Itulah saran pak Sarwono Kusumaatmaja mantan menteri era Pak Harto dan Gus Dur.
Ronald bisa melaksanakan itu mungkin. Itu cara pasif maling dibiarkan berkeliaran diluar, hanya pintu kita dikunci., artinya Trans TV tetap diberikan keleluasaan merusak anak-anak kita. Cara yang baik adalah setiap kita menyurati kemeninfo KPI dan KPAI agar bersama sama menertibkan Trtans TV. Baik saya maupun yang melihat tayangan Trans TV itu, harus bersuara ke instansi terkait. Itu harapan kita, sebaiknya jangan kita men diamkan orang berlaku semaunya di Negeri kita ini. Wass, Maturidi (L/75) Pada 25 April 2014 11.00, Ronald P Putra <[email protected]> menulis: > Pak Maturidi nah > > Mungkin jalan yg paliang capek dan mudah dilakukan adolah : Matikan TV ... > > Wassalam > Ronald - Depok > On Apr 25, 2014 10:53 AM, "Maturidi Donsan" <[email protected]> wrote: > >> PENYIARAN TRANS TV MERUSAK ANAK BANGSA >> >> >> >> >> >> Sanak dipalanta n.a.h >> >> >> >> Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) agar melacak kembali kegiatan >> penyiaran Yuuk Keep Smile (YKS) Trans TV. >> >> >> >> Acara ini hanya Nyanyi, joget, lawak dengan durasi cukup panjang >> >> >> >> Juga KEMENINFO hendaknya ikut aktif melindungi tunas-tunas bangsa ini. >> >> >> >> Katanya Trans TV ini dulu sudah dinasehati >> Untuk itu Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sudah melayangkan teguran. >> Sekarang >> tayangan Trans TV dirubah mulai jam 6 sore (jam 18:00) sampai jam 11 >> malam (23:00), malah lebih panjang durasiny dari dulu, diikuti >> anak-anak, remaja, dewasa. Kapan anak-anak ini belajar, bagi yang muslim >> kapan mereka shalat, Dari segi pendidikan anak jelas kegiatan Trans TV >> ini merugikan. Rakyat kita belum bisa melaksanakan seperti apa yang >> disarankan pak Sarwono, “ kalau tak suka matikan TV nya”. Kalau tidak >> mau mematuhi Kemeninfo dan komisi Penyiaran, lebih baik Trans TV ini >> ditutup oleh pemerintah. Kalau tidak ditutup. kita kawatir, nanti >> masyarakat melakukan yang tidak kita ingini. Anak-anak, remaja, dan >> dewasa yang ikut acaranya bagi yang muslim kapan mereka shalat Magrib, yang >> umum bagaimana belajarnya. Jelas berdampak buruk kepada umat islam >> siaran Trans TV dengan acara YKS dan durasi demikian itu. Sebaiknya kita >> yang sama –sama cari makan di Negara pancasila ini, kita jagalah kenyamanan. >> Agar >> semua berjalan aman, marilah kita jaga agar tidak ada bagian anak bangsa >> yang dirusak karena usaha kita. Mungkin sekali lagi mungkin, tidak salah >> kalau umat islam bereaksi. Karena mereka yang sangat dirugikan. >> Wass, >> >> >> Maturidi (L/75) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
