Suruah anak kamanakan awak, jan balanjo dan baubek kaingkin. Bubar sendiri dan bakirok lippo tu. .
-------- Original message -------- From: asmun sjueib <[email protected]> Date:03/11/2014 1:59 PM (GMT-05:00) To: [email protected] Cc: [email protected] Subject: Bls: [R@ntau-Net] (OOT) Lippo Pastikan Pembangunan Proyek di Padang Berlanjut Aww. Duns DZ jo Palanta n.a.h. aaa) Manuruik pandapeik ambo pribadi iyolah capek2 sajo wak bakameh menghadapi basamo dalam bantuek apopun (hukum, demo, gerakan rahayat Nagori, dlsbnya), karano "zat" itu bana nan ka mahabiskan ABS SBK di Minangkabau. bbb) Ambo iyolah satuju bona wak membentuk kelompok2 karajo/team hukum / legal, dlsbnya tanpa mengurangi hak2 hidup masyarakat adat Minangkabau. ccc) Sinyalemen Ddn. Sur jo suaro2 Palanta tanasueklah harian majalah dlsbnya.saatnyo bersatu padu mengangkat "senjata" pena, jo action damai lainnyo as long as indak menjadi "Sara" atau "human rights" atau sejenis lainnyo. ddd) Pembangunan di SB bukanlah semato pembangunan phisik dan materil, akan tetapi adolah pembangunan manusia seutuhnyo berdasarkan philosophy ABS SBK. Wass., Haasma Depok Pada Rabu, 12 Maret 2014 0:46, Zaid Dunil <[email protected]> menulis: Sanak sapalanta RN n a h Ass ww Masalah Lippo ko ala impik baimpik. Samulo hanyo masalah investasi benilai Rp. 3 T. Digoyang dengan isu kristenisasi terselubung, dipalangkok jo isu gratifikasi nan dituduahkan ka pamuko pamuko Minang seperti Pak Azwar Anas , Irman Gueman dan pamuko lainnya nan menghadiri peletakan batu partama Proyek Lippo. Tarnyato isu nan paliang laku adolah isu kristenisasi terselubung. Semua organisasi Islam yang dimotori MUI melakukan demo besar2an menentang proyek Lippo itu. Akhirnya Wako Padang terpaksa hanya menyetujui sebagian proyek Lippo dan proyek Hotel dan Rumah sakit ditolak. Wako Padang tetap mengizinkan Lippo melanjutkan proyek Mall . Semula partai partai Islam kompak menentang proyek Lippo itu dan saat terakhir hanya PKS yang masih menolak.Apakah penolakan itu hanya untuk memenangkan Pilkada ? Sekarang kursi Wako Padang sudah ditangan PKS. Logikanya dengan Kepemimpinan Sumbar dan juga Wako Padang sudah dipegang PKS maka proyek Lippo pasti ditolak. Kalau proyek itu berlanjut sesuai yang disampaikan oleh pihak Lippo , maka tentu Wako sekarang yang PKS itu akan berlidung atau berdalih bahwa Izinnya adalah dari Wako yang lama. Dia sebagai Walikota yang baru tentu tidak etis kalau membatalkan izin yang sudah dikeluarkan okeh Wako sebelumnya. Kalau hal itu terjadi , maka jelas bahwa isu Investasi Lippo itu dimanfaatkan PKS untuk meraih kursi Wako Padang. Dan kesimpulannya hanya satu “poitik itu menghalalkan segala cara atau politik itu kotor” Mudah mudahan tidak demikian yang terjadi. Semoga Wako Padang yang PKS ini tetap konsisten menolak Lippo. Sehingga apa yang disampaikan pejabat Lippo bahwa proyeknya di Padang tetap jalan hanya ilusi dia saja. Kito simaklah apo nan katajadi , Wass Dunil Zaid,71. Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia Pdg, Tingga di Jkt. 2014-03-11 22:25 GMT+07:00 Irwan Setiawan <[email protected]>: Kareh hati urang ko mah mamanda,,, baa caro nyo lai tu?. ---------- Pesan Terusan---------- Dari: "Sri Yansen Tanjung" <[email protected]> Tanggal: 11 Mar 2014 15:25 Subjek: [R@ntau-Net] (OOT) Lippo Pastikan Pembangunan Proyek di Padang Berlanjut Kepada: <[email protected]> Cc: Dunsanak sadonyo.. ba'a gak ati? Jadi sebagian atau berita ko nan kurang akurat... wassalam Sri Yansen/Lk/42/tanjuang/asa Painan http://properti.kompas.com/read/2014/03/11/1444548/Lippo.Pastikan.Pembangunan.Proyek.di.Padang.Berlanjut PADANG, KOMPAS.com - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) akan melanjutkan proyek multifungsi (mixed use development) Lippo Plaza di Padang, Sumatera Barat, tahun ini, yang ditengarai bermasalah dengan perizinan. Vice President Head of Corporate Communication LPKR, Danang Kemayan Jati, memastikan kelanjutan proyek tersebut di sela-sela peluncuran Embarcadero Park, kepada Kompas.com, Kamis (6/3/2014). "Tak ada masalah dengan perizinan. Semua izin sudah lengkap. Jadi, tak ada alasan untuk menunda pembangunan Lippo Plaza," ujar Danang. Kepastian tersebut ditegaskan kembali oleh Danang pada Selasa (11/3/2014). "Jadi dong... gak ada masalah," tambahnya. Untuk diketahui, Lippo Plaza merupakan properti terintegrasi yang dilansir pada 10 Mei 2013 lalu. Lippo Plaza terdiri atas rumah sakit berskala internasional, hotel bintang lima, fasilitas pendidikan, dan pusat perdagangan. Proyek yang diprediksi senilai total Rp 1,3 triliun tersebut memiliki total luas bangunan 94.000 meter persegi, meliputi rumah sakit internasional berkapasitas 300 tempat tidur. Selain itu, terdapat Hotel Aryaduta sebanyak 200 kamar, Sekolah Padang Harapan yang dapat menampung 1.680 siswa, serta pusat perdagangan seluas 55.000 meter persegi. Beberapa penyewa utama sudah siap masuk untuk mengisi pusat perdagangan yakni Hypermart dan Matahari Department Store, bioskop, pusat kebugaran dan perbankan. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dari grup ini dan berhenti menerima email dari grup, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dari grup ini dan berhenti menerima email dari grup, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
