Para ustad, buya, dan Sanak sa- Palanta
Kabanyo ndak buliah mancaritoan mimpi kecuali... Diriwayatkan dari Abu Razin r.a, ia berkata, "Rasulullah saw. bersabda, 'Mimpi itu berada di kaki burung selama tidak ditakwil dengan takwilan mimpi. Apabila ditakwil dengan takwilan mimpi maka pasti akan terjadi. Jangan kamu ceritakan mimpi itu kecuali kepada orang yang menyukainya atau kepada seorang yang mengetahui takwil mimpi'." Dalam riwayat lain beliau bersabda, "Jangan ia ceritakan kecuali kepada seorang bijak atau kepada orang yang mencintai," (Hasan lighairihi, HR Abu Dawud [5020] dan at-Tirmidzi [2278]). Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, dari Nabi saw, "Bahwa beliau pernah bersabda, "Jangan ceritakan sebuah mimpi kecuali kepada seorang alim atau seorang yang memberi nasehat," (Shahih, HR at-Tirmidzi [2280]). Salam, ZulTan, L, 53, Bogor -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
