Pak Bachtiar Muin nan ambo hormati... Salam ' alaik Ambo kutip email bapak sabalumnyo :
"Kemudian beliau mengemukakan ekonomi Syariah, bank syariah. Ekonomi syariah, bank syariah sekarang ini, Cuma akal2an, bajunya saja yg syariah, konsepnya tetap sama dengan bank konvensional. Jadi walaupun MUI sudah mengharamkan bank konvenstional, tetap saja 97% muslim memakai bank konvensional. MUI mendeligitimasi dirinya sendiri, sehingga tidak diikuti oleh ummat. Karena kurang pahamnya masalah keuangan, buru2 saja mengeluarkan fatwa haram." Komentar dari ambo : Atas dasar apo bapak manyabuik Bank Syariah cuma akal-akalan ? Apokah alah malakukan kajian mandalam ? Bisa agiah bukti ilmiah di siko supayo jaleh siang malamnyo ? Ambo khawatir bapak berbicara ttg hal yg bapak tidak ketahui sama sekali. Wassalam Ronald - Depok 41th -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
