Agaknya Ahok kurang kerjaan.Ada yg lbh baik dari dari memundurkan jam sekolah 
anak yaitu Ahok mundur saja..jangan sampai masjid dia gusur lagi..
HZS 70+HZS 70+</div>
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Sun, 30 Mar 2014 02:55:48 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Mantan Wakil Presiden RI M  Jusuf Kalla (JK)
 mengingatkan Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaya Purnama


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Wakil Presiden RI M 
Jusuf Kalla (JK) mengingatkan Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaya Purnama (
Ahok), agar mempertimbangkan matang setiap kebijakan yang akan diterapkannya. 
Seperti misalnya rencananya mengubah jam masuk sekolah dari jam 7 pagi menjadi 
jam 9 pagi.
JK mengingatkan agar jangan sampai perubahan jam masuk sekolah siswa tersebut 
justru lebih banyak mudarat ketimbang manfaatnya.
Menurut JK, tidak mudah mengubah ritme hidup anak anak dan keluarganya yang 
sudah terbiasa bangun subuh. "Lagi pula, anak anak memang harus dibiasakan 
bangun subuh atau bangun pagi. Sebab sebelum pergi sekolah mereka yang muslim 
juga harus sholat subuh dulu. Khawatirnya kalau masuknya siang anak anak 
Indonesia bisa jadi 
malas bangun pagi," ujar JK yang juga pemilik Sekolah Islam Moderen Athirah 
yang terbesar di Makassar.
"Apa jadinya bangsa kita kalau anak anak jadi pemalas semua?" lanjut JK di 
Jakarta, Sabtu (29/3/2013).
Menurut JK, rata rata rumah tangga di Jakarta, suami-istri adalah pasangan 
profesional. Jika jam sekolah diubah menjadi jam 9 pagi, lantas siapa yang 
mempersiapkan anak anak sekolah sebelum berangkat. "Bisa amburadul itu rumah 
tangga orang," kata JK.
Karena ibu-bapaknya sudah berangkat kerja sedangkan anaknya masih tidur karena 
masuknya jam 9 pagi. "Setelah ditinggal pergi kerja oleh orang tuanya, siapa 
yang mengurus anak anak itu di belakang?" sambung JK.
Dan perlu kita fahami, kata JK bahwa tingkat kesegaran berpikir anak anak pada 
pagi hari jauh lebih bagus ketimbang siang. Jadi kalau jam masuk atau jam 
belajarnya dirubah yang rugi bangsa ini, karena daya serap pelajaran anak anak 
bisa berkurang Belum lagi soal efisiensi.
"Kalau anak anak sekolah masuknya jam 9, pulangnya mau jam berapa, bisa 
kelaparan semua," kata JK.
Biasanya juga anak anak sekolah, kalau pagi ikut kendaraan orang tuanya dan 
mereka ada waktu 
saling berkomunikasi selama dalam perjalanan. Kalau mereka nasuk jam 9 anak 
anak dan orang tuanya kehilangan waktu sangat berharganya untuk saling 
berkomunikasi.
Menurut JK, kalau masalahnya di kemacetan maka yang utama harus dilakukan di 
DKI adalah membenahi sistem transportasi publik, jalan jalan atau 
subway ditingkatkan, bus dan kereta digandakan. Sedangkan dalam lingkup 
sekolah, regionalisasi harus diperketat. Sehingga jarak rumah setiap anak dari 
sekolahnya tidak berjauhan dan mereka pun tidak butuh waktu tempuh yang lama 
atau menambah kepadatan lalu lintas.
http://www.tribunnews.com/nasional/2014/03/29/jk-kritik-ahok-kalau-sekolah-masuk-jam-9-siswa-jadi-malas
  

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke