Pak Bagindo Darwin Chalidi Talanai dan sanak Dedi, serta sanak sapalanta 
n.a.h,

Terima kasih atas tanggapannya.

Saya sependapat tentang kesalahan masa lalu yang harus dimaafkan jika 
sipelaku telah bertobat.
Yang jadi masalah adalah bahwa butir a sampai dengan j (butir j dibagi lagi 
dalam 7 rincian) belum pernah diakui oleh Prabowo. Jadi masih jauh dari 
pertobatan.
Pada masa hidup Rasulullah, mereka yang bertobat ini tentu tidak jadi 
masalah karena masih ada figur Rasulullah yang dihormati oleh semuanya.
Lain samasekali dengan kasus pilpres ini. Yang terpilih ini akan menjadi 
pimpinan tertinggi di negara ini.
Para orang-orang baik disekelilingnya ? Menteri adalah pembantu Presiden. 
Bagaimana dengan anggota DPR yang termasuk anggota koalisi ? Fakta pada 
masa SBY menunjukkan bahwa koalisi tidak selalu menyokong pemerintah. 
Kebetulan pula koalisi Prabowo sama dan sebangun dengan koalisi SBY saat 
ini. 

Surat keputusan DKP ini, selama ini belum pernah dibuka untuk publik. Setau 
saya, yang pernah membuka copynya adalah akun twitter Twitter@ulinyusran, 
dan... posting sanak Dedi ini.
Banyak pihak yang meminta agar surat keputusan DKP yang bersifat rahasia 
ini dibuka kepada publik. Syukurlah bahwa yang namanya 'rahasia' ini di 
negara kita ini bisa berubah menjadi 'rahasia umum', alias tidak rahasia 
lagi. Hebatnya,  akun Ulin Yusron atau postingan sanak Dedi ternyata tidak 
ada yang menyanggah keberadaannya atau otentitasnya.
Yang ada adalah interpretasi atas isinya. Secara samar tampak kawan atau 
lawan (atau calon lawan) Prabowo lebih suka dokumen DKP ini tidak 
dipermasalahkan sekarang., dengan pertimbangan strategis bahwa butir a 
sampai j ini dapat digunakan sebagai bom waktu untuk pemicu hak interpelasi 
dan hak angket nantinya. Rame-rame di DPR ini hanya akan merongrong dan 
memperlemah NKRI ini 5 tahun ke depan.

Maaf, saya tidak punya hasrat untuk mempengaruhi siapapun. Masing-masing 
kita bebas menentukan pilihannya, apakah berdasarkan nurani atau 
berdasarkan pertimbangan lainnya. 
Selamat memilih bulan depan.

Wasalam, 

Epy Buchari, L-71
Ciputat Timur.











-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke