Mudah-mudahan ndak tajadi di ranah yg akan dipelopori JTR dgn Lipponya..

Mungkin judul *Naga Cina Melilit
Garuda*<http://www.rodazaman.info/tahukah-anda/conspiracy/naga-cina-melilit-garuda/>
terlalu
provokatif bagi sekelompok orang yang mengetahui tentang permainan ekonomi
ini, tetapi itulah kenyataan sekarang. Bak sebuah Grand Design yang mulai
terkuak tetang MOU ACFTA yang di sepakati oleh beberapa negara ASEAN
termasuk Indonesia.

Di sini yang kita bahas adalah cuma indonesia dan bukan negara yang di
sekitar kita. Sejak awal ACFTA kumandangkan sudah mengundang pro dan kontra
tentang bakal hancurnya sistem perekonomian indonesia terutama industri
dasar yang banya menggunakan tenaga kerja padat karya.

Entah terlibat dalam skenario atau tidak, pemerintah lewat menteri
perdagangan sangat gencar meyakinkan kalangan industri dan pengusaha bahwa
ACFTA ini akan menguntungkan hubungan Indonesia dengan China. Tak hanya
itu, dari hasil pantauan ada beberapa media yang sangat gencar
mengkampanyekan bahawa ACFTA sangat menguntungkan dan tidak merugikan.

Beberapa MEDIA MASSA dari Januari sampai Maret 2010 gencar mengkampanyekan
keuntungan perdagangan Indonesia-China. Beberapa topik seperti usaha batik,
tekstil dan beberapa komoditi yang dianggap aman. Seperti ada yang mengatur
bahwa hubungan perdagangan ini akan aman dan menguntungkan Indonesia.

Kenyataannya sekarang ketika pemerintah Indonesia menaikan tarif listrik
untuk industri, yang akhirnya membuat industri kita megap-megap karena
pasti akan menaikan ongkos produksi. Bukan tidak mungkin perusahan tutup,
dan memilih menjadi importir barang-barang dari China yang murah meriah.

Jadi bisa dibayangkan tenaga kerja produktif kita hancur hanya gara-gara
pemerintah bermain dengan konspirasinya. Dapat dibayangkan jika buruh-buruh
perempuan akan menjadi PELACUR demi mempertahankan hidupnya, Buruh
laki-laki akan menjadi RAMPOK demi Hidupnya, anak-anak mereka akan kembali
ke jalan dan menjalani HUMAN TRAFFICKING.

Dapat dibayangkan bagaimana Operasi Intelijen China yang menggerakkan
agen-agen Diasporanya untuk keuntungan negaranya.

Cukup wajar bila banyak orang takut. Selama dua tahun terakhir, neraca
perdagangan Indonesia-Cina telah bernilai negatif. Selain itu, sangat nyata
dalam kehidupan sehari-hari bahwa barang Cina telah membanjiri pasar dalam
negeri. Cukup banyak pengusaha pun telah menyatakan kesulitannya untuk
bersaing dengan produk-produk murah Cina dan beberapa ahli telah
memperkirakan hilangnya ratusan ribu pekerjaan karena banyak perusahaan
akan gulung tikar karena kalah dalam persaingan.

Semua kondisi ini terlihat sangat menyudutkan Indonesia, apalagi ketika
dihadapkan dengan ACFTA. Namun, seperti apa sebenarnya pola perdagangan
yang terjadi dengan China?

Data perdagangan yang ditunjukkan oleh komisi perdagangan PBB ternyata
cukup mengejutkan. Berlawanan dengan kepercayaan umum bahwa Ekspor
Indonesia ke China utamanya adalah bahan mentah, ternyata porsi terbesar
ekspor Indonesia ke China adalah barang konsumsi (tahun 2008: 35,5% dari
ekspor Indonesia-Cina), lalu di tempat kedua adalah bahan mentah (tahun
2008: 31,7% dari total ekspor Indonesia-China), dan di tempat ketiga adalah
barang setengah jadi (tahun 2008: 28% dari total ekspor Indonesia-China).

Selain itu, juga berlawanan dengan kepercayaan umum bahwa impor Indonesia
dari Cina adalah barang konsumsi sehingga industri pengolahan akan mati,
ternyata impor utama Indonesia dari Cina adalah barang modal (tahun 2008:
43,3% dari total impor Indonesia dari China), lalu di tempat kedua adalah
barang setengah jadi (tahun 2008: 35,5% dari total impor Indonesia dari
China) dan baru di tempat ketiga lah barang konsumsi (tahun 2008: 14,7%
dari total impor Indonesia dari China.

Tak dapat di pungkiri bahwa sekarang Naga China betul-betul melilit
Garuda<http://www.rodazaman.info/tahukah-anda/conspiracy/naga-cina-melilit-garuda/>
yang
secara politik negerinya sudah carut marut.

Sumber :
http://www.rodazaman.info/tahukah-anda/conspiracy/naga-cina-melilit-garuda/#.Ux8ywfRdUaz

*----- Rapat Rutin Pengurus Serikat Harus Tetap Ada. **Karena Disitulah
Hati, Jiwa Dan Semangat Pengurus Dipertemukan, Diingatkan Dan Dipersatukan
-----*

*Salam dan Terima Kasih,*
*Dedi Suryadi*

_____________________________________________________________________________
                       *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang
Berani Bertindak Dan   *****
      ******Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil
Konsekuensi (Jawaharlal Nehru**)* *****
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
          "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The
Others" (Hadith by Bukhari)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...
".....*****
                  "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke