Pak doto Hilman jo para sanak sa palanta yth Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakaatuh
Sebenarnya sudah banyak tulisan tentang Dewan Banteng dan PRRI. Namun tetap diperlukan pencarian fakta sejarah lebih lanjut untuk melengkapi pemahaman thd rangkaian peristiwa yg terjadi. Kenapa? Karena proses pengambilan keputusan2 mulai dari pertemuan antara politisi dan militer di Sungai Dareh pada akhir th 1957 sampai ultimatum tgl 10 Februari 1958 dan deklarasi PRRI tgl 15 Februari berlangsung dalam waktu yg relatif singkat. Diharapkan ada yg dapat menjelaskan kenapa semua itu dilakukan dg ter-buru2. (Bagageh kata orang Minang...Kesusu kata orang Jawa). Karena kita membicarakannya 56 tahun kemudian, kita mengetahui bahwa ultimatum Dewan Banteng dan deklarasi PRRI dalam rentang waktu 120 jam (5x24 jam) itu telah menimbulkan penderitaan besar bagi penduduk Sumbar selama 3 tahun kemudian. Traumanya telah dirasakan sampai ber-tahun2 sesudahnya. Konon kabarnya para tokoh Dewan Banteng dan pemimpin PRRI sangat percaya diri karena akan dapat bantuan dari pemerintah Amerika. Perjuangan mereka melawan pemerintah pusat yg condong kepada PKI. Yang kita ketahui ternyata penyerangan oleh tentara pemerintah pusat (APRI) dipimpin oleh Kolonel Ahmad Yani (alm) yang telah menyelesaikan pendidikan sbg perwira menengah di Amerika Serikat. Dan terbukti strategi militer Yani sangat brilian krn dalam waktu 3 bulan semua kota besar telah jatuh ke tangan APRI. Bantuan Amerika Serikat memang ada tapi sedikit sekali, tidak ada artinya dalam pertempuran2. Kita ketahui juga kemudian bhw APRI telah menjadi kekuatan yg bersaing dg PKI, sehingga terjadi clash yg menewaskan Jenderal A. Yani dan stafnya. Dari fakta itu bisa diduga bahwa para tokoh Dewan Banteng dan PRRI mungkin salah menilai peta percaturan politik di pusat, khususnya sikap politik APRI. Juga diharapkan ada yg bisa menjelaskan kenapa pakai nama Pemerintah REVOLUSIONER Republik Indonesia ? (Huruf besar utk penekanan). Kenyataannya mungkin kata Revolusi itu yg mengilhami Soekarno utk malang melintang sebagai diktator mulai 1959 sampai dilengserkan tahun 1967. Ambo malangkok i posting pak doto Hilman. Mudah2an ado sanak nan bisa manjalehkan. Salam, Fashridjal M. Noor Sidin/L/66/Bdg - waktu itu masih SR (Sekolah Rakyat) Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: Hilman Mahyuddin <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 10 Feb 2014 21:13:50 To: rantaunet<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] Dewan prejuangan Assalamu'alaikum wr wb. Sanak nan dipalanta nah.Hari ini 56 tahun yang lalu. Ahmad Husein-ketua Dewan Banteng mengumumkan tuntutan terhadap pemerintah Pisat agar memenuhi tuntutan daerah dalm 5 X 24 jam yg antara lain : Bubarkan Dewan Nasional,utuhkan kembali Dwitunggal serta tunjuk Hamengkubuwpno IX menjadi Perdana Menteri.Apokah ado sanak nan bisa malangkok i peristiwa nantun?tgl 15/02-1958 baru diumumkan PRRI.Wassalam,Hilman ( waktu itu klas 3 SGB Batusangka ) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
