KOALISI PARTAI/TOKOH ISLAM BENTUK INDONESIA RAYA Berita Islam Tanah air
Tokoh reformasi Amien Rais turun gunung ke pertemuan tokoh parpol Islam. Akankah pertemuan ini menelurkan 'Koalisi Indonesia Raya' yg ditawarkan Ketua MPP PAN Amien Rais? Pertemuan ini dihadiri tokoh penting dari 4 parpol Islam yakni PPP, PKB, PAN, dan PKS. Dalam pertemuan ini juga hadir tokoh dari berbagai ormas Islam. Adalah Amien Rais yg pertama kali bersuara soal pembentukan poros strategis tersebut. "Saya mengusulkan poros tengah nggak usah dipakai lagi. Karena konotasi agak sempit dan konteksnya sudah lepas itu adalah satu dekade lalu. Saya mengusulkan istilah yg lebih merangkul semua anak bangsa yaitu koalisi Indonesia raya," kata Amien Rais saat tiba dalam pertemuan parpol Islam di Jl. Cikini Raya 24, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/4/2014). Perwakilan partai lain yg hadir dalam pertemuan ini pun merespons wacana koalisi di antara parpol Islam. Suara parpol Islam jika disatukan memang lebih dari cukup untuk mengusung capres sendiri. "(Koalisi partai Islam) sangat realisitis, karena saat ini banyak kebangkitan-kebangkitan di dunia terhadap partai yg berbasis keagamaan," kata Wakil Ketua Umum PPP Emron Pangkapi di lokasi pertemuan di rumah Hasyim Ning ini. Ketua DPP PKS Hidayat Nur Wahid yg juga datang ke pertemuan ini juga setuju jika partai Islam bersatu. "Saya kira partai Islam bersatu itu positif. Harus dong bersatu," kata Hidayat. PKB bahkan sudah berani menawarkan posisi cawapres. Lantaran suara PKB memang cukup besar di Pileg 9 April lalu. "Kita masih menjajakan diri dan ditawarkan ke partai-partai yg besar. Mudah-mudahan malam ini semoga kita juga menawarkan calon kita pada pertemuan ini," ujar Bendahara Umum PKB Bachrudin Nasori yg datang mewakili Ketum Muhaimin Iskandar. Sebenarnya sejumlah tokoh parpol Islam diundang dalam acara ini, meski tidak semua undangan hadir, pertemuan ini digelar dlm suasana sangat hangat. Berikut tokoh yg diundang dalam pertemuan ini: 1. Prof. Dr. KH. Din Syamsuddin (Ketua MUI Pusat) 2. Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj (Ketua PBNU) 3. KH. Hasyim Muzadi (Dewan Pembina PBNU) 4. KH. Mustofa Bisri (Dewan Pembina PBNU) 5. KH. Salahuddin Wahid (Dewan Pembina PBNU) 6. Prof. Dr. KH. Didin Hafidhudhin (Ketua Dewan Syariah Nasional) 7. Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB) 8. Ir. Hatta Rajasa (Ketua Umum PAN) 9. Prof. Dr. Amien Rais, M.A (Ketua Dewan Syuro PAN) 10. Muhammad Anis Matta, Lc (Presiden PKS) 11. Drs. H. Suryadharma Ali, M.A (Ketua Umum PPP) 12. Dr. H. Hamzah Haz, M.A., Ph. D (Dewan Pembina PPP) 13. Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc (Ketua Umum PBB) 14. Rhoma Irama (Calon Presiden RI Fraksi PKB) 15. Prof. Dr. Muhammad Mahfud. MD (Calon Presiden RI Fraksi PKB) 16. Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla (Ketua Dewan Masjid Indonesia) 17. H. Ahmad Heryawan, Lc (Calon Presiden RI Fraksi PKS) 18. Dr. Hidayat Nur Wahid (Calon Presiden RI Fraksi PKS) 19. KH. Muhammad Arifin Ilham (Pimpinan Majelis Azzikra) 20. KH. Abdullah Gymnastiar (Pimpinan Daarut Tauhid) 21. Ustadz Yusuf Mansur (Pimpinan PonPes PPPA Darul Qur'an) 22. Habib Rizieq Shihab (Imam Besar FPI) 23. Dr. Muhammad Syafii Antonio (Praktisi Ekonomi Islam) Sent from my BlackBerry(R) powered by Sinyal Kuat INDOSAT -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
