Pak Ephy dan sanak palanta NAH.

Satu kata yg sangat saya bisa katakan bahwa diatas Pangab ada Pangti.

Sayang Pangti yang sangat dominan waktu kejadian pada saat itu sudah
almarhum dan sidang DKP diadakan setelah Pangti diganti. Maka tdk dpt kita
klarifikasi lagi.

Dlm setiap kondisi sudah biasa bahwa Pangti maupun CEO bisa saja
memerintahkan suatu tugas sambil melakukan langsung kepada seseorang tanpa
diketahui atasan langsung.

Apakah ini yg terjadi. Wallahualam.

Tapi surat resmi sdh dikeluarkan dan keputusan resmi menyatakan beliau
tidak bersalah.

Sekarang terserah kepada kita menentukan pilihan.

Salam Darwin Chalidi. Tangsel
 On 9 Jun 2014 19:02, "Epy Buchari" <[email protected]> wrote:

> Sanak Anwar Djambak dan sanak sapalanta n.a.h,
>
> Kesan saya sanak Anwar Djambak belum mencoba mencermati dokumen DKP yang
> beberapa hari terakhir ini ramai dibahas di sosmed, dan sore ini dibahas
> di  TV bersama bpk Syamsu Djalal. Jadi fokus saya adalah pada dokument DKP
> ini, bukan pada statement2,  pendapat atau analisa perorangan yang bersifat
> subjektif.
>
> Cobalah cermati butir a sampai j terlebih dahulu secara objektif tanpa
> sesuatu prasangka.
>
> Saya malahan berharap dengan sangat para mantan TNI yang cukup banyak di
> palanta ini membantu secara objektif (!) memberi pemahaman kepada kita
> semua tentang apa arti atau konsekuensi dari bermacam kesalahan yang
> ditimpakan pada Prabowo tersebut, dilihat dari kacamata prajurit TNI yang
> memiliki sumpah dan aturan, dan norma dalam bertindak.
> Bagi saya ini penting, karena saya adalah orang tua yang masih mencoba
> belajar tentang sejumlah hal  melalui palanta ini.
>
> Saya ambil contoh butir c yang menyebutkan : Melaksanakan dan
> mengendalikan operasi dalam rangka stabilitas nasional yang bukan (!)
> menjadi wewenangnya tetapi menjadi wewenang Pangab. Tindakan seperti
> tersebut diatas berulang-ulang (!) dilaksanakan Pati yang bersangkutan :
> (catatan : tanda seru dari saya}
>
>    1. Pelibatan Satgas di Tim-tim dan Aceh
>    2. Pembebasan sandera di Wamena Irja.
>    3. Pelibatan Kopassus dalam pengamanan Presiden di Vancouver, Kanada.
>
> Jejak langkah Kopassus di Aceh dan Timtim menjadi pembicaraan di media
> dalam dan luar negeri pada penghujung tahun 90an tersebut.
>
> Prabowo ternyata 'berulang-ulang' melakukan operasi lapangan tanpa ada
> perintah dari atasannya. Dalam hal seperti ini kesalahan memang tidak bisa
> ditimpakan juga kepada atasannya.
>
> Itulah sekadar tanggapan dari saya, dan sekali lagi harapan agar bpk
> Saafroedin Bahar dan para mantan TNI lainnya bersedia memberikan tanggapan
> mereka khusus untuk dokumen DKP ini saja, sebagai pencerahan bagi kita
> semua.
>
> Maaf & wasalam,
>
> Epy Buchari, L-71
>
> Ciputat Timur
>
>
>
>
>
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke