Salam Pak A.A Manuruik pandapek ambo, tehnis untuk melaksanakan* jajak pandapek* iko agak sulik dilaksanakan ! Di dalam PERATURAN DAERAH PROPINSI SUMATERA BARAT TENTANG POKOK-POKOK PEMERINTAHAN NAGARI : BAB I, Pasal 1, no 14 ada istilah:
*Anak Nagari* : "adalah warga masyarakat yang ada di *nagari* dan *di rantau*." + + sedangkan *penduduk nagari*, bisa saja orang/bangsa lain yang menjadi penduduk di suatu nagari di SB ! http://nagari.or.id/?moda=diskusi salam Abraham Ilyas, lk. 68 th Pada 20 Maret 2014 23.12, Haswin Darwis <[email protected]> menulis: > salam pak AA jo sanak Nopen > > Ambo sangaik satuju bana pandapek dari pak AA itu diadokan jajak saluruah > sumbar,itu adolah langkah nan paliang elok sakali untuak mandapekkan suaro > jo sokongan untuak nan di cito cito kan kito basamo Sumbar DIM , > > saiyo sakato kito basamo > HD St Barbanso (piliang) > Baso Agam (KL) > > > 2014-03-20 10:43 GMT+08:00 Asmardi Arbi <[email protected]>: > > Nakan Nopen jo sanak sapalanta, >> >> Kalau ingin mandapek dukungan masyarakat Minangkabau untuak jadi DIM, baa >> kalau diadokan samacam jajak pendapat disaluruah Sumbar? Kalau hasil jajak >> pendapat labiah dari 50% atau mayoritas setuju tantu DIM ko tingga di >> perjuangkan basamo. Baa kiro2? >> Wassalam, >> AA >> >> >> On 19/03/2014 15:00, @nofend St. Mudo wrote: >> >>> Diusulkan Sumbar Daerah Istimewa, Irman: Terpenting Hak, Bukan Status >>> >>> Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) mengusulkan agar Sumbar >>> menjadi provinsi khusus, se-perti halnya Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta >>> dan (DI) Nang-roe Aceh Darussalam. Sebab, banyak keistimewaan dimiliki >>> Sumbar sehingga layak jadi provinsi khusus atau daerah istimewa. >>> "Sumbar merupakan satu-satunya daerah yang menganut falsafah adat >>> basandi syarak dan syarak basandi Kitabullah. Selain itu, hanya Sumbar yang >>> satu-satunya menganut sistem matriakat. Dengan kekhususan tersebut, layak >>> Sumbar menjadi daerah istimewa," ucapnya. >>> Dia berharap seluruh pihak, mendukung Sumbar dapat men-jadi daerah >>> istimewa. "Ten-tu untuk perjuangan ini, tak bisa sendiri-sendiri tapi >>> dilakukan bersama-sama," ujarnya. >>> Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, suatu hal wajar jika Sumbar >>> dapat men-jadi daerah istimewa. >>> "Apa yang menjadi usulan LKAAM dapat saya maklumi. Sumbar kan punya >>> kekhasan tersendiri," ucapnya. >>> Sedangkan Ketua DPD RI Ir-man Gusman mengatakan, usu-lan tersebut >>> perlu dikaji lebih da-lam lagi. Katanya, jika tiba-tiba se-luruh daerah >>> meng-ajukan usu-lan menjadi daerah istimewa, maka su-dah tak ada >>> istimewanya pe-ngu-sulan itu. "Saya kira usulan itu, per-lu lebih dikaji >>> lagi dan perlu di-per-tim-bangan secara matang," ucap-nya. >>> Menurutnya, dengan lahir-nya UU Desa telah memberikan pengakuan >>> terhadap karak-teris-tik desa yang ada di seluruh wilayah di Indonesia, >>> termasuk Sumbar. Yang penting haknya, bukan statusnya. Pengakuan yang >>> terpenting adalah terha-dap tanah ulayat, identitas lo-kal. "Dari pada >>> status, kan lebih baik kita perjuangkan hak kita. Untuk apa mengejar >>> status. Kita man-fa-atkan UU Nomor 6 ini dengan se-baik-baiknya untuk >>> menye-jahte-rakan masyarakat," ucapnya. (ayu) >>> >>> Padang Ekspres * Rabu, 19/03/2014 >>> ________ >>> >>> Balairung LKAAM jadi Destinasi Wisata Baru >>> >>> Pembangunan gedung Balairung Marawabasa Lembaga Kerapatan Adat Alam >>> Minang-kabau (LKAAM) diharapkan bisa jadi pusat informasi adat dan dapat >>> membangkitkan batang tarandam. >>> Pembangunan gedung ini disi-nergikan dengan Masjid Raya Sumbar. Sebab, >>> di kawasan terse-but dijadikan kawasan terpadu Islamic Center. >>> "Hari ini merupakan peristiwa bersejarah bagi LKAAM. Tak ha-nya karena >>> dibangunnya gedung LKAAM, tapi pembangunan gedung ini bertepatan dengan >>> lahirnya LKAAM," ujar Ketua LKAAM Sum-bar, M Sa-yuti Datuak Rajo Panghulu, >>> saat peresmian gedung LKAAM Sumbar di Masjid Raya Sumbar, kemarin (18/3). >>> Ia mengatakan, kemarin tepat usia LKAAM Sumbar 48 tahun. Gedung LKAAM >>> dapat dijadikan posko utama adat. Siapa saja dapat mengetahui informasi >>> soal adat Minangkabau ketika berkunjung ke sini. Keberadaan gedung LKAAM >>> dapat mem-bangkit batang tarandam dan media harmonisasi negara dan >>> masyarakat. >>> Menurutnya, gedung itu memiliki makna. Balai-rung sebagai tempat >>> pertemuan adat. Basa adalah kebesaran dan keagungan yang nanti akan >>> dipergu-nakan sebagai tempat aktivitas menjalankan ajaran Adat Basandi >>> Syarak-Syarak Basandi Kitabullah. >>> Di tempat ini bersanding sim-bol Syarak (Masjid Raya) dan simbol adat >>> Balairung Marawa Basa. >>> Keberadaan gedung LKAAM yakni sebagai lambang kebudayaan adat, pusat >>> infor-masi adat, destinasi wisata, museum terbuka, simbol jati diri >>> masyarakat Minang, seba-gai pusat dokumentasi dan in-formasi, rekreasi, >>> penyim-panan benda-benda bersejarah dan pemersatu bangsa serta dapat >>> menjadi sumber pendapatan asli daerah. >>> "Rencananya kami akan buatkan duplikat pedang Nabi Muhammad, sebagai >>> simbol nabi memperjuangkan syarak ini dengan penuh perjuangan," paparnya. >>> Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, pemba-ngunan gedung LKAAM >>> Sum-bar ini masih bagian dari ke-giatan rehab rekon pasca-gem-pa. Tempat >>> ini akan menja-di Islamic Centre. Islamic Centre diharapkan menyatukan adat >>> dan agama. Untuk pem-ba-ngu-nannya, BNPB meng-alokasikan dana Rp14,4 miliar. >>> "Keberadaan gedung LKAAM ini bisa menjadi tem-pat destinasi wisata >>> baru," ujar-nya. >>> Kepala BNPB Syamsul Ma-arif mengatakan gedung LKAAM tidak boleh >>> birokratis dalam pengelolaannya. Hubu-ngan pengurus LKAAM dan aktivitasnya >>> harus ada tatacara adat sopan santun. "Meski pun sumber dananya dari APBN, >>> namun kami berikan dengan sentuhan hati," ujarnya. >>> Katanya, adat adalah ben-teng kekuatan bangsa. Untuk itu, BNPB >>> memberikan duku-ngan terhadap pembangunan gedung LKAAM. "Mudah- mu-dahan >>> bantuan yang kami be-rikan ini bermanfaat," ujarnya. >>> Sedangkan Ketua DPD Ir-man Gusman yang hadir pada kesempatan ini >>> mengatakan, kearifan lokal dan peningkatan daya saing harus menjadi >>> platform untuk memajukan daerah dan bangsa. Peranan tigo tung-ku sajarangan >>> dalam mem-bangkit batang terandam di Sumbar dapat menjadi contoh bagi >>> daerah lain. "Inilah kekua-tan kita. Semangat gotong-ro-yong harus >>> dibangkitkkan, se-hingga lebih bisa memajukan daerah," ujarnya. (ayu) >>> >>> Padang Ekspres * Rabu, 19/03/2014 >>> Wassalam >>> >>> @nofend | 37+ | Cikarang/BEKASI >>> Kp. Muarolabuah - Solok Selatan >>> >>> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, >> menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email >> One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" >> dari Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
