Hadist-hadist islam
23 Mei 2013 
:: 10 Kriteria Pemimpin Menurut Islam ::

Setiap manusia yang terlahir dibumi dari yang pertama hingga yang terakhir 
adalah seorang pemimpin, setidaknya ia adalah seorang pemimpin bagi dirinya 
sendiri. Bagus tidaknya seorang pemimpin pasti berimbas kepada apa yang 
dipimpin olehnya. Karena itu menjadi pemimpin adalah amanah yang harus 
dilaksanakan dan dijalankan dengan baik oleh pemimpin tersebut,karena kelak 
Allah akan meminta pertanggung jawaban atas kepemimpinannya itu. Dalam Islam 
sudah ada aturan-aturan yang berkaitan tentang pemimpin yang baik diantaranya :

1. Beriman dan Beramal Shaleh
Ini sudah pasti tentunya. Kita harus memilih pemimpin orang yang beriman, 
bertaqwa, selalu menjalankan perintah Allah dan rasulnya. Karena ini merupakan 
jalan kebenaran yang membawa kepada kehidupan yang damai, tentram, dan bahagia 
dunia maupun akherat. Disamping itu juga harus yang mengamalkan keimanannya itu 
yaitu dalam bentuk amal soleh. 

2. Niat yang Lurus 
“Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya. Dan sesungguhnya 
setiap orang (akan dibalas) sesuai dengan niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya 
karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan 
barangsiapa yang hijrahnya karena urusan dunia yang ingin digapainya atau 
karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya sesuai dengan apa 
yang diniatkannya tersebut” 

Karena itu hendaklah menjadi seorang pemimpin hanya karena mencari keridhoan 
ALLAH saja dan sesungguhnya kepemimpinan atau jabatan adalah tanggung jawab dan 
beban, bukan kesempatan dan kemuliaan.

3. Laki-Laki 
Dalam Al-qur'an surat An nisaa' (4) :34 telah diterangkan bahwa laki laki 
adalah pemimpin dari kaum wanita.
“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah 
melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan 
karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab 
itu maka wanita yang saleh ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri 
(maksudnya tidak berlaku serong ataupun curang serta memelihara rahasia dan 
harta suaminya) ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara “

“Tidak akan beruntung suatu kaum yang menyerahkan urusan (kepemimpinan) mereka 
kepada seorang wanita.”(Hadits Riwayat Al-Bukhari dari Hadits Abdur Rahman bin 
Abi Bakrah dari ayahnya).

4. Tidak Meminta Jabatan
Rasullullah bersabda kepada Abdurrahman bin Samurah Radhiyallahu’anhu,
”Wahai Abdul Rahman bin samurah! Janganlah kamu meminta untuk menjadi pemimpin. 
Sesungguhnya jika kepemimpinan diberikan kepada kamu karena permintaan, maka 
kamu akan memikul tanggung jawab sendirian, dan jika kepemimpinan itu diberikan 
kepada kamu bukan karena permintaan, maka kamu akan dibantu untuk 
menanggungnya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim) 

5. Berpegang pada Hukum Allah
Ini salah satu kewajiban utama seorang pemimpin.
Allah berfirman,
”Dan hendaklah kamu memutuskan perkara diantara mereka menurut apa yang 
diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka.” 
(al-Maaidah:49).

6. Memutuskan Perkara Dengan Adil
Rasulullah bersabda,
”Tidaklah seorang pemimpin mempunyai perkara kecuali ia akan datang dengannya 
pada hari kiamat dengan kondisi terikat, entah ia akan diselamatkan oleh 
keadilan, atau akan dijerusmuskan oleh kezhalimannya.” (Riwayat Baihaqi dari 
Abu Hurairah dalam kitab Al-Kabir). 

7. Menasehati rakyat
Rasulullah bersabda,
”Tidaklah seorang pemimpin yang memegang urusan kaum Muslimin lalu ia tidak 
bersungguh-sungguh dan tidak menasehati mereka, kecuali pemimpin itu tidak akan 
masuk surga bersama mereka (rakyatnya).”

8. Tidak Menerima Hadiah
Seorang rakyat yang memberikan hadiah kepada seorang pemimpin pasti mempunyai 
maksud tersembunyi, entah ingin mendekati atau mengambil hati.Oleh karena itu, 
hendaklah seorang pemimpin menolak pemberian hadiah dari rakyatnya. Rasulullah 
bersabda,
” Pemberian hadiah kepada pemimpin adalah pengkhianatan.” (Riwayat Thabrani). 

9. Tegas
ini merupakan sikap seorang pemimpin yang selalu di idam-idamkan oleh 
rakyatnya. Tegas bukan berarti otoriter, tapi tegas maksudnya adalah yang benar 
katakan benar dan yang salah katakan salah serta melaksanakan aturan hukum yang 
sesuai dengan Allah, SWT dan rasulnya.

10. Lemah Lembut 
Doa Rasullullah :
"Ya Allah, barangsiapa mengurus satu perkara umatku lalu ia mempersulitnya, 
maka persulitlah ia, dan barang siapa yang mengurus satu perkara umatku lalu ia 
berlemah lembut kepada mereka, maka berlemah lembutlah kepadanya"
Selain poin- poin yang ada di atas seorang pemimpin dapat dikatakan baik bila 
ia memiliki STAF. STAF disini bukanlah staf dari pemimpin, melainkan sifat yang 
harus dimiliki oleh pemimpin tersebut. STAF yang dimaksud di sini adalah 
Sidiq(jujur), Tablig(menyampaikan), amanah(dapat dipercaya),n fatonah(cerdas)
Sidiq itu berarti jujur.

Bila seorang pemimpin itu jujur maka tidak adalagi KPK karena tidak adalagi 
korupsi yang terjadi dan jujur itu membawa ketenangan, kitapun diperintahkan 
jujur walaupun itu menyakitkan.Tablig adalah menyampaikan, menyampaikan disini 
dapat berupa informasi juga yang lain. Selain menyampaikan seorang pemimpin 
juga tidak boleh menutup diri saat diperlukan rakyatnya karena Rasulullah 
bersabda, 
”Tidaklah seorang pemimpin atau pemerintah yang menutup pintunya terhadap 
kebutuhan, hajat, dan kemiskinan kecuali Allah akan menutup pintu-pintu langit 
terhadap kebutuhan, hajat, dan kemiskinannya.” (Riwayat Imam Ahmad dan 
At-Tirmidzi).
Amanah berarti dapat dipercaya. Rasulullah bersabda,

” Jika seorang pemimpin menyebarkan keraguan dalam masyarakat, ia akan merusak 
mereka.” (Riwayat Imam Ahmad, Abu Dawud, dan Al-hakim). 
Karena itu seorang pemimpin harus ahli sehingga dapat dipercaya.Fatonah ialah 
cerdas. Seorang pemimpin tidak hanya perlu jujur, dapat dipercaya, dan dapat 
menyampaikan tetapi juga cerdas. Karena jika seorang pemimpin tidak cerdas maka 
ia tidak dapat menyelesaikan masalah rakyatnya dan ia tidak dapat memajukan apa 
yang dipimpinnya.

Setelah kita mengetahui sebagian ciri- ciri pemimpin menurut islam. Marilah 
kita memilih dan membuat diri kita mendekati bahkan jika bisa menjadi seperti 
ciri- ciri pemimpin diatas karena kita merupakan Mahasiswa dan sebagai penerus 
bangsa. 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke