Nan mamiliah pemimpin pacaruik tantu rakyat pacaruik juo. Ala sama rakyat jo pimpinannyo..hehehe Pada 2014 4 19 16:15, "Nofend St. Mudo" <[email protected]> menulis:
> Hehehe... > > Iyo Mak Buyuang RJ, > Nan mambuek kito tacangang, bulek kato caruik jo bahasonyo tu ha, apolai > saleting Mak Buyuang, hehhee dibawah sataun snek yo :) nan mano salamo ko > sanak di Riau tu kan Jaim bana jo berbau2 Minang > tapi antah caruik iko memang bukan kampuanyoan dari MK sajo > > antahlah, hehhee > > > > Pada 19 April 2014 13.46, Zubir Amin <[email protected]> menulis: > >> Knkn Nofend st Mudo. >> Kalau di IVAngkek Padusun an,Piaman,'bacaruik pungkang tu' kami sabuik >> 'bacaruik bung kang'.Arati 'e samo sajo. >> Mengenai kulukaik n sikap kasa Gubri Anas Maamun menghadapi wartawan >> tu,kan we 'e ndak Bupati Rokan lai doh.Lah lupo jo janji2 ukatu msh sebagai >> Bupati Rokan nn kasak kussuak tuk jadi Gubri >> Jadi kajadian Gubri baru itu menjadi tanggung jawab oleh intansi nn >> kurang teliti sarato banafsu mamiliah sdr Anas ini. >> Lah kadipangakan lai.Si Anas Maamun lah jadi Guber mur Riaaauuuu! >> JB,DtRJ,75thn+9bln,Jember. >> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone >> ------------------------------ >> *From: * "Nofend St. Mudo" <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Sat, 19 Apr 2014 11:28:59 +0700 >> *To: *RN - Palanta RantauNet<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *[R@ntau-Net] Gubernur Riau Bacaruik Pungkang >> >> PEKANBARU-Gubernur Riau, Annas Maamun, kesal saat dikonfirmasi wartawan >> tentang pengangkatan tiga anak kandung, menantu, dan iparnya yang menjadi >> pejabat di Pemerintahan Provinsi Riau. >> >> Dia pun mengeluarkan kata-kata tidak senonoh saat dikonfirmasi tantang >> hal tersebut. Politisi Partai Golkar berusia 74 tahun itu marah, karena >> pers sedang gencar menyoroti kebijakan nepotisme itu. >> “Dinasti-dinasti p****k,” pekik Annas kepada wartawan di Kantor KPU Riau >> Jalan Gajah Mada Pekanbaru, Kamis (17/4). >> Wartawan bertanya pada sang gubernur soal dinasti politiknya: >> “Tak usah iri-iri ati Ri.., ndak lo buliah angkek anak saya jadi apo, >> pegawai yang diangkek ada 700 orang. Tak ado itu, kalau dio mampu kenapo. >> Dwi (sapaan salah seorang anaknya) itu, itu direktur IPDN diangkat jadi >> kadinas pendidikan, tinggilah direktur IPDN, jangan dinasti-dinasti, >> dinasti p****k ha…” >> >> Sebelumnya, Rabu (16/4), kedua putri Annas Maamun dilantik jadi pejabat >> eselon IV Pemprov Riau. Fitriana dilantik sebagai Kepala Seksi Mutasi dan >> Non Mutasi BKD. Sedangkan anak kesembilannya, Winda Desrina, dilantik >> menjadi Kepala Seksi Penerimaan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendapatan >> Daerah Riau. >> Selain itu, dia melantik sang ipar, Syaifuddin, menjadi Kepala Sub Bagian >> Tata Usaha Bagian Kas Daerah Biro Keuangan Setdaprov Riau. >> >> Anak kandung Annas Maamun yang baru berusia 27 tahun, Noor Charis Putra, >> juga diangkat sebagai Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum >> (PU). Padahal, Noor Charis Put ra seorang sarjana ekonomi. Belum lagi sang >> menantu, Dwi Agus Sumarno, yang diangkat menjadi Kepala Dinas Pendidikan >> Riau. >> Mantan Bupati Rokan Hilir yang baru menjabat Gubernur Riau selama dua >> bulan ini juga mengangkat menantunya Maman Supriadi sebagai Manajer Klub >> Sepakbola milik Pemda Riau, PSPS Pekanbaru. >> >> Semua kerabat dekat orang nomor satu di Riau itu mendapat jabatan >> prestisius dalam sekejap, seiring naiknya Annas menjadi gubernur. Padahal, >> awalnya, mereka hanya berkarir di daerah Rokan Hilir. >> “Tidak usahlah iri-iri hati lagi. Kalau tak diangkat mau jadi apa anak >> saya tu. Tak ado itu (politik dinasti), kalau dia mampu apa salahnya,” >> tukas Annas sebagai dilansir riaugreen.com. (*) >> >> Singgalang | Tanggal 19 April 2014 >> http://hariansinggalang.co.id/gubernur-riau-bacaruik-pungkang/ >> -- >> >> > > > > *Wassalam* > > > > *Nofend St. Mudo37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok > Selatan Tweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola * > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
