Sanak Palanta Nah,
Copas dari sanak Afriadi Sanusi urang awak nan jadi Peneliti di Univ. 
Malaya,KL. 
www.suarai-islam.com
Perlu direnungkan!
HZS70+

http://m.suara-islam.com/mobile/detail/9980

Mengapa Harus Menolak Tokoh dan Partai Islam ?

Afriadi Sanusi
Peneliti di Jabatan Sains Politik Islam, Universiti Malaya, Kuala Lumpur, 
Malaysia
.....

Gerakan yang terorganisir dari media mainstream untuk memburukkan citra tokoh 
dan partai Islam nampaknya sangat kasat mata berlaku. Tidakkah kita belajar 
dari kisah masa lalu yang membunuh, menzalimi dan mendiskreditkan pergerakan 
Islam ekonomi dan politik di negara ini.. 

Belum cukupkah kita belajar dari peristiwa yang baru saja berlaku tentang murid 
sekolah yang dilarang memakai jilbab, tentang identitas Islam dalam KTP yang 
ingin dihapus, tentang takbir keliling Jakarta yang dilarang sementara di sisi 
lain program yang merusak moral anak cucu kita di fasilitasi seperti Lady Gaga, 
Metalica, perayaan tahun baru dan sebagainya. Ada banyak alasan mengapa kita 
harus memilih tokoh dan partai Islam antara lain;

Pertama, mereka adalah saudara kita se-iman. Syariat Islam menuntut kita untuk 
memilih pemimpin dari kalangan umat Islam sendiri.

Kedua, jika tidak suka pada salah satu partai Islam, masih ada beberapa lagi 
partai Islam yang lain. Jadi tidak ada alasan beralih ke partai sekuler..

Ketiga, Calon Presiden Islamis itu ada yang Profesor Doktor, ilmuan, 
cendekiawan, filosof, intelektual, akademisi. Mereka dicatat oleh PBB dalam 
daftar orang-orang cerdas dunia, bukan oleh media yang mudah diperjual belikan. 
Jadi mengapa harus memilih calon presiden nenek tua, kakek tua bangka mantan 
tentara, selebriti, artis, tokoh balon yang besar karena ditiup angin 
pencitraan, tokoh yang masak dikarbit oleh dukungan cukong dan orang-orang yang 
lemah SDM lainnya.

Keempat, lihatlah indeks, data daerah-daerah yang bersih dari korupsi, kepala 
daerah yang berhasil mendatangkan investor, menciptakan lapangan pekerjaan, 
paling baik dalam hal good governance adalah bukan DKI Jakarta seperti yang 
digadang-dagangkan media, tetapi dari daerah yang dipimpin oleh partai Islam. 

Kelima, bacalah indeks dan data partai dan tokoh Islam paling bersih dari segi 
korupsi dari partai sekuler lainnya. Saat ini Golkar, Demokrat dan PDIP masih 
menjadi juara bertahan korupsi dalam negeri.

Keenam, Partai Islamis lebih nasionalis dari partai sekuler karena lebih 
mengutamakan produk dalam negeri dari produk luar, bukan seperti bus dan kereta 
api made in Cina DKI. Partai dan tokoh Islam lebih mencintai anak negeri dari 
kapitalis sang penjajah anak bangsa. Sejarah juga membuktikan bahwa Natsir 
lebih nasionalis dari Soekarno dalam kasus mosi integralnya Natsir.

Ketujuh, Partai dan tokoh Islam berusaha menghapuskan kemiskinan, kezaliman dan 
ketidak adilan, bukan menghapuskan orang miskin seperti yang dilakukan oleh 
partai sekuler.

Kedelapan, Partai dan tokoh Islam adalah penggerak kemajuan bangsa. Dari zaman 
kemerdekaan lagi hampir 100 % pahlawan kemerdekaan itu adalah tokoh Islam. Di 
zaman reformasi tokoh Islam memiliki peranan penting dalam menumbangkan 
kezaliman orde baru dan di zaman sekarang mereka adalah para pejuang penggerak 
kemajuan bangsa yang banyak jasa dan baktinya pada kemajuan negara dan bangsa

Kesembilan, secara pendidikan, para tokoh Islam itu bukan lagi tamatan pondok 
pesantren seperti zaman kemerdekaan dulu. Tetapi sebagian besar mereka adalah 
alumni universitas luar negeri yang terkenal, sedangkan partai sekuler masih 
dimonopoli oleh status quo yang memiliki sumber daya manusia  yang lemah.

Kesepuluh, Partai Islam tidak bergerak untuk menerapkan hukum potong tangan 
sebagaimana yang diisukan media. Perdebatan tentang hudud lebih kepada 
ketidakpahaman dan salah paham saja.

Tidak ada alasan menolak partai dan tokoh Islam

Sementara Isu tidak ada negara Islam yang maju, itu sangat salah Qatar, Iran, 
UAE, Saudi  dan sebagainya jauh lebih maju. Kemajuan juga harus diukur dari 
tingkat kebahagiaan warganegara, tingkat stress, tingkat kriminalitas yang 
sedikit bukan dari pembangunan fisik saja. Dan juga tidak semua negara kristen 
maju seperti Fillipina, Vietnam dan sebagainya yang lebih parah dari Indonesia.

Percuma saja, kita tak akan menang karena pihak sekuler itu sangat gencar 
mengkampanyekan kesesatan.. Itu memang telah dikatakan oleh Ali bin Abi Thalib 
bahwa kejahatan yang terorganisir dapat mengalahkan kebaikan yang tidak 
terorganisir. Kewajipan kita terhadap kemungkaran adalah merubahnya dengan 
kekuatan, dengan lidah dan dengan hati bagi yang lemah imannya. Di mana peran 
kita?

Orang dari partai Islam juga ada yang korupsi dan jahat.. Ya betul, partai 
Islam bukan partai Malaikat. Akan tetapi dari segi persentase partai Islam jauh 
lebih baik dari partai sekuler.

Caleg dari partai Islam juga ada artis seksi.. betul, tapi biasanya dengan 
masuknya artis seksi ke partai Islam tidak dengan sendirinya membuat orang di 
partai itu jadi seksi, yang berlaku justeru sebaliknya, artis seksi akan jadi 
Islamis.

Untuk apa kita memilih partai Islam? Di DPR/MPR banyak isu-isu yang berkaitan 
dengan kepentingan dan hak asasi umat Islam yang masih belum dibela, contohnya 
masalah undang-undang halal, hak menggunakan jilbab bagi polwan dan sebagainya.

Mereka itu terlalu kuat.. ya karena kita membiarkan mereka kuat.. bukankah kita 
mayoritas, mengapa mendiamkan kejahatan, penipuan, pembohongan, pembodohan, 
pencitraan, mitos...

Demokrasi itu kafir, tidak ada dalam nash yang mendukungnya.. Apakah kita mau 
seperti di Syria di mana kelompok minoritas membantai kelompok mayoritas karena 
dulu mereka beranggapan haram bekerjasama dengan pemerintah kafir, haram 
menerima gaji pemerintah, atau seperti di Afrika saat ini, di mana muslim 
dibantai dan sebagainya.

Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi, mengapa kita 
tidak mau berjuang untuk memenangkan partai dan tokoh Islam, membiarkan mereka 
kalah, difitnah, dizalimi begitu saja..
...
NB.Tentukan sendiri pilihan anda mana dan siapa yg terbaik dari pemimpin 
Islam..!

HZS 70+
Lastu Ulama
Powered by Telkomsel BlackBerry®Powered by Telkomsel BlackBerry®</div>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke