Assalamu'alaikum. Sajuak hati ambo membaco tuturan Kkd Bakhtiar Muin; jelas, tegas, obyektif, netral, tidak menghujat dan tanpa emosi. Alangkah eloknya kalau gaya tuturan ini jadi referensi bagi sanak-sanak sapalanta kedepannya. Mengenai materinyo ambo raso cukuik jaleh dan komprehensif kalau kita bisa menangkap intinya. Ambo sapandapek jo Kkd BM bahaso kito harus masuak ke substansi permasalahan dan bausaho mancarikan solusinyo, jangan sekedar reaktif emosionil, ibarat dokter dengan diagnosa ala kadarnya lalu memberi obat penghilang rasa sakit, sebentar hilang sakitnya namun penyakit tidak kunjung sembuh. Marilah kita perluas wawasan, teruslah berusaha menambah ilmu dunia yang bermanfaat untuk akhirat, baca dan pahamilah Al-Qur'an dengan maksud untuk mendapatkan petunjuk dan menjadikannya pedoman hidup bukan sekedar rituil tanpa makna, pahami dengan sungguh-sungguh makna bacaan sholat agar kita mampu mencegah perbuatan keji dan munkar, jadikan Rasulullah betul-betul sebagai uswatun hasanah dalam bertutur-kata, berperilaku dan bertindak, jangan mudah menyalahkan orang lain apalagi menuduh kafir atau sesat karena itu sama saja dengan mengambil hak Allah. Semoga bermanfaat. Billahit-taufiq walhidayah, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu... Fauzy Ruskam 62 tahun, asal Solok bermukim di Bekasi
On Thursday, 12 December 2013 13:27:05 UTC+7, Bakhtiar Muin wrote: > > > > Assalamualaikum. > > > > Ambo hanya memberi contoh, salah seorang orang Minang yg dulunya muslimah, > pindah keyakinan ke Kristen. Melihat pemikirannya yg ditulis di Time Linedi > FB, kelihatan Sanda meyakini betul ajaran barunya. Sanda Pindah keyakinan, > bukan asal2an, bukan karena perkawinan, tapi melalui proses dialog. > > Kenapa intermarriage/interfaith Antara urang Minang dengan penganut > Kristen, bukannya Urang Minangnya yg membawa pasangan hidupnya ke Islam, > malah yg menganut Islamnya yg pindah ke keyakinan lain, apakah Kristen, > Budha, ataupun Hindu. Disnilah persoalan dasarnya. > > > > Angku Muchtar Naim, yg menyuarakan masalah permutatan dan masalah ekonomi > di kuasai oleh China yg mayoritas Kristen, melakukan gerakan yg sifatnya > reaksioner, seperti penolakan Siloam yg ada misi permurtatan terselubung, > bisa berhasil untuk jangka pendek. You win the battle, but in the end you > lose the war. > > Begitu juga pak Muchtar Naim mengumandangkan ABS-SBK, tapi tidak > memberikan pencerahan yg bisa di mengerti oleh masyarakat umum, bagaimana > gagasan ABS-SBK itu dilaksanakan dalam kehidupan se hari2. > > Kemudian beliau mengemukakan ekonomi Syariah, bank syariah. Ekonomi > syariah, bank syariah sekarang ini, Cuma akal2an, bajunya saja yg syariah, > konsepnya tetap sama dengan bank konvensional. Jadi walaupun MUI sudah > mengharamkan bank konvenstional, tetap saja 97% muslim memakai bank > konvensional. MUI mendeligitimasi dirinya sendiri, sehingga tidak diikuti > oleh ummat. Karena kurang pahamnya masalah keuangan, buru2 saja > mengeluarkan fatwa haram. > > Kembali ke masalah permutadtan, perlu dipelajari kenapa urang Minang > Murtad? Dasar apa yg menarik, sehingga orang mau pindah agama? Apa Iya, se > mata2 karena hanya factor kemiskinan? > Perkawinan antar yg berbeda keyakinan di kalangan perguruan tinggi, apa > iya mereka miskin? > Keluarga Keraton, banyak yg masuk Kristen/Katolik, apa iya karena > kemiskinan? > Penguasaan ekonomi Indonesia, dan birokrasi oleh Kristen, apa Iya masuk ke > Kristen, karena kemiskinan? > > > > Jadi kalau kita mau berlaga ke medan tempur, harus mengerti medannya. > Kalau asal menembak saja, bakal mati duluan. > > Jadi majulah ke medan perang secerdik lawan se tidak2nya, agar bisa tetap > bertahan. Kalau mau menang dalam pertarungan, harus lebih cerdik, lebih > berpengetahuan, lebih punya siasah jangka pendek dan jangka panjang > > Berdirinya Siloam, bisa dihentikan dengan tekanan massa, tapi proses > kritenisasi lebih canggih tetap akan berlanjut, yang kebanyakan kito urang > Minang kurang memahaminya. > > Bagi ambo, lebih baik ambo berdakwah ke jantung Kristen di Sulawesi Utara, > dimana ummat Islam sangat pesat perkembangannya, banyak mualaf di Sulawesi > utara. Di Sulawesi Utara sekarang ini mayoritas Kristen, tapi harus > diingat, hampir disetiap keluarga Sulut, ada yg Islamnya. Bitung saat ini > sudah 40% muslim. Dalam waktu yg tidak lama, bakal 50-50. Ambo Yakin, kalau > sekarang Kristen mayoritas di Sulut, dalam tempo 20 tahun, akan seimbang > Antara Islam dan Kristen. > Di Kota Manado, masjid ada di mana2. Dalam waktu yg tidak lama, kumandang > azan yg akan terdengar diseluruh kota Manado. Ambo yakin betul, hal ini > akan terjadi dalam waktu yg tidak lama. > Tahap awal, Insya Allah, gubernur Sulawesi Utara 2015, mualaf, angku2 > doakan saja. > > Sahabat ambo di Madison dulu, terakhir jadi General Manager, Astra, > professional sukses, yg waktu di Madison, ambo, Mchael, Budi, sering > datang, ikut makan2 enak undangan missionaris di Madison, Michael, kawan > ambo, keturunan china, menjadi muslim, dan tetap dihormati di Astra. Sayang > Allah memanggil Michael lebih duluan. > > > Gary Miller pendeta Kristen , Steve Johnson, doctor, pendeta Katolik, yg > ditugaskan gereja untuk mengkristen Muslim dari negara2 muslim, jadi > convert ke Muslim, jadi tokoh muslim yg produktif. > Begitu juga TB Irving sejarahwan yg terkenal, menjadi muslim, penterjemah > Quran, American version. Begitu juga Muhammad Asad dikenal Lepold Weiss, yg > sangat mempengaruhi Soekarno, membuat tafsir yg terbaik di abad ke 20, dgn > message of AlQuran. > > Pernyataan yg menarik TB Irving, Islam berkembang di daerah Niagara Falls > dengan cepat, karena tidak ada orang Islamnya di sana. Didaerah yg banyak > pendatang Muslim, perkembangan Islam malah mandeg. Ambo dan TB Irving, > duduak saja tanang2 mendengarkan Arab2 ber-tengkar2, padahal mereka adalah > calon2 doktor. Pengajian2 yg tadinya besar, makin hari makin kecil, > sementara pengajian muslim dari black muslim dan white muslim makin > berkembang. Jadi jangan heran di abad ke 21 ini, jutaan Eropean dan > American jadi muslim sejati, sedangkan kita muslim sebatas dinama dan ktp > saja, sembahyang lima kali, tapi korupsi jalan terus. Orang yg yakin > terhadap ajaran Islam, tidak mungkin korupsi. Kalau masih ada yg korupsi, > berarti tidak paham yg dibacanya, waktu sembahyang. > > Jadi kalau penginjil datang kerumah ambo, ambo buka pintu lebar2, ambo > ajak masuk, mari kito ba samo2 mempelajari al Kitab, ambo ajak makan. > Pilihan bagi penginjil tinggal duo, Inyo mengakui kebenaran Islam, jadi > mualaf, atau tetap keras kepala dengan dogma mereka, me rayu2, dan merasa > sedih ambo alun juo jadi Kristen. Tolonglah ambo diyakinkan kebenaaran > ajaran anda. Tidak mampu inyo, berdialog dengan ambo, tapi kito tetap > bersahabat. > > > > > > Salam > > BakhtiarM > 65 th > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
