*Umat Islam Akan Terpecah Menjadi 73 Golongan
<http://kisah-akhir-jaman.blogspot.com/2013/06/umat-islam-akan-terpecah-menjadi-73-golongan.html>
*

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:



"*Sebaik-baik manusia adalah pada masaku ini (yaitu masa para Sahabat),
kemudian yang sesudahnya, kemudian yang sesudahnya. Setelah itu akan datang
suatu kaum yang persaksian salah seorang dari mereka mendahului sumpahnya
dan sumpahnya mendahului persaksiannya.*"



[Muttafaq ‘alaihi. HR. Al-Bukhari (no. 2652, 3651, 6429, 6658) dan Muslim
(no. 2533 (212)) dan lainnya dari Sahabat Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu.
Hadits ini mu-tawatir sebagaimana telah ditegaskan oleh al-Hafizh Ibnu
Hajar dalam al-Ishaabah (I/12), al-Munawi dalam Faidhul Qadiir (III/478)
serta disetujui oleh al-Kattaany dalam kitab Nadhmul Mutanaatsiir (hal
127). Lihat Limaadzaa Ikhtartul Manhajas Salafi (hal. 87)]



Dalam hadits lain pun disebutkan tentang kewajiban kita mengikuti manhaj
Salafush Shalih (para Sahabat), yaitu hadits yang terkenal dengan hadits
‘Irbadh bin Sariyah, hadits ini terdapat pula dalam al-Arba’in
an-Nawawiyyah (no. 28):



Berkata al-‘Irbadh bin Sariyah Radhiyallahu anhu : “*Suatu hari Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah shalat bersama kami kemudian beliau
menghadap kepada kami dan memberikan nasihat kepada kami dengan nasihat
yang menjadikan air mata berlinang dan membuat hati bergetar, maka
seseorang berkata: ‘Wahai Rasulullah nasihat ini seakan-akan nasihat dari
orang yang akan berpisah, maka berikanlah kami wasiat.’ Maka Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Aku wasiatkan kepada kalian agar
tetap bertaqwa kepada Allah, tetaplah mendengar dan taat, walaupun yang
memerintah kalian adalah seorang budak dari Habasyah. Sungguh, orang yang
masih hidup di antara kalian setelahku akan melihat perselisihan yang
banyak, maka wajib atas kalian berpegang teguh kepada Sunnahku dan Sunnah
Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk. Peganglah erat-erat dan gigitlah
dia dengan gigi gerahammu. Dan jauhilah oleh kalian perkara-perkara yang
baru (dalam agama), karena sesungguhnya setiap perkara yang baru itu adalah
bid‘ah. Dan setiap bid‘ah itu adalah sesat.*”



[HR. Ahmad (IV/126-127), Abu Dawud (no. 4607) dan at-Tirmidzi (no. 2676),
ad-Darimy (I/44), al-Baghawy dalam kitabnya Syarhus Sunnah (I/205),
al-Hakim (I/95), dishahihkan dan disepakati oleh Imam adz-Dzahabi. Syaikh
al-Albani juga menshahihkan hadits ini dalam Irwaa-ul Ghaliil (no. 2455)]



Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan tentang akan terjadinya
perpecahan dan perselisihan pada ummatnya, kemudian Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam memberikan jalan keluar untuk selamat dunia dan akhirat,
yaitu dengan mengikuti Sunnahnya dan Sunnah para Sahabatnya Radhiyallahu
anhum. Hal ini menunjukkan tentang wajibnya mengikuti Sunnahnya (Sunnah
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam) dan Sunnah para Sahabatnya Radhiyallahu
anhum.



Kemudian dalam hadits yang lain, ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
sallam menyebutkan tentang hadits iftiraq (akan terpecahnya umat ini
menjadi 73 golongan), beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:



“*Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari Ahlul Kitab telah
berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Sesungguhnya (ummat) agama
ini (Islam) akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, tujuh
puluh dua golongan tempatnya di dalam Neraka dan hanya satu golongan di
dalam Surga, yaitu al-Jama’ah*.”



[HR. Abu Dawud (no. 4597), Ahmad (IV/102), al-Hakim (I/128), ad-Darimi
(II/241), al-Ajurri dalam asy-Syarii’ah, al-Lalikai dalam as-Sunnah (I/113
no. 150). Dishahihkan oleh al-Hakim dan disepakati oleh Imam adz-Dzahabi
dari Mu’a-wiyah bin Abi Sufyan. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan
hadits ini shahih masyhur. Dishahihkan oleh Syaikh al-Albani. Lihat
Silsilatul Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 203-204)]



Dalam riwayat lain disebutkan:

“*Semua golongan tersebut tempatnya di Neraka, kecuali satu (yaitu) yang
aku dan para Sahabatku berjalan di atasnya*.”



[HR. At-Tirmidzi (no. 2641) dan al-Hakim (I/129) dari Sahabat ‘Abdullah bin
‘Amr, dan dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahiihul Jaami’ (no.
5343). Lihat Dar-ul Irtiyaab ‘an Hadiits maa Anaa ‘alaihi wa Ash-haabii
oleh Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilali, cet. Darur Rayah, th. 1410 H]



Hadits iftiraq tersebut juga menunjukkan bahwa umat Islam akan terpecah
menjadi 73 golongan, semua binasa kecuali satu golongan, yaitu yang
mengikuti apa yang telah dilaksanakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi
wa sallam dan para Sahabatnya Radhiyallahu anhum. Jadi, jalan selamat itu
hanya satu, yaitu mengikuti Al-Qur-an dan As-Sunnah menurut pemahaman
Salafush Shalih (para Sahabat).



Hadits di atas menunjukkan bahwa setiap orang yang mengikuti Nabi
Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para Sahabatnya adalah termasuk ke dalam
al-Firqatun Naajiyah (golongan yang selamat). Sedangkan yang menyelisihi
(tidak mengikuti) para Sahabat, maka mereka adalah golongan yang binasa dan
akan mendapat ancaman dengan masuk ke dalam Neraka. [MKYMI]

Semoga bermanfaat agar kita tetap berada dijalan yang diridhai Allah SWT
dan Rasulullah SAW.


---------- Pesan terusan ----------
Dari: inyiaklako <[email protected]>
Tanggal: 23 April 2014 22.16
Subjek: [R@ntau-Net] Bersatulah umat Islam.
Kepada: [email protected]


Bersatulah umat Islam Indonesia

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke