Da Mochtar NAH,

Manyindia nampak no Kiay awak ko ndak Da, baiak untuak umat Islam dan juo
untuak non muslim nan mamanfaatkan situasi iko.

Kamanyampaikan taruih tarang baliau anggan pulo, takuik di cap dan disarang
urang.

Antah lah.

 

Wassalam

Tan Ameh

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Mochtar Naim
Sent: Tuesday, March 18, 2014 9:29 PM
To: [email protected]; [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Toleransi ummat Islam Indonesia

 

To [email protected] 

Today at 9:25 PM 

Kinantaka yth,
dan Imam Mesjid Istiqlal, Kiyahi H Ali Mustafa Yaqub,
 
Toleransi ummat Islam Indonesia yang mayoritas terbesar itu tidak berhenti
hanya sampai di sana saja dalam memberikan peluang seluas-luasnya kepada
non-muslim untuk hidup bersama di NKRI ini. Malah sedemikian, sehingga
negerinya ini dibiarkan terjajah oleh kelompok kapitalis non-muslim selama 3
1/2 abad. Kemudian 3 tahun oleh Jepang. Dan sekarang, seluruh potensi
ekonomi Indonesia di tingkat atas dan menengah, di semua bidang kehidupan
ekonomi: industri, perdagangan dan jasa, diserahkan pula pada konglomerat
non-pri dan kapitalis non-muslim, dan membiarkan dirinya, demi toleransi
kepada non-muslim, menjadi buruh dan pekerja kasar, lalu cari kerja ke luar
negeri sebagai TKI dan TKW yang selalu jadi obyek permainan para kapitalis
non-muslim itu.
     Alangkah besarnya toleransi ummat Islam Indonesia itu hidup bersama
dalam sebuah negara NKRI di mana ummat Islam yang mayoritas membiarkan diri
dijajah, di kuasai dan dikendalikan oleh kelompok minoritas non-muslim baik
yang non-pri maupun asing sekalipun, dan membiarkan diri tetap miskin dan
melarat.
    Hebat ya cara berfikir kiyahi besar kita itu. MN

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke