati) saja, tapi bisa juga meluas, pada 
cinta bentuk lain nya, seperti ; cinta pada negeri dimana sang kekasih 
dibesarkan, cinta pada ibu yang melahirkan kita semua, cinta pada negara & 
tanah air darimana kita hidup dan dibesarkan dan yang paling tinggi ialah cinta 
pada Tuhan yg menciptakan kita 
semua, termasuk menciptakan juga kekasih kita.  Dalam hidup 
bermasyarakat ,kita harus mencintai juga pekerjaan kita, cinta pada hasil karya 
orang lain. Bekerja dengan cinta akan menghasilkan karya berkualitas, yang 
bermanfaat bagi orang banyak. 
Tuhan menciptakan alam dan kehidupan ini dengan rasa cinta kasih sayang pula. 
Cinta makhluk pada Tuhan nya, adalah sebuah bentuk rasa syukur pada Tuhan. 
Orang yg telah sampai pada rasa cinta pada Tuhan, 
adalah orang yang telah bisa memahami makna kehidupan ini. Cinta adalah 
bagaikan air dalam kehidupan ini. Hidup akan kering tanpa cinta.
 
Menyimak ceramah beliau ini, saya jadi teringat dengan Jalaludin Rumi, penyair 
muslim sufi terkenal yang banyak menulis syair2 kecintaan Illahiah. Begitu 
universalnya apa yg disampaikanya tentang Cinta, bahkan bisa difahami orang 
dari semua agama sekalipun.
 
Mengenai cinta pada Tuhan, Habibie sempat bercerita, saat bertemu dg orang 
Atheist, yang tak mempercayai Tuhan. Betapa orang tersebut susah untuk 
bisa memahami tentang kecintaan pada Tuhan, karena ia tak mempercayai Tuhan. 
Mungkin 
bagi orang atheist, cinta hanyalah urusan biologis semata. Mereka tak 
bisa memahami betapa cinta yang hakiki berasal dari Tuhan pencipta kita 
semua, yang menciptakan kita semua dengan cinta kasih sayang pula.
Dalam budaya barat, cinta seringkali jadi begitu rendah hanya sekedar 
pelampiasan nafsu basic instinct semata. Dalam istilah mereka tak ada beda jauh 
antara makna love & sex, seperti istilah “making 
love” yang hanya menggambarkan proses biologis basic instinct semata, 
seolah tak beda jauh dengan apa yg terjadi pada binatang.
 
Dalam penjelasan ilmu psikologi yang didasarkan pada pemahaman tentang otak 
manusia. Mereka membagi otak manusia dalam 3 bagian besar ; otak 
dasar/reptilian ( basic instinct) , limbic system tempat proses 
emosional/ perasaan dan neo cortex, tempat proses rasional berpikir 
terjadi. Makna cinta sebagai sekedar pelampiasan syahwat adalah apa yang 
terjadi pada bagian otak dasar/reptilian, bagian dari naluri dasar ( basic 
instinct ) manusia. Meningkat lebih tinggi 
pada bagian limbic system dimana perasaan berproses, disanalah terjadi 
perasaan cinta, kasih sayang pada yang lain nya ( bisa pada kekasih, 
bisa pada binatang atau hal yg dicintai lain nya). Pada bagian neo-cortex 
dimana proses rasional dan kebijaksaan terjadi, 
cinta mencapai tingkat yg lebih tinggi lagi, lebih tinggi daripada 
sekedar pelampiasan nafsu atau perasaan lagi. Menurut pendapat saya, 
pada tahapan ini lah tercapai proses kecintaan tingkat tinggi, seperti apa yg 
dijelaskan oleh BJ Habibie tsb. Sebuah cinta 
yang tak lagi sebatas kecintaan duniawi , sebuah kecintaaan yg tak bisa 
dihalangi oleh kematian sekalipun, sampai rasa cinta pada Tuhan yg 
menciptakan kita semua Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
 
Orang yang atheist, tak percaya Tuhan, atau budaya barat yg sekuler susah 
untuk sampai pada kesimpulan tersebut, sehingga bagi mereka, cinta telah 
tereduksi dalam makna yang dangkal belaka.
Cinta adalah bagaikan air dalam kehidupan ini, sesuatu yg sangat penting dan 
tak terpisahkan, hidup tanpa cinta terasa kering.
Menarik juga Habibie menyatakan bahkan dengan musuh sekalipun kita tetap perlu 
mencintainya. Dari penjelasan tersebut saya bisa memahami betapa beliau tidak 
marah dendam sekalipun pada pihak2 yg seolah2 
seperti ingin menghancurkan cita2 ide besar beliau utk negara dengan 
mengembangkan industry strategis Indonesia, spt industry pesawat 
IPTN/PTDI, Pindad, LEN, INTI, INKA, PAL dll.   
 
Dalam film Ainun & Habibie, ada moment yg mengharukan, saat beliau dan 
istri datang lagi ke IPTN yang telah menjadi PT DI, setelah project pesawat 
N-250 dihentikan. Mereka masuk ke hanggar pesawat yg telah 
sepi, melihat betapa pesawat yg dulu dicita2kan nya, teronggok sunyi di 
hanggar yang sepi tersebut. Habibie menanggapi itu semua dengan jiwa 
besar dan menganggap itu bagaikan cerita lama yg telah berlalu, sekarang 
saatnya untuk menatap ke masa depan.
Di usia tua nya beliau tetap bersemangat mengembangkan mimpi lama nya 
mewujudkan industry pesawat terbang nasional dengan mendirikan PT RAI. ( 
Regional Aviation Industry) . Ia menyampaikan bahwa usia 
manusia ada batasnya, tapi amal perbuatan, seperti perusahaan yg 
didirikan nya tersebut, akan tetap terus bisa berdiri, memberikan 
kebaikan bagi orang banyak, sebuah niat yg mulia.Ia melakukan ini semua karena 
cinta pula, cinta pada tanah air, cinta pada bangsa 
nya agar maju. Menurut saya , usaha mulia ini bagaikan amal jariyah yg 
pahalanya terus mengalir walau orang bersangkutan telah meninggalkan 
dunia yg fana ini. 
 
Kalau perbandingan sederhana nya, dengan materi dan kehidupan yg ada, beliau 
bisa hidup tenang, sekedar senang senang saja, menghabiskan masa tuanya. Tapi 
beliau memilih tetap terus berkarya bahkan sampai 
hayat di kandung badan,  baginya pekerjaan apa pun harus dilandasi oleh 
rasa cinta pula.
Dalam film Ainun & Habibie ada dijelaskan juga peristiwa politik yg 
terjadi sekitar thn 1998, saat Presiden Suharto turun dan Habibie menjabat 
sebagai pejabat Presiden, betapa beratnya masa2 pertarungan 
politik saat itu. Dan beliau menghadapi semuanya dengan kematangan jiwa 
pula, mungkin politik pun dihadapinya dengan rasa cinta. Sehabis masa 
jabatannya, ia memutuskan untuk mundur dari politik, padahal sebenarnya kalau 
ia mau masih ada kesempatan untuk 
melanggengkan kekuasaan nya, namun ia memilih mundur dari dunia politik, untuk 
kebaikan semua pihak. Ia sempat bercerita,betapa walau ia seorang professor 
ahli pesawat terbang, tapi dalam bidang politik, yang bukan bidang nya, ia tak 
begitu pintar.
 
Mendengarkan ceramah beliau yang sangat menarik ini, saya coba memahaminya dari 
pandangan ilmu psikologi. Bahwa makna cinta mengalami pematangan makna sesuai 
pertambahan usia manusia.Coba kita runut dari 
awal, saat masa remaja kita semua pernah mengalami kisah cinta anak 
remaja yg dikenal dg istilah “cinta monyet” yang seperti main2 tapi 
menyenangkan. Dengan bertambah usia, berlanjut dengan kisah cinta pada 
pandangan pertama yg lebih serius lagi. Di masa muda 
yang penuh energy, kisah cinta banyak diwarnai oleh nafsu syahwat yang 
merupakan salah satu basic instinct manusia. Di masa dewasa sampailah 
pada bentuk cinta romantis yang biasanya berlanjut ke jenjang pernikahan. Pada 
usia dewasa paruh baya, sekitar usia 40-an, pada sebagian orang terjadilah pula 
apa yg dikenal dg istilah puber 
kedua,sehingga timbullah pula istilah “cinta terlarang”, perilaku 
selingkuh pada orang yg berada dalam ikatan perkawinan. Pada masa tua, ada 
sebagian orang yang melampiaskan rasa cintanya pada 
hobby, cara menikmati kesenangan hidup yang beragam bagi tiap orang. 
Orang yang sangat cinta pada suatu hobby, bahkan bisa melakukan 
pengorbanan demi hobbynya tersebut.
 
Sesuai dengan perkembangan usia seorang manusia, bertambah pula ilmu dan 
kematangan jiwanya. Seiring dengan itu bertambah matang pula pemaknaan nya 
tentang cinta. Dan apa yang terjadi pada BJ Habibie 
pribadi saya lihat adalah proses kematangan jiwa yang patut jadi 
pelajaran bagi kita semua. Dimana di masa muda beliau begitu bersemangat dengan 
penerapan ilmu dan teknologi, kemudian di masa tuanya, menjadi dekat pula 
dengan kegiatan keagamaan, semisal komunitas ICMI yg didirikan nya dan berbagai 
 upaya keagamaan lain nya. Sampai 
pula di masa tuanya saat ini, ia menyampaikan betapa kita perlunya Cinta pada 
Tuhan.
 
Bertambahnya kematangan jiwa sesuai bertambahnya usia manusia, ternyata tak 
terjadi 
pada semua orang. Banyak orang yang bertambah usia kehidupan nya, tapi jiwa nya 
tidak bertambah matang. Semisal kita 
berbicara ttg cinta, kebanyakan orang menganggap cinta hanyalah urusan 
anak muda belaka, terjadi di masa muda dulu, setelah itu tak ada lagi 
cinta. Jadi kalaupun di masa dewasa dan di masa tua timbul proses rasa cinta 
tersebut, prosesnya tetap sama seperti cinta 
nya anak muda. Orang2 tua yg masih senang “bermain2” dg wanita muda, 
adalah gambaran orang yang tak mengalami kematangan kejiwaan sesuai 
perkembangan usianya. Orang tersebut tampak seperti orang yg hebat, tapi 
sebenarnya ia merugi. kisah parody, seorang kakek 
tua yg meninggal di tempat lokalisasi adalah kisah tragis anak manusia 
yang tak berkembang jiwa nya, tidak bertambah kebaikan dirinya, sesuai 
dengan bertambahnya usia.
 
Proses penuaan fisik yang diikuti pula penurunan fungsi seksualitas seperti 
menopause pada wanita atau disfungsi ereksi/impoten pada pria, seringkali 
ditanggapi orang dengan negative. Padahal kalau kita 
lihat dg sisi positif itu adalah proses alami yang jadi peringatan Tuhan untuk 
orang2 tua, bahwa di usia tua, mereka sudah saatnya memasuki 
kematangan jiwa, menemukan bentuk cinta yg lebih hakiki, bukan lagi saatnya 
sekedar pelampiasan nafsu basic instinct 
manusia, seperti yg terjadi di masa mudanya dulu, berarti jiwanya tak 
berkembang matang sesuai perkembangan usianya.
 
Dalam bahasa arab kata “Habibie” artinya “kekasih hati”, jadi sungguh mulia 
orang tuanya memberi nama beliau dengan nama tsb, karena ternyata beliau memang 
berhasil menemukan makna cinta yg hakiki. Kita 
bisa banyak mengambil pelajaran dari perjalanan hidup beliau, betapa 
banyak hasil karya besar beliau yg dihasilkan dari rasa cinta terhadap 
pekerjaan, membaktikan dirinya 
Orang yang telah cinta pada Tuhan, akan merasa begitu dekat dengan Tuhan, tak 
ada lagi rasa sedih dan takut dalam kehidupan ini. Kehidupan masa tua sampai 
saat menjelang kematian, baginya bagaikan perjalanan di masa senja yang indah , 
perjalanan melewati gerbang menemui kekasih 
hatinya, subhanallah.
 
Renungan cinta dari tepian pantai Abu Dhabi, 7 desember 2013


Referensi ayat kitab suci Al Qur’an dan Hadits Nabi mengenai cinta ;
 
Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah.”( Qur’an. 
Al-Baqarah: 165 )
”Katakanlah: ’Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Rasul), 
niscaya Allah mencintai dan mengampuni dosa-dosa kalian’. Allah Maha Pengampun 
dan Penyanyang” (QS. Ali-’Imron: 31)
”Tidaklah seorang hamba beriman hingga aku (Rasul) menjadi orang yang lebih ia 
cintai daripada keluarganya, hartanya dan manusia semuanya.” (HR. Bukhori)
“Tiga perkara, yang barang siapa memilikinya, ia dapat merasakan manisnya 
iman, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul melebihi cintanya kepada selain 
keduanya, cinta kepada seseorang karena Allah dan membenci kekafiran 
sebagaimana ia tidak mau dicampakan ke dalam api neraka.” (H.R. 
Bukhari-Muslim)
 
 ( Note : Tulisan ini, adalah berdasarkan pemahaman saya, terhadap ceramah BJ 
Habibie dalam pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Abu Dhabi, tgl 7 
desember 2013. Sebagian besar itu tulisan ini adalah berdasarkan 
ceramah beliau. Sebagian lagi adalah pendapat saya pribadi menanggapi apa yg 
disampaikan beliua. 
Dalam tulisan ini, saya sampaikan secara jelas hal tersebut, mana 
perkataan Habibie, mana  yang merupakan pendapat saya pribadi. Hal ini 
perlu supaya tidak terjadi kesalahfahaman. Saya menambahkan pendapat saya untuk 
bisa mengambil hikmah lebih luas dari ceramah 
tersebut)

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke