Bung Zorion, iko bana nan akan manjadi agenda pokok FTTSM nan sadang disiapkan dek BK3AM di Jakarta. Tolong jo doa. Wassalam, SB, 77, Sby.
Sent from my iPad > On 11 Jan 2014, at 20.56, Zorion Anas <[email protected]> wrote: > > Nah pak Saaf, ini yang tidak dilakukan oleh generasi penerus beliau2 tsb > yaitu menciptakan "Golden Rules". Trmkasih banyak pak Saaf. > > Salam, > Zorion Anas, 58, Padang > > Pada 2014 1 11 20:31, "Dr. Saafroedin Bahar" <[email protected]> > menulis: >> Aha, kita sudah mendapatkan " golden rule" dalam posting bung Zorion di >> atas, yaitu: " akhlaqul karimah lebih utama". >> Akhlak yang mencakup sikap, perilaku, dan perbuatan. >> Saya kira ini yang dimaksud bung Hatta dahulu dengan membedakan antara " >> Ilmu gincu" dengan " Ilmu garam". Sekarang kita lebih banyak berkutat pada >> selapis tipis " gincu " agama, dan kurang memperhatikan substansi " garam" >> agama dalam kehidupan kita. >> Wassalam, >> SB, 77, Sby. >> >> Sent from my iPad >> >>> On 11 Jan 2014, at 17.03, Zorion Anas <[email protected]> wrote: >>> >>> Pak Saaf yang baik hati, >>> "Apa tak ada yang salah dalam pemahaman dan penghayatan kita dalam >>> beragama?" >>> Pak Saaf, kekayaan kita dalam beragama sungguh luar biasa. Sebut saja >>> berapa banyak mashab2 yg dipelajari para pakar dengan puluhan dan ratusan >>> kitab2 kuning. >>> Kenapa dlm implementasi kehidupan tidak dipraktekan. Mungkin karena sifat >>> pluralis masyarakat yg bhineka, shg adat dan budaya bercampur baur dgn >>> pemahaman agama yg saling silang. Mungkin inilah kelemahan negara kesatuan. >>> Bung Hatta dulu lbh menginginkan negara federasi, sedang Soekarno tidak. >>> Mungkin bung Hatta sdh merasa konsekuensinya akan berat. Tapi yg sdh >>> berlalu ya biar saja. >>> Di negara kita terlalu banyak kebencian thd faham2 yg tidak disukai krn >>> dalil2 agama. Sulit memang hidup berbaur dlam komunitas multi aliran. >>> Mungkn kita perlu pemimpin penyejuk yg bisa mengarahkan agar dalam beragama >>> lebih menonjolkan manfaat daripada mudharat. >>> Banyak yg ingin menegakkan agama tapi malah menghancurkan. Memang akal budi >>> tanpa batasan, tapi akhlaqul khorimah lebih utama. Wasilah bisa macam2 tapi >>> kehormatan hati dan pikiran utk agama harus didahulukan tanpa harus merusak >>> tatanan kehidupan damai. Sulit memang mengatas namakan demokrasi, agama, >>> moral, budaya menjadi satu kesatuan yg diterima oleh semua pihak. Tapi >>> itulah tantangan para pemimpin yg harus bijak. Tapi siapakah dia? Masih >>> menjadi impian. Tks. >>> Salam, >>> Zorion Anas, 58, Padang >>> >>> Pada 2014 1 11 16:13, "Dr. Saafroedin Bahar" >>> <[email protected]> menulis: >>> -- >>> . >>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain >>> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>> =========================================================== >>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >>> * DILARANG: >>> 1. Email besar dari 200KB; >>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>> 3. Email One Liner. >>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >>> mengirimkan biodata! >>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>> mengganti subjeknya. >>> =========================================================== >>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >>> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>> --- >>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup >>> Google. >>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain >> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup >> Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim >> email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti > subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup > Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim > email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
