Kanda Maturidi,
Banyak bana nan maundang pazinaan di negara awakko kanda. Mulai dari siaran tv, 
majalah,  orgen tunggal, warnet dll. Itu nan jaleh. Nan mandok2 manjua video 
porno tantu banyak pulo. 

Baa gak ati.....

-------- Original message --------
From: Maturidii <[email protected]> 
Date:03/12/2014  11:27 AM  (GMT-05:00) 
To: [email protected] 
Cc: [email protected] 
Subject: [R@ntau-Net] IKLAN MENGUNDANG PERZINAAN BAGI USIA SEKOLAH DARI SD KE 
MAHASISWA DI FACEBOOK LANGKOK JO POTONYO 

 
IKLAN MENGUNDANG PERZINAAN BAGI USIA SEKOLAH DARI SD KE MAHASISWA DI FACEBOOK 
LANGKOK JO POTONYO
 
Sana-sanak di palanta n.a.h
ALAH DAPEK KAWAN MANOLONG MAMUEK POTO-POTONYO
BIA JALEH DI SANAK-SANAK PALANTA, APO NAN DISUREKANNYO DISITU
 
Ada iklan di facebook yang mempromosikan obat-obat  produksi/hasil karya atau 
mengatasnamakan dr Boyke Nugraha.
 
Yang saya tahu hanya facebook, mungkin juga ada media lain, tolong sanak-sanak 
tambah nanti.
 
Mungkin juga ada yang akan mengetawakan saya kenapa saya masih menpersoalkan 
ini.
 
Ini dipersoalkan karena mengganggu agama kita.
 
Apa tidak sebaiknya kalau akan diklankan juga dimana-mana:
 
“ Untuk kesehatan reproduksi anda hubungi dr Boyke Nugraha”
 
Atau ada kalimat lain yang lebih memelihara agar anak muda-muda usia 
sekolah/mahasiswa tidak dirangsang untuk melakukan perzinaan.
 
 
Menurut pandapat saya Iklan ini akan menghancurkan islam di Nusantara.
 
Iklan ini sangat merangsang anak-anak umur pra puber dan yang sedang puber 
SD/SLTP/SLTA untuk mencoba. Karena ada diiklankan dengan adegan ranjangnya, 
meskipun tak secara utuh.
 
Iklan ini menurut saya tidak sekedar iklan pornografi tapi iklan yang bertujuan 
besar untuk merusak nilai-nilai islam.
 
Kalau sebagian besar umat islam pada usia SD/SLTP//SLTA sudah melakukan 
perzinaan maka ABS SBK yang didengungkan di Sumbar,
Alquran dan Hadis serta  akhlak mulia dari Nabi Muhammad yang harus diikuti dan 
 dicontoh seperti yang didengungkan oleh kelompok besar umat islam termasuk NU, 
Muhammadyah, Hizbutahrir dan yang lain-lainya, sudah tak ada gunanya. Umat 
islam hanya akan mendengar tapi tidak akan melaksanakan.
 
Bukan tidak mungkin gara-gara iklan obat dr Boyke Nugraha/mengatas namakan dr 
Boyke Nugraha ini anak-anak kita di pesantren akan akan terimbas juga.
 
Bagaimana langkah kita sanak-sanak di lapau/Rantaunet, mencegah berlajutnya  
iklan  di facebook ini. Ini akan mengenai juga kepada anak dan cucu kita umat 
islam.
 
Iklan yang menggunakan dr Boyke  di facebook dalam merusak Islam jauh lebih 
dahsyat dari:
 
1.    RS Lipo Grup /Kristenisasi yang kita tolak di Sumbar.
2.    Rencana kristenisasi untuk seluruh Nusantara
3.    Dari Korupsi, Terooris dan Narkoba.
 
Dalam hal ini kita tak bisa menggunakan falsahaf pak Sarwono Kusumaatmaja “ 
kalau tak suka ya jangan lihat atau kalau iklan TV, matikamn TV nya”
 
Falsafah itu tak bisa dipaokai lagi karena sekarang TV dan internet itu sudah 
dalam sakunya anak-anak.
 
Usul saya:
Kita atas nama Rantaunet, boleh nama saya paling atas dan ditanda tangani kita 
kirim ke”:
1.    Ke Dr, Boyke Nugraha agar memperbaiki iklan obatnya
2.    Ke Menkominfo
3.    Ke provider yang menyediakan layanan iklan itu.
4.    Kemana lagi yang perlu
Tolong tambah atau kurangi oleh sanak-sanak yamng paham hukum dan komunikasi.
 
Kalau tidak diindahkan dan masih meneruskan, nanti jangan disalahkan umat islam.
 
Kita harapkan kepada semua anak bangsa, demi kenyamanan hidup berbangsa dan 
bernegara, yang tidak disukai umat islam janganlah diperbuat dinegeri ini.
 
Kalau itu tidak diperhatikan peristiwa demi peristiwa yang tidak diingingkan 
akan terjadi sesama anak bangsa dinegeri ini.
 
 
Untuk sekedar gambaran saya lampirkan iklan tersebut
 
Mohon pendapat sanak-sanak di Palanta.
 
Sakitu dulu.
Wass,
 
Maturidi (L/75) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau
 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke