Sanak Anwar Djambak dan sanak sapalanta n.a.h,

Kesan saya sanak Anwar Djambak belum mencoba mencermati dokumen DKP yang 
beberapa hari terakhir ini ramai dibahas di sosmed, dan sore ini dibahas 
di  TV bersama bpk Syamsu Djalal. Jadi fokus saya adalah pada dokument DKP 
ini, bukan pada statement2,  pendapat atau analisa perorangan yang bersifat 
subjektif.

Cobalah cermati butir a sampai j terlebih dahulu secara objektif tanpa 
sesuatu prasangka. 

Saya malahan berharap dengan sangat para mantan TNI yang cukup banyak di 
palanta ini membantu secara objektif (!) memberi pemahaman kepada kita 
semua tentang apa arti atau konsekuensi dari bermacam kesalahan yang 
ditimpakan pada Prabowo tersebut, dilihat dari kacamata prajurit TNI yang 
memiliki sumpah dan aturan, dan norma dalam bertindak.
Bagi saya ini penting, karena saya adalah orang tua yang masih mencoba 
belajar tentang sejumlah hal  melalui palanta ini.

Saya ambil contoh butir c yang menyebutkan : Melaksanakan dan mengendalikan 
operasi dalam rangka stabilitas nasional yang bukan (!) menjadi wewenangnya 
tetapi menjadi wewenang Pangab. Tindakan seperti tersebut diatas 
berulang-ulang (!) dilaksanakan Pati yang bersangkutan : (catatan : tanda 
seru dari saya}

   1. Pelibatan Satgas di Tim-tim dan Aceh
   2. Pembebasan sandera di Wamena Irja.
   3. Pelibatan Kopassus dalam pengamanan Presiden di Vancouver, Kanada.

Jejak langkah Kopassus di Aceh dan Timtim menjadi pembicaraan di media 
dalam dan luar negeri pada penghujung tahun 90an tersebut. 

Prabowo ternyata 'berulang-ulang' melakukan operasi lapangan tanpa ada 
perintah dari atasannya. Dalam hal seperti ini kesalahan memang tidak bisa 
ditimpakan juga kepada atasannya.

Itulah sekadar tanggapan dari saya, dan sekali lagi harapan agar bpk 
Saafroedin Bahar dan para mantan TNI lainnya bersedia memberikan tanggapan 
mereka khusus untuk dokumen DKP ini saja, sebagai pencerahan bagi kita 
semua.

Maaf & wasalam,

Epy Buchari, L-71

Ciputat Timur






-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke