Bunda  dan sanak dipalanta n. a. h


Nasehat bunda ini  sangat mengena.



Banyak sekali para pensiunan tertipu sesudah pensiun, ujungnya kehilangan
asset.



Kalau asset ini habis oleh kita sekeluarga,  karena kita kurang pandai
mengendalikannya apa boleh buat, sesalannya tak banyak, tapi kalau tertipu,
waduuuuuh, asset yang sudah dipelihara  puluhan tahun, buyar seketika
karena ditipu orang, penyesalannya membikin srok.



Ada juga sebagian oknum pensiunan ini, sewaktu masih jadi karyawan/ PNS/
apalah namanya, pokoknya  menerima gaji/pemndapatan dari Negara, terlanjur
beranggapan bahwa rezki itu akan selalu datang.



Tahu-tahu terputus ditengah jalan, atau dipenghujung mau purna bakti, asset
tak ada, strok datang,  karena waktu masih terima gaji dihambur-hamburkan
begitu mudah dengan asumsi rezki itu akan datang terus.



Pangalaman, menunjukkan, rezki itu tanpaknya tidak selalu diberi begitu
saja oleh yang diatas, kepada yang menyia-nyiakan rezki itu, suatu saat
rezki itu diputus, pada saat itulah kelabakan apalagi sudah banyak
tanggungan keluarga.



Bagi yang muda-muda tak ada jalan lain kalau ingin selamat dari kelaparan,
menabunglah seberapa bisa dan berlanjut.



Penasehat keuangan keluarga cukup banyak tinggal kita mau menjalankan atau
tidak.



Saya bukan penasehat keuangan tapi kalau nasehat saya:

1.    Separoh pendapatan untuk makan.

2.    Seperempat tabung dalam emas atau US Dollar (maaf terpaka kita pakai
US$ karena rupiah kita harganya turun terus akibat korupsi di negeri ini).

3.    Seperempat tabung untuk pendidikan anak-anak juga dalam emas atau US
$.



Ini harus dengan kesepakatan /janji  suami istri dan ditepati dengan
konsekwen.



Mungkin saja karena konsekwen menepati janji ini,  harus makan nasi dengan
gerak-gerak telunjuk saja  (pameo gerak-gerak telunjuk alias makan dengan
sambal lado saja). Apa boleh buat, harus konsekwen dengan planning. Kalau
tidak buyar.



Wass,

Maturidi (L/75) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau.


Pada 28 April 2014 09.09, Bunda Nismah <[email protected]> menulis:

> Sedikit Pesan Untuk Yang Akan memasuki masa Pensiun
>
> Setelah puluhan tahun berkarya
> Melewati masa suka dan duka
> Perusahaan memberikan tanda jasa
> Serta terima kasih atas sumbangan anda
>
> Pesta perpisahan dengan rekan sekerja
> Tak lupa pula pemberian tanda mata
> Kesan dan pesan untuk anda sekeluarga
> Pujian dan sanjungan dari mereka
>
> Duhai sahabat janganlah anda terlena
> Anda tidaklah apa-apa untuk mereka
> Yang diucapkan lip service belaka
> Posisi anda sudah ada yang mengincar lama
>
> Anda juga merasa bersukacita
> Anda akan menjadi orang kaya
> Memegang uang begitu banyaknya
> Yang tak terbayangkan sebelumnya
>
> Kabar berita demikian cepat jalannya
> Timur dan barat selatan ke utara
> Anda ketiban rezki yang luar biasa
> Membuat anda juga besar kepala
>
> Mulailah tawaran kanan dan kiri
> Ada yang datang bersilaturrahmi
> Ada yang meminjam berbunga tinggi
> Ada yang mengajak berbisnis berpotensi
>
> Anda juga ingin menukar mobil lama
> Anak2 anda bermobil baru setiap mereka
> Rumah yang lama kelihatan jeleknya
> Barang2 dirumah tampak kunonya
>
> Anda sekarang ibarat gula
> Banyak semut datang mencarinya
> Anda sekarang seperti bunga
> Banyak kumbang mengelilinginya
>
> Istri yang selama ini selalu mesra
> Sekarang kok rasanya kok tak setara
> Sudah tak pandai merayu dan bercanda
> Lebih2 mukanya sudah peyot dan dagunya dua
>
> Ada yang minta anda pimpinan perusahaannya
> Tapi anda harus menanam modal imbalannya
> Semuanya itu hanyalah tipu daya belaka
> Tempua tak bersarang rendah kalau tak ada berada
>
> Banyak sudah pensiunan tertipu
> Pesangon habis tak menentu
> Uang tak ada banyak yang perlu
> Kesehatan sudah mulai terganggu
>
> Istri muda sudah banyak lagunya
> Dia mencari lagi korban barunya
> Yang berkantong tebal jadi incerannya
> Terpaksalah kembali keistri yang lama
>
> Mohon maaf para purnakarya
> Semuanya hanya karangan belaka
> Untuk mengingatkan kalau lupa
> Sayangi dirimu diatas segalanya
>
> Sekarang masanya anda berkarya
> Mengerjakan yang tertunda sebelumnya
> Carilah hobby yang tidak banyak biaya
> Menambah amalan dengan membantu sesama
>
> Kalau ada tawaran baru
> Bekerja penuh atau paruh waktu
> Terserah anda menerima atau tak perlu
> Asal jangan mengurangi harga dirimu
>
>
> Hobby yang tak sempat dikerjakan
> Yang paling asyik memelihara tanaman
> Kalau anda hobby makanan
> Paling bagus membuka restoran
>
>
> Wassalam dan maaf untuk yang tak berkenan
>
> Jakarta, 28 April 2014
> Hayatun Nismah Rumzy (HNR) ex 11703
> Yang telah menjalani pensiun 20 tahun lamanya
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>   1. Email besar dari 200KB;
>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke