Senyum Amai Rukayah di Hari Tua


Usianya lanjut

Kulit keriput

Badan menyusut

Tak bisa lagi berdiri lurus

Berjalan dibantu tongkat



Terseok-seok  berjalan

Kadang menembus kegelapan

Kadang menempuh hujan

Dari rumahnya yang berada di ketinggian

Menuju Mesjid Jami’ di tepian Tabek Gadang

Untuk sholat berjamaah



Pemandangan itu membayang lagi

Ketika Ustadz di Mesjid Nurusalam

Membahas tentang kuutamaan sholat berjamaah

Pahala dilipat gandakan

Didoakan malaikat

Langkah menuju Mesjid dihitung

Tercegah dari lupa

Bersilaturrahim



Subhanallah

Amai Rukayah yang bongkok itu

Walau sholat tidak lagi berdiri

Berusaha mengumpulkan amalan sebanyak-banyaknya

Tetap bersilaturrahim dengan para jamaah

Dengan saling bersalaman usai sholat

Senyumnyapun terkembang ketika bersalaman

Masa tua yang indah



Padang, 19 Desember 2013





Hanifah Damanhuri



*                             Keutamaan Shalat Berjamaah*

Abu Hurairah t berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
*صَلَاةُ* *الرَّجُلِ* *فِي* *الْجَمَاعَةِ* *تُضَعَّفُ* *عَلَى* *صَلَاتِهِ*
*فِي* *بَيْتِهِ* *وَفِي* *سُوقِهِ* *خَمْسًا* *وَعِشْرِينَ* *ضِعْفًا*
*وَذَلِكَ* *أَنَّهُ* *إِذَا* *تَوَضَّأَ* *فَأَحْسَنَ* *الْوُضُوءَ* *ثُمَّ*
*خَرَجَ* *إِلَى* *الْمَسْجِدِ* *لَا* *يُخْرِجُهُ* *إِلَّا* *الصَّلَاةُ*
*لَمْ* *يَخْطُ* *خَطْوَةً* *إِلَّا* *رُفِعَتْ* *لَهُ* *بِهَا* *دَرَجَةٌ*
*وَحُطَّ* *عَنْهُ* *بِهَا* *خَطِيئَةٌ* *فَإِذَا* *صَلَّى* *لَمْ* *تَزَلْ*
*الْمَلَائِكَةُ* *تُصَلِّي* *عَلَيْهِ* *مَا* *دَامَ* *فِي* *مُصَلَّاهُ*
*اللَّهُمَّ* *صَلِّ* *عَلَيْهِ* *اللَّهُمَّ* *ارْحَمْهُ* *وَلَا* *يَزَالُ*
*أَحَدُكُمْ* *فِي* *صَلَاةٍ* *مَا* *انْتَظَرَ* *الصَّلَاةَ*
*“Shalat seorang laki-laki dengan berjama’ah dibanding shalatnya di rumah
atau di pasarnya lebih utama (dilipat gandakan) pahalanya dengan dua puluh
lima kali lipat. Yang demikian itu karena bila dia berwudlu dengan
menyempurnakan wudlunya lalu keluar dari rumahnya menuju masjid, dia tidak
keluar kecuali untuk melaksanakan shalat berjama’ah, maka tidak ada satu
langkahpun dari langkahnya kecuali akan ditinggikan satu derajat, dan akan
dihapuskan satu kesalahannya. Apabila dia melaksanakan shalat, maka
Malaikat akan turun untuk mendo’akannya selama dia masih berada di tempat
shalatnya, ‘Ya Allah ampunilah dia. Ya Allah rahmatilah dia’. Dan seseorang
dari kalian senantiasa dihitung dalam keadaan shalat selama dia menanti
pelaksanaan shalat.”* (HR. Al-Bukhari no. 131 dan Muslim no. 649)
Dari Abu Musa t dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
bersabda:
*إِنَّ* *أَعْظَمَ* *النَّاسِ* *أَجْرًا* *فِي* *الصَّلَاةِ* *أَبْعَدُهُمْ*
*إِلَيْهَا* *مَمْشًى* *فَأَبْعَدُهُمْ* *وَالَّذِي* *يَنْتَظِرُ* *الصَّلَاةَ*
*حَتَّى* *يُصَلِّيَهَا* *مَعَ* *الْإِمَامِ* *أَعْظَمُ* *أَجْرًا* *مِنْ*
*الَّذِي* *يُصَلِّيهَا* *ثُمَّ* *يَنَامُ*
*“Manusia paling besar pahalanya dalam shalat adalah yang paling jauh
perjalannya, lalu yang selanjutnya. Dan seseorang yang menunggu shalat
hingga melakukannya bersama imam, lebih besar pahalanya daripada yang
melakukannya (sendirian) kemudian tidur.”* (HR. Muslim no. 662)
Dari Abu Ad-Darda` t dia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
*مَا* *مِنْ* *ثَلَاثَةٍ* *فِي* *قَرْيَةٍ* *وَلَا* *بَدْوٍ* *لَا* *تُقَامُ*
*فِيهِمْ* *الصَّلَاةُ* *إِلَّا* *قَدْ* *اسْتَحْوَذَ* *عَلَيْهِمْ*
*الشَّيْطَانُ* *فَعَلَيْكَ* *بِالْجَمَاعَةِ* *فَإِنَّمَا* *يَأْكُلُ*
*الذِّئْبُ* *الْقَاصِيَةَ*
*“Tidaklah tiga orang di suatu desa atau lembah yang tidak didirikan shalat
berjamaah di lingkungan mereka, melainkan setan telah menguasai mereka.
Karena itu tetaplah kalian (shalat) berjamaah, karena sesungguhnya srigala
itu hanya akan menerkam kambing yang sendirian (jauh dari kawan-kawannya).”
*(HR. Abu Daud no. 547, An-Nasai no. 838, dan sanadnya dinyatakan hasan
oleh An-Nawawi dalam Riyadh Ash-Shalihin no. 344)
Dari Ibnu Umar -radhiallahu anhuma-, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda:
*صَلَاةُ* *الْجَمَاعَةِ* *أَفْضَلُ* *مِنْ* *صَلَاةِ* *الْفَذِّ* *بِسَبْعٍ*
*وَعِشْرِينَ* *دَرَجَةً*
*“Shalat berjamaah lebih utama dua puluh tujuh derajat daripada shalat
sendirian.” *(HR. Al-Bukhari no. 131 dan Muslim no. 650)

*Penjelasan ringkas:*
Karena besarnya urgensi shalat berjamaah bagi keumuman lingkungan kaum
muslimin dan bagi setiap individu yang ada di dalamnya, Allah Ta’ala
menjanjikan untuknya pahala yang besar dan Ar-Rasul -alaihishshalatu
wassalam- senantiasa memotifasi untuk mengerjakannya. Dan beliau
-alaihishshalatu wassalam- mengabarkan bahwa shalatnya seseorang secara
berjamaah jauh lebih utama daripada shalat sendirian dan bahwa shalat
berjamaah merupakan sebab terjaganya kaum muslimin dari setan. Keutamaan
yang pertama untuk individu dan yang kedua untuk masyarakat kaum muslimin.

http://al-atsariyyah.com/keutamaan-shalat-berjamaah.html

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke