kalau hasil investigasi membuktikan bahwa berita itu tidak benar, maka seharusnya gubernur menuntut media yang mencemarkan nama baik sumatera barat tersebut, sebagai konsekuensi pemberitaan yang bertanggung jawab.
salam, imam sati/56/rantau boyo 2014-05-23 16:22 GMT+07:00 Dedi Suryadi <[email protected]>: > Yang dipanggil untuak di investigasi adolah para kepala Dinas,... > Kalau mangaku, tantu samo jo manggantuang lihia namonyo... > Seharusnyo investigasi dilakukan diam-diam, tersembunyi, dengan caro > intelijen, mencari data dari saksi dan pelaku, baru bisa dapek nan > sabananyo. > > Investigasi garah-garah se ambo caliak mah... > > *----- Rapat Rutin Pengurus Serikat Harus Tetap Ada. **Karena Disitulah > Hati, Jiwa Dan Semangat Pengurus Dipertemukan, Diingatkan Dan Dipersatukan > -----* > > *Salam dan Terima Kasih,* > > > *Dedi Suryadi Batam, 37 th* > > > _____________________________________________________________________________ > ***** Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang > Berani Bertindak Dan ***** > ******Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil > Konsekuensi (Jawaharlal Nehru**)* ***** > > ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ > "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for > The Others" (Hadith by Bukhari) > > --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- > ****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu... > ".....***** > "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..." > > > 2014-05-23 12:39 GMT+07:00 Nofend St. Mudo <[email protected]>: > > Jumat, 23 May 2014 01:27 >> >> LIMAPULUH KOTA, HALUAN— Heboh tentang isu arisan seks yang melibatkan >> pelajar di Kabupaten Limapuluh Kota, jadi perhatian serius Gubernur Sumbar. >> Setelah menurunkan tim investigasi, dipastikan bahwa isu tersebut ternyata >> omong kosong alias tidak benar. >> >> Seperti diungkapkan Sekda Propinsi Sumbar, Ali Asmar pada koordinasi >> kepemudaan tingkat Sumbar kemarin, Gubernur H. Irwan Prayitno telah >> menurunkan Tim Investigasi ke Limapuluhkota dan juga sudah memanggil >> Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kakankemenag >> Limapuluhkota. “Laporan yang diperoleh, ternyata isu arisan seks melibatkan >> pelajar itu tidak benar!” tegas Ali Asmar. >> >> Menurut dia, Senin (26/5) Gubernur Irwan Prayinto sudah memanggil Kepala >> Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kakankemenag se-Sumbar. “ >> Sampai hari ini, kasus arisan seks tersebut ternyata hanya isu burung yang >> dihembuskan media, dengan kepentingan yang tidak jelas,” ucap Ali Asmar >> sekaligus menyayangkan akibat isu arisan seks ini nama Sumatera Barat dan >> Minangkabau telah tercoreng. >> >> Ali Asmar mengharapkan, jangan lagi terjadi Nagari kita di Sumatera Barat >> ini terjual murah oleh isu-isu tanpa data dan fakta yang jelas. Sekda >> meminta seluruh unsur di Sumatera Barat peduli dengan gejala kaum muda yang >> kini seperti hilang kontrol. >> >> Pemuda berdasarkan definisinya yang sedang sekolah, kuliah, dan >> berkembang harus dikawal dengan program-program yang memberdayakan. >> Sinkronisasi program provinsi dan kabupaten/kota harus dilakukan dengan >> intensif. “Kita harus mampu melihat kepentingan harkat dan martabat >> Sumatera Barat. Jangan karena kepentingan-kepentingan segelintir orang, >> lalu harga diri daerah kita terjual murah,” Ali Asmar tegas. >> >> Mantan Kepala SMAN 3 Padang ini, juga meminta agar publik ikut mencerna >> informasi dengan benar. Jangan langsung hanyut dan mengangguk setuju. >> “Jika ranahnya benar ada arisan seks, ini adalah ranah pidana yang harus >> diusut secara tuntas,’ungkapnya. >> >> Gubernur sudah menekankan, ke depan pemuda berdasar UU nomor 40 tahun >> 2009 dengan usia 17-30 tahun, harus dibina dengan program nyata. Tidak >> cukup dengan slogan-slogan bahwa pemuda harapan bangsa saja. “Harus ada >> aksi nyata, semua pihak bertanggung jawab. Tidak boleh beban berhasilnya >> pemuda dibebankan ke satu stakeholder saja,”ulasnya. (h/zkf) >> >> >> >> *http://harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/31766-isu-arisan-seks-bohong-besar- >> <http://harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/31766-isu-arisan-seks-bohong-besar-> >> * >> >> -- >> >> >> >> *Wassalam* >> >> >> >> *Nofend St. Mudo37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok >> Selatan Tweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola * >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- *R. Y. Perry Burhan, Prof., Dr.* Laboratorium Geokimia Molekuler Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Keputih Surabaya 60111 Tel. +62 31 594 33 53 Faks. + 62 31 592 83 14 Tel. portatif +62 811 313 1810; +62 812 30 00 22 59 -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
