PUYU
   
  Oleh : Dr. H. K. Suheimi
   
  Waktu kecil saya suka menangkap ikan puyu. Disawah dan dibandar dibalik 
rumput saya tangguk ikan puyu. Ikan yang tahan di air tergenang dan tahan 
didalam lumpur, dalam suasana sesulit apapun puyu dapat hidup.
  Bila saya berikan dia jentik - jentik nyamuk dengan segera diburu dan 
dilahap. Saya perhatikan cara memburu jentik ini dan saya asyik melihat 
kesigapan dan ketangkasannya. Tapi kini ikan puyu sudah agak jarang saya temui. 
Sisiknya yang kehijauan dan duri - durinya yang tajam terlihat seakan ikan ini 
seram dan ganas.
              Puyu ini tak begitu disukai banyak orang karena banyak duri 
disekujur tubuhnya. Tapi hari ini saya teringat puyu si pemburu dan si pemakan 
telur dan jentik nyamuk, karena hari ini dimana - mana berita demam berdarah 
sedang gencar - gencarnya.
  Wabah yang sekarang ini sangat menakutkan karena sudah 300 orang yang 
diserangnya meninggal. Karena diserang oleh virus dengue tipe 3. Dulu virus ini 
hanya tipe 1 dan tipe 2 rupanya sekarang terbentuk lagi strain yang baru yang 
ganas dan mematikan. Biasanya kalau virus tipe 1 dan 2 yang menyerang maka yang 
menderita penyakit banyak minum, biasanya sembuh.
  Tapi tipe 3 ini dengan cepat menurun trombosit, yang menyebabkan terjadi 
perdarahan diseluruh tubuh dan usus, sehingga orangnya muntah dan berak darah. 
Tak tertolong karena sulitnya darah dan sukarnya mendapat trombosit pengganti.
  Penyakit ini disebabkan oleh nyamuk aedes aegypty, dikenal sebagai nyamuk 
elit karena jentiknya berkembang di air jernih dan mencari makanannya diwaktu 
siang sekitar pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB. Nyamuk dewasa disamping 
menularkan penyakit dia berkembang biak. Dan bersembunyi didalam rumah dibalik 
lipatan - lipatan kain atau baju yang tergantung.
  Biasanya nyamuk dewasa ini dimusnahkan dengan pengasapan dengan kadar obat 
yang tertentu hingga tak berbahaya bagi manusia. Pengasapan yang pertama 
memusnahkan nyamuk dewasa. Tiga hari kemudian jentik - jentik menjadi dewasa 
pula dan harus disemprot lagi kemudian 12 hari lagi telur akan menjadi jentik 
dan nyamuk dewasa sehingga harus disemprot lagi.
  Jadi sebetulnya agar bisa memusnahkan nyamuk itu sejak dari jentik sampai 
dewasa dilakukan semprotan 3 kali.
  Alangkah baiknya pula bila disamping disemprot untuk nyamuk dewasa, ikan puyu 
dilepaskan untuk memusnahkan telur dan jentiknya. Maka diseru agar kita mau 
memelihara dan melepaskan puyu, dikamar mandi dalam gentong, tempat air 
tergenang atau kolam renang. Karena banyak kolam renang yang tak terpakai dan 
banyak air hujan yang tergenang.
  Saya pandang ikan puyu itu ikan yang hebat sebagai pemburu, memburu jentik 
nyamuk apakah nyamuk elite atau nyamuk malaria atau nyamuk biasa. Maka dia saya 
juluki sebagai pahlawan.
  Agaknya bila semua masyarakat mau memelihara puyu. Banyak nyawa yang bisa 
diselamatkan dan banyak kerugian yang bisa dikurangi. Lebih - lebih dimusim 
hujan. Musim hujan ternyata bukan hanya menyebabkan banjir, juga menyisakan 
penyakit demam berdarah. Sebetulnya bukan itu saja banjir memang mengundang 
begitu banyak penyakit, justru disaat mulai surut. Semuanya terpulang pada satu 
kata yakni sanitasi.
  Bayangkan manakala air mulai menyusut begitu banyak materi terbawa oleh air 
dan akhirnya terpuruk menjadi bahan tak terpakai alias sampah. Ditambah lagi 
dengan terbatasnya peresediaan air bersih, yang notabene merupakan syarat utama 
bagi hidup sehat. Keadaan ini mengundang banyak penyakit : mulai diare, infeksi 
saluran pernafasan, penyakit kulit termasuk demam berdarah dengue (DBD).
  Nyamuk aedes aegypty si pembawa virus dengue (demam berdarah) siklus hidupnya 
sangat dipengaruhi oleh kelembaban udara.
  Penderita DBD biasanya berkisar dari usia setahun sampai usia dewasa, namun 
berdasarkan catatan , kini bayi dibawah 1 tahun pun tak luput dari serangan DBD.
  Virus dengue yang dapat ditularkan dari satu orang lain lewat gigitan nyamuk 
aedes aegypty. Uniknya, nyamuk ini hanya beraktifitas (mencari mangsa) pada 
siang hari, sementara malam hari entah bersembunyi dimana. " biasanya mereka 
menggigit korbannya sekitar pukul 08.00 sampai 12.00 siang dan antara pukul 
03.00 sampai 05.00 sore. Selain memiliki ciri khas dalam beraktifitas, nyamuk 
ini juga memiliki jarak terbang yang relatif tidak jauh, yakni sekitar 20 
meter. Jadi jika ada nyamuk yang menggigit kita itu adalah nyamukku. Kerna 
nyamauk itu tak sanggup terbang jauh, hanya berada di pekarangan. Berarti 
kitalah yang memelihara dan mengembang biakkan nyamuk serta menyebar 
luaskannya. Jika kita dan keluarga kenna Demam Beradarah jangan salahkan orang 
lain, kesalahan terletak pada diri sendiri, karena nyamauk yang bertebangan itu 
adalah "Nyamukku".
  Kasus DBD sering terjadi di Asia Tenggara, misalnya di Thailand, Malaysia dan 
Indonesia. Di Singapura kasusnya jarang terjadi begitu pula AS atau Australia. 
Oleh karena itu dokter di Indonesia relatif lebih berpengalaman dalam 
menghadapi DBD.
  Untuk itu ingin saya petikkan sebuah firman sucinya  dalam Al Qur'an 
   
  Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang 
lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa 
perumpamaan itu benar dari Rabb mereka,tetapi mereka yang kafir 
mengatakan:"Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?". Dengan 
perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan oleh Allah, dan dengan perumpamaan 
itu (pula) banyak orang yang diberinya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan 
Allah kecuali orang-orang yang fasik, (QS. 2:26)
     
  Tulisan ini dapat dilihat di Website WWW.ksuheimi.blogspot.com 


       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke