السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Gatal juga tangan saya merespon tulisan saudara Taufik AT ini.

1. Analisa pendukung Jokowi yang dibuat ini sangat tidak ada dasarnya. 
Contoh saja, PPP mendukung Jokowi, PKB mendukung Jokowi, PKS kalo diberikan 
keinginanna mendukung Jokowi. Jadi analisanya sangat lemah dan sulit di terima.
2. Sekedar untuk kita ketahui bersama di PDIP ada lembaga yang bernama Baitul 
Muslimin Indonesia. Lembaga ini setahu saya adalah bentuk pembendungan Megawati 
yang khawatir begitu dominannya kaum non muslim di tubuh PDIP. Jadi jika ingin 
menyelamatkan bangsa ini, hendaknya kita tidak menjadikan PDIP sebagai rumah 
besarnya kaum non muslim. Bukan pula malah turut mengecap bahwa PDIP adalah 
partai milik non muslim sehingga orang-orang muslim yang sudah rela berada di 
dalamnya menjadi gerah dan risih, hingga tak banyak orang muslim yang turut 
bergabung didalamnya. Seperti nasib Baitul Muslimin Indonesia saat ini.
3. Saat Jokowi maju bersama Ahok, tentu ahok punya daya tarik. Begitu pula 
nanti jika Jokowi maju bersama cawapresnya, tentu cawapres tersebut punya daa 
tarik tersendiri pula. Dan dalam kalkulasi politik semua itu pasti di hitung.
4. Beberapa waktu yang lalu Jokowi telah mengunjungi Ketua Muhammadiyah dan NU 
berarti ada ruang komunikasi bagi ummat 
Islam, jika suatu saat Jokowi memimpin negeri ini. dan Jokowi sangat mengetahui 
pentingnya komunikasi itu. Kenapa begitu besar kehawatiran kita, seperti mau 
kiamat saja bangsa ini kalo Jokowi jadi presiden.

Astagfirullah...

Wassalam
Haris Jumadi
Sikumbang, Batagak
37 Tahun
Palembang

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Muchwardi Muchtar <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 1 May 2014 12:58:45 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] OOT ===> Nah, Parang Porpaganda tu Samakin Sero (?)

Taufik AT posted in Umat Islam Sumatera Barat Bersatu Tolak Investasi
Bermuatan Misi 
Pemutadan<https://www.facebook.com/n/?groups%2Franahminang.tolak.pemurtadan%2Fpermalink%2F1490679961145171%2F&aref=103928193&medium=email&mid=9cb8da6G5af373ee2cbcG631d181G96Gfcb7&bcode=1.1398902905.Abn4FcIxWTNzsoWa&n_m=muchwardi%40yahoo.com>
[image: Taufik 
AT]<https://www.facebook.com/n/?profile.php&id=1227272403&aref=103928193&medium=email&mid=9cb8da6G5af373ee2cbcG631d181G96Gfcb7&bcode=1.1398902905.Abn4FcIxWTNzsoWa&n_m=muchwardi%40yahoo.com>Taufik
AT<https://www.facebook.com/n/?profile.php&id=1227272403&aref=103928193&medium=email&mid=9cb8da6G5af373ee2cbcG631d181G96Gfcb7&bcode=1.1398902905.Abn4FcIxWTNzsoWa&n_m=muchwardi%40yahoo.com>11:06pm
Apr 30
ini bukan ramalan, tetapi kalkulasi logis..
(pemuja jokowi tak perlu kecil hati)

Kalau di hitung-hitung sih, pendukung jokowi pada Pilpres nanti masih
sekitar simpatisan eks 5 partai yang bergabung dengan PDI-P tahun 1973
(PNI, Partai Kristen Indonesia, Partai Katolik, Partai MURBA dan Partai
IPKI), yang mendapat 18,60% suara tahun 2014.

Walau ditambah Nasdem, tetapi jangan lupa para loyalis idiologis/marhaenis
PDIP (Puan & Guruh) belum tentu mendukung jokowi,....Jangan lupa pula pada
Pilgub 2012 : jokowi ahok – 35%, golput 33% m foke 32%. Kalau jokowi dan
ahok punya andil sama maka pendukung jokowi di dki hanya sekitar 18%.
Tolong dicatat juga, karena 52% caleg PDIP tahun 2014 nya adalah non
Muslim. Ini juga menjadi pertimbangan sendiri bagi umat Muslim untuk tidak
memilih jokowi.

Juga, tercatat semua RUU yang diajukan ke DPR dan berbau Islam, pasti PDI
menolak. UU Pendidikan mereka walk out, UU Bank Syariah, UU Ekonomi Syariah
mereka tidak setuju, UUPornografi juga mereka tidak setuju. Nah, sekarang
UU Jaminan Produk Halal untuk makanan dan obat-obatan mereka juga tidak
setuju. Jadi ?
<https://www.facebook.com/n/?photo.php&fbid=10203632689277597&set=gm.1490679961145171&type=1&relevant_count=1&aref=103928193&medium=email&mid=9&n_m=muchwardi%40yahoo.com>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke