Sanak Palanta RN NAH. Kiro2 3 tahun lalu ambo pernah basuo jo Ughang Awak juo nan ahli mengenai peritikkan iko. Beliau dipakai pemda Jabar untuk melebarkan peternakan itik skala kampung. Caronyo sarupo dengan model Kanda MN. Tapi ado persyaratan2 yang harus dipenuhi, antara lain kandang terbuka dan dilantai dengan plastik atau terpal, tidak perlu kolam air kalau ndak salah.
Apokah ado sanak palanta RN yang mengetahui metode peternakan itik tanpa gembala ini. Mungkin dengan malewakan model peternakan ini kita bisa lebih mumpuni mengelolanya. Insya Allah ambo berusaha mencari sanak kito yang dipakai pemda Jabar tersebut. Salam, Darwin Chalidi, Tangsel 2014-03-14 7:17 GMT+07:00 Zubir Amin <[email protected]>: > Assalamu'alaikum wrwb! > > > Pak Mochtar Naim nn baik n sanak Palanta nn berbahagia. > Ambo(JB) mencoba mencer na dgn kepala dingin atas tulisan Pak Mochtar > perihal subject diateh. > Satu tulisan nn ditulih saca ro analitis akademis populer sehingga mudah > dicerna n dipahami bukan saja oleh para akademikus nn baasa dari kam puang > Taluak Mudiak,Nagari Taluak IVSuku,Kec.Banuham pu,Kab.Agam,tapi juga bisa > di cerna oleh para sanak nn cuma tamaik SMUP n SMUA. > Kok io nanti (Insya Allah)tacipta dikalangan para kawula dinagari tu baik > nn dirantau n ranah 'saciok bak ayam,sa danciang bak basi',JB lah bisa > membayangkan betapa banyaknya ke manfa'atan nn diperoleh masyarakat > Kampuang Mudiak tu pak Mochtar,aghah wong Jowo bilang'gemah ripah loh > jinawe,tata tenrem karta raharja,padi menguning joyo royo,bebek pulang > kandang rio2'(ndak tapek bana).Iko baru dari kerberhasilan mama liharo > Itiak Aia secara terpadu > Ado saketek pemikiran JB terhadap pandangan(tulisan) dari planning pak > Mochtar mamaliharo itiak aia diateh tabek lauak.Menurut pak MN,kandang > itiak tu dibuek saparo ditapi tabek(daratan) n saparo lai diateh tabek.Nn > diateh ta bek ko spy zirit itiak langsua ang jatuh kabawah tuk makanan > luak. > Pak Mochtar n sanak palanta,(fyi),kurenah itiak aia ko tarutamo > saat(musim) bata lua bedo bana kurenahnyo jo itiak2 sarati(manila),ayam,n > angso. > Itiak aia ko batalua dimaa2 sajo baik nn dikandangkan or nn digubalokan > disawah-sawah Mereka tidak batalua disarang nyo(khusus). JB khawatir caro > baru ko nantinyo talua2 tu akan jatuah kadalam tabek n rusak. > Jarami or apolah namonyo nn ditaruh utk itiak lalok n batalua, tidak akan > berfungsi krn sesuai dg kurenah itiak aia ko nn sulit dikendalikan. > Jadi, ado baiknyo lantai kandang nn diateh tabek tu dibuek sedemikian > rupa(jarak masing lantai n hrs miriang senek)) shg talua2 itiak tu mudah > diambil n dak jatuah kadalam tabek n aman bagi petugas nn ka mangumpulkan > talua2 tu. > Semoga ado gunonyo n selamat sekali lagi tuk pak Mochtar atas tulisannya > itu. > JB,DtRJ,75thn,sk Mandahi liang,IVAngkek Padusunan,Pia man > Timur,Bonjer,Jakbar. > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry(R) smartphone > ------------------------------ > *From: * Mochtar Naim <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Thu, 13 Mar 2014 23:32:59 +0800 (SGT) > *To: *[email protected]<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *[R@ntau-Net] Ide pembangunan Usaha Bersama Perternakan Itik > > > > *Kawan2 di Rantau Net yang budiman,* > *Assalamu'alaikum w.w.,* > > > * Di bawah saya turunkan surat saya kepada sanak-saudara saya dari > Kampung Taluak Mudiak, Nagari Taluak IV Suku, Kec Banuhampu, Kab Agam, yang > isinya mengajak mereka semua, baik yang tinggal di kampung maupun di > rantau, di mana saja, untuk ber-sama2 membangun perusahaan peternakan itik > yang tidak lagi digubalokan ke sawah, tapi dikandangkan di atas tabek. > Kebetulan kampung Taluak Mudiak dan Banuhampu umumnya banyak air dan banyak > tabek pula. Usaha peternakan bersama ini berbentuk koperasi syariah. > Skalanya dimulai dengan usaha kecil-menengah yang dikelola dengan manajemen > koperasi moderen, untuk nanti bisa dikembangkan menjadi usaha menengah > besar dengan target 1000 ekor itik. * > * Sembari mengharapkan saran2 dari kawan2 di RN, mungkin ide seperti > ini bisa ditularkan pula ke Nagari kita masing2, baik yang berbentuk usaha > peternakan itik, ayam, kambing, sapi, kerbau, dsb, maupun usaha2 bersama > lain yang beruang lingkup Nagari, yang disesuaikan dengan potensi SDA > maupun SDM yang dimiliki di Nagari itu.* > * Ini kiranya satu contoh bagaimana kita di rantau bisa ikut berbuat > dalam turut membangun Nagari kita masing2.* > * Wassalam,* > > > > * Mochtar Naim* > > *-------------------* > > *Ciputat, 12 Maret 2014* > > *Dari Mochtar Naim* > *Kompleks Inhutani Blok M5* > *Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.* > *HP 0813 1719 8778. Email: **[email protected]*<[email protected]> > > *Kepada yth* > *Sanak-saudara semua Warga Taluak Mudiak,* > > *(Nagari Taluak IV Suku, Kec Banuhampu, Kab Agam)* > *baik yang di kampung maupun yang di rantau* > *di mana saja,* > > *Assalamu 'alaikum w.w.,* > > * Di bawah saya sampaikan sebuah rencana awal dari sebuah usaha bersama > berbentuk usaha perternakan itik yang dikelola secara koperasi syariah.* > * Saya mengharapkan agar semua kita mempelajari dan membahasnya serta > mengambil keputusan secara bersama. Rasanya waktunya kita sekarang > meningkatkan usaha ekonomi kita secara bersama di kampung di samping > melanjutkan usaha kita masing2 di tempat kita masing2. * > * Pengurus organisasi PKK dan pengurus kampung rasanya akan cocok > sekali untuk mengambil inisiatif membicarakan rencana ini dan membahasnya > serta menyepakatinya. Begitu juga dengan organisasi se kampung di rantau > masing2 di manapun. * > * Mari kita ambil waktu sepanjang bulan Maret 2014 ini membicarakan dan > membahasnya. Mudah2an bulan April 2014 kata sepakat sudah diambil dan > membentuk Pengurus Koperasi Syariah Peternakan Itik Bersama ini di kampung > yang dipelopori oleh organisasi PKK dan Ketua Kampung, jika ide ini > disepakati. * > * Salam dari kami sekeluarga. * > * Wassalamu 'alaikum w.w.* > > * Mochtar Naim * > > *KOPERASI SYARIAH* > *PETERNAKAN ITIK BERSAMA* > *WARGA TALUAK MUDIAK,* > *TALUAK IV SUKU, BANUHAMPU, AGAM* > > * Berangkat dengan dana hibah Rp 10 juta yang diamanahkan oleh > almarhumah Hj AMN untuk tujuan produktif, mari kita bangun usaha bersama > untuk warga Taluak Mudiak, yang dikelola dan dimiliki bersama antara yang > di kampung dan yang di rantau dalam bentuk usaha koperasi syariah. Prospek > peternakan itik dalam jumlah banyak yang cocok dengan udara kampung kita > kelihatannya cukup menjanjikan. Kebetulan jenis "itik Pitalah" telah > terbukti cocok untuk dikembangkan di daerah sejuk seperti di dataran tinggi > Agam dan Tanah Datar.* > * Itik yang dikembangkan dalam jumlah besar tidak lagi dihalau ke > sawah, tetapi dikandangkan di atas sebuah tabek, yang kandangnya memanjang > dan menjorok ke tabek, yang separohnya, lebar maksimum 5 meter di atas air, > dan separoh lagi, juga maksimum 5 meter, di atas tanah tepi tabek. Untuk > pembikinan kandang ini kita mengikuti petunjuk2 yang sudah ada dari Dinas > Peternakan dan dari Fakultas Peternakan Univ Andalas. Tabek yang dipakai > diusahakan yang di pinggir kampung sehingga tidak mengganggu ke suasana > kampung.* > * Berangkat dengan jumlah itik 200 ekor (kira2 Rp 10 juta), kita > tentu saja memerlukan dana tambahan, untuk membikin kandang, makanan itik > untuk sekali musim peternakan, dan biaya pengelolaan. Kita perlu satu atau > dua orang pekerja paro waktu yang langsung mengelolakan usaha peternakan > itik ini dalam jam2 tertentu; khususnya untuk memberi makan dan menjaga > kebersihan kandang dan itiknya. Dengan lantai bilah bambu yang berjarakan > sesuai dengan ukurannya, kotoran itik akan langsung jatuh dan disapukan ke > tabek. Dengan demikian kita sekaligus juga memelihara ikan dalam jumlah > banyak di tabek itu, dengan memberinya makan dari kotoran itik itu. Tabek > itu sendiri adalah tempat mandi bagi itik2 yang turunnya ke air disesuaikan > dengan tuntunan yang tersedia. Kandangnya sendiri cukup setinggi tegak > orang (max 2 m) dengan dinding terbuka berkawat yang di bagian bawah > ditutup dengan dinding tadia. Di bagian ke luar, di atas tanah, di dinding > bagian bawah ada kotak memanjang sepanjang dinding tempat menyediakan > makanan itik, yang setiap kali bisa ditutup, bisa dibuka. Sementara di > ruang dalam ada bagian lantai yang ditutup dengan jerami yang ditebarkan > bagi itik untuk tidur, beristirahat dan bertelor. * > * Wujud produksi yang dituju adalah telur yang dihasilkan yang > terkumpul setiap hari dan itik itu sendiri, yang pada waktunya akan > mengalami masa tua dan dijual ke pasar. Pada waktunya itik2 yang tua > digantikan dengan yang baru. Kita bisa bayangkan bahwa telur itik dan itik > itu sendiri, yang masih hidup atau yang sudah dipotong, sangat diminati di > pasar, lokal maupun ke luar daerah, dalam jumlah besar.* > * Usaha peternakan itik ini dikelola dan dimiliki secara bersama oleh > semua warga Taluak Mudiak, yang di kampung dan yang di rantau. Semua > menjadi peserta dan pesaham, dan semua mendapatkan bahagian keuntungan yang > seimbang sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki masing2. Saham pemilik > tabek disesuaikan dengan nilai pemakaian tabek itu. * > * Karena untuk tahap pertama ini diperlukan dana yang cukup besar > untuk membangun kandang, penyediaan makanan itik, dan upah tenaga > pengelola, saham peserta ditargetkan minimal Rp 1 juta masing2nya pada > tahap awal ini, yang bisa diangsur per bulan. Karena bentuk usaha adalah > koperasi syariah, maka dari awal kitapun bekerjasama dengan bank syariah > manapun yang bersedia memberikan kredit tanpa bunga dan dengan prinsip > berbagi keuntungan. Sendirinya kita juga mengharapkan curahan dana UMKM > dari pemerintah Kabupaten/Provinsi, dengan kita memenuhi syarat2 yang > diperlukan. * > * Kepada para perantau dan siapapun dari warga Taluak Mudiak yang > berkelapangan dalam menyalurkan dana zakat, wakaf, infaq dan sadaqahnya, > tentu saja, tidak luas tapak tangan, dengan niru kita tampung. Dengan usaha > bersama yang bersifat produktif dan dikelola secara koperasi syariah ini, > kita ingin membuktikan bahwa kita bisa bekerja-sama dalam meningkatkan > usaha ekonomi kita secara bersama.* > * Pengelolaan manajemen dari usaha peternakan itik bersama ini > sewajarnya kita andalkan ke organisasi PKK yang selama ini juga biasa > melakukan usaha2 sosial-pendidikan, dan yang sekarang juga ekonomi. * > * Tulisan ini adalah sebagai pembuka jalan dan yang sekaligus > mendorong kita untuk merealisasikannya. Semoga kiranya mendapatkan > kesepakatan kita bersama, dan dengan itu kita mengayunkan langkah ke depan > dengan skala yang makin meningkat tiap tahunnya. Jumlah itik 1.000 ekor > dalam masa waktu yang relatif pendek tidaklah susah mendapatkannya jika > prinsip kerjasama dalam berusaha dalam bentuk koperasi syariah ini kita > kelola secara benar dan dengan niat yang ikhlas dalam semangat beramal dan > beribadah dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan kita secara bersama. > * > * Semoga Allah swt merestui dan menunjukkan jalan, amin. * > * Kami menunggu reaksi dan tanggapannya. **** > > > *Mochtar Naim* > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
