Penafsiran lain dari sejarawan JJ Rizal tentang pemilihan lokasi deklarasi.

Wassalam,

ANB

TEMPO.CO <http://www.tempo.co/>PEMILU 2014 <http://pemilu.tempo.co/>
PEMILU_BERITA<http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/05/19/269578794/Jokowi-dan-Prabowo-Salah-Pilih-Tempat-Deklarasi-#>
Jokowi dan Prabowo Salah Pilih Tempat Deklarasi?
SENIN, 19 MEI 2014 | 15:26 WIB

*TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>,* *Jakarta* - Sejarawan JJ Rizal mempertanyakan
keputusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Indonesia memilih Gedung
Joang sebagai tempat deklarasi Joko Widodo-Jusuf Kalla
<http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/05/19/269578650/Jokowi-Deklarasi-Cawapres-di-Gedung-Joang>menjadi
calon
presiden dan wakil presiden yang diusung partai berlambang banteng itu.
Menurut Rizal, gedung yang terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, itu
justru tidak memiliki semangat Sukarno.

"Gedung Joang itu tempat kelompok Musyawarah Rakyat Banyak (Murba). Mereka
adalah kelompok yang antipati dengan Bung Karno," kata Rizal ketika
dihubungi *Tempo*, Senin, 19 Mei 2014.

Sebelum dan setelah Proklamasi, Rizal mengatakan, Murba memiliki sikap
berseberangan dengan pemerintahan Sukarno. Jadi, menurut Rizal, sangat
tidak pas jika Gedung Joang dipilih sebagai tempat deklarasi. "Itu
terbalik."

Tak hanya itu. Rizal juga menyoroti penunjukan Jusuf Kalla, mantan wakil
presiden, sebagai cawapres dari PDIP. PDIP, kata Rizal, memilih Gedung
Joang karena pernah menjadi tempat bersejarah bagi pergerakan kepemudaan di
Tanah Air. Namun PDIP justru memilih calon wakil presiden yang tak mewakili
semangat pemuda.

"Jadi, pertanyaannya, perjuangan pemuda yang mana? Jusuf Kalla bukan tokoh
muda," ujar alumnus Universitas Indonesia itu. Jadi, Rizal meneruskan,
pendeklarasian Ketua Palang Merah Indonesia di Gedung Joang sangat
kontraproduktif.

Rizal juga mempertanyakan lokasi pendeklarasian pasangan Prabowo
Subianto-Hatta Rajasa, yakni di bekas rumah Sukarno di Jalan Cipinang
Cempedak, 
<http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/05/19/269578651/Prabowo-Hatta-Deklarasi-di-Bekas-Rumah-Bung-Karno>Otista,
Jakarta Timur. Menurut Rizal, rumah itu merupakan bekas kediaman istri
Sukarno yang ke-8. "Ini ingin mengangkat simbol Sukarno atau untuk
mengejek?" kata Rizal.

Rizal menyimpulkan, baik PDIP maupun Gerindra sama sekali tidak mengetahui
sejarah Sukarno. Mereka, menurut Rizal, hanya ingin meraup keuntungan dari
nama besar Presiden RI pertama itu.  "Mereka tidak mengerti sejarah. Ini
hal yang gila," kata Rizal.

*SINGGIH SOARES*


Pada 20 Mei 2014 08.58, 'Jacky Mardono Tjokrodiredjo' via RantauNet <
[email protected]> menulis:

>
> Cuplikan Berita :
> *Sementara itu, pasangan Prabowo-Hatta memiliki alasan sendiri soal
> dipilihnya Rumah Polonia sebagai lokasi pendeklarasian. Berdasarkan
> informasi dari blogger Iman Brotoseno, yang juga meriset mengenai Bung
> Karno, rumah ini ditempati oleh istri Soekarno Yurike Siregar*.
>
> Dalam artikel yang mengisahkan rumah di Jl. Polonia yang pernah ditempati
> Bung Karno, terdapat kesalahan tulis tentang nama istri bung Karno.
> Nama istri bung Karno yang bertempat tinggal dirumah tersebut, bukanlah
> Yurike *SIREGAR*, tetapi Yurike *SANGER*.
>
> Bagi mereka yang ingin mempelajari sosok Soekarno, saya sarankan
> mempelajari referensi antara lain :
> 1. Biografi Soekarno yang ditulis Cindy Adams.
> 2. Soekarno my friend oleh Cindy Adams.
> 3. Dibawah Bendera Revolusi jilid 1.
> 4. Dibawah Bendera Revolusi jilid 2.
> 5. "Lahirnya Panca Sila", pidato bung Karno pada tgl. 1 Juni 1945.
> 6. Pidato Bung Karno pada tgl 17 Agustus 1965.
> 7. Pidato Bung Karno pada tgl 17 Agustus 1966.
> 8. Pidato Bung Karno didepan MPRS RI, yang berjudul :
>     a. Nawaksara.
>     b. Pel Nawaksara.
>
> Alangkah baiknya, sebelum membaca berbagai referensi yang bersumber dari
> luar negeri, kita telah mendalami sumber2 sejarah yang berasal dari dalam
> negeri sendiri.
> Perlu diketahui, bahwa sebelum menjabat sebagai presiden RI, bung Karno
> hanya mempunyai pengalaman keluar negeri satu kali, yakni ke Saigon.
>
> Bung Karno pernah menikah dengan 9 orang wanita, selanjutnya silahkan klik
> :
>
>
> http://www.merdeka.com/peristiwa/cerita-cinta-soekarno-dan-9-istrinya/oetari-tjokroaminoto.html
>
> Wassalam,
>
> Jacky Mardono.
> Pengamat amatiran sejarah NKRI
>
>
> =============================================================================
> Selasa, 20/05/2014 06:55 WIB
> Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta Berebut Semangat Bung Karno
> *Jakarta - *Pasangan Jokowi-JK mendeklarasikan diri di Gedung Joang 45,
> Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat. Sementara pasangan Prabowo-Hatta
> mendeklarasikan diri di Rumah Polonia, Jl. Cipinang Cempedak I no 29,
> Jakarta Timur.
>
> Dua lokasi yang menjadi pilihan deklarasi ini menyimpan sejarah perjuangan
> bangsa Indonesia. Dua lokasi ini juga ada kaitannya dengan Presiden RI
> pertama Soekarno dalam memimpin bangsa Indonesia.
>
> Pilihan tempat deklarasi ini menjadi penting bagi kedua pasangan. Sebab,
> semangat juang para pendiri bangsa ini diharapkan mampu membuat mereka
> mengubah Indonesia ke arah lebih baik.
>
> Terkait pemilihan lokasi capres PDIP, Jokowi mengatakan, Gedung Joang '45
> diharapkannya sebagai awal perjuangan untuk membangun bangsa. Terutama
> untuk pemerataan pembangunan.
>
> "Ke depan ini, kita masih memerlukan sebuah kerja keras, sebuah perjuangan
> keras, dalam rangka memajukan bangsa dan negara, memperbaiki bangsa dan
> negara. Semangatnya dari situ. Karena sekarang ini memang kita punya
> pertumbuhan, tapi pemerataannya belum. Sehingga itu yang harus
> diperjuangkan," jelas Jokowi.
>
> Gedung Joang '45 atau Museum Joang '45 diresmikan pada tahun 1974 oleh
> Presiden Soeharto. Gedung yang dibangun pada 1920 itu pada mulanya adalah
> sebuah hotel yang dikelola oleh seorang berkebangsaan Belanda.
>
> Pada tahun 1942 saat Batavia dikuasai Jepang, hotel tersebut diambil alih
> oleh para pemuda Indonesia. Di gedung inilah pada kurun 1942 sampai 1945
> para pemuda Indonesia mendapatkan pendidikan politik
>
> Di gedung inilah dulu Bung Karno melakukan kaderisasi," kata Rieke Dyah
> Pitaloka yang memimpin deklarasi Jokowi-JK.
>
> Sementara itu, pasangan Prabowo-Hatta memiliki alasan sendiri soal
> dipilihnya Rumah Polonia sebagai lokasi pendeklarasian. Berdasarkan
> informasi dari blogger Iman Brotoseno, yang juga meriset mengenai Bung
> Karno, rumah ini ditempati oleh istri Soekarno Yurike Siregar.
>
> Bung Karno sendiri jarang menginap apalagi menetap di rumah tersebut. Sang
> orator hanya datang saat makan siang, lalu beristirahat sejenak dan kembali
> lagi ke Istana.
>
> Menurut Waketum Gerindra Fadli Zon, pemilihan tempat ini sengaja diarahkan
> untuk melambangkan semangat Prabowo dan cawapresnya Hatta Rajasa untuk
> mengikuti jejak perjuangan Bung Karno.
>
> "Jadi saya kira juga salah satu tempat atau rumah yang bersejarah. Ya
> semangat yang dibangun ya itu semangat historis. Ya tentu saja kita ingin
> semangat Bung Karno dan Bung Hatta bahwa namanya perjuangan untuk membawa
> kemerdekaan itu harus ada kesinambungan," tegasnya.
>
> Arsitektur Rumah Polonia dengan pilar-pilar tingginya juga menambah kesan
> 'jadoel' di lokasi tersebut. Tenda besar warna merah-putih juga didirikan
> di depan rumah. Ada juga microphone dengan design jadul disiapkan di rumah
> itu. Fadli Zon memang mengatakan ingin menghadirkan suasana proklamasi
> dalam deklarasi Prabowo-Hatta
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke