Kalau daftar *Fortune 500* disigi, tiap tahun daftar orang superkaya
Indonesia itu diduduki oleh para taipan tembakau. Kehidupan para buruhnya
bagaimana?
Yang sudah lupa sejarah, bacalah lagi tulisan-tulisan seperti *Koeli
Kontrak *karya Mohammad Said.  Tidak di Timur tidak di Barat (diabadikan
lewat karya sastra Uncle Tom's Cabin karya Harriet Beecher Stowe) kehidupan
buruh tembakau dari dulu selalu jauh lebih menderita dari buruh perkebunan
kopi atau teh.

Tapi siapa yang membuat kaya para taipan tembakau itu, sampai kemudian
bisnis mereka beranak pinak?

Kalau alasan kesehatan dan agama tidak mempan ("kan banyak juga ustadz atau
kiai yang merokok?"), kanda Zultan dan para dosen di kampus seringlah putar
film "The Insider" (sutradara Michael Mann, pemain Russell Crowe, Al
Pacino, dll). Ini film bagus yang menggambarkan "untold story"
rencana-rencana rahasia industri rokok. Para sanak palanta yang jadi bos di
kantor, atau di lingkungan yang banyak perokok, putarkan juga film ini
 agar pada melek tentang "hidden agenda" para pabrikan rokok yang lebih
serius.

Wacana kita tentang rokok selama ini sangat banal, selalu diseret ke
masalah pro-kontra soal kesehatan. Padahal itu hanya pucuk gunung es. Badan
gunung es sendiri tak pernah diulas, karena memang tak terlihat, dan justru
itulah yang diinginkan para pabrikan, agar mereka terus menjadi milyuner.

Beberapa musisi asing (yang konon lebih "liberal") kini semakin banyak yang
tak mau konser mereka disponsori perusahaan rokok. Di sini? Dapat donasi
dari yayasan perusahaan rokok seperti ketiban anugerah luar biasa. Dari
sektor pendidikan, olahraga, sampai kesenian.

Wass,

ANB
 45, Cibubur

* *

Pada 1 Maret 2014 10.50, ZulTan <[email protected]> menulis:

>
>
> Dulu lah panah ambo sampaikan fakto nan ko.
>
> Benyamin S., 5/9/95, meninggal usai main bola kaki.
>
> Basuki, 12/12/07, berpulang selepas ber-futsal ria.
>
> Burhanuddin Napitupulu petinggi Golkar, 21/03/10, mangkat saat golf.
>
> Adjie Massaid, 5/2/11, wafat setelah sepakbola.
>
> Mudiono (Aiptu Polesek Solo), 7/12/13, meninggal ketika main badminton.
>
> Karma (34, buruh di Poliwali Mandar), 27/01/14, melepaskan nafas terakhir
>  saat tanding bulutangkis kejuaraan antardusun.
>
> Apo bisa masuak "haram" pulo bulutangkis, futsal jo sepakbola dek fakta di
> ateh. Hehe...
>
> Samantaro, alun tadanga kabar urang mati dek abih atau sadang marokok.
>
> Walaupun baitu, ambo indak marokok doh!
>
>
> Salam,
> ZulTan, L, 53, Bogor
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>   1. Email besar dari 200KB;
>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke