Bagus sekali analisanya Sanak Dedi...

Dari debat capres kemarin kelihatan sekali...kedua putra terbaik bangsa 
ini..sebetulnya berbeda skill...yang satu berbicara Strategy dan yang lain 
bicara teknis....mereka sebetulnya tak seharusnya di perbandingkan satu sama 
lain, karena memang berbeda skill...seharusnya mereka berdua disuruh kerjasama 
dalam menyelesaikan begitu kompleknya masalah bangsa dan Negara ini.

Dan kita sebagai rakyat juga tak seharusnya berpecah belah karena mendukung 
salah satu Capres,karena kedua Capres kita itu sesungguhnya adalah Putra2 
terbaik bangsa ini sebetulnya saat ini,yg perlu kita kombinasikan untuk 
menyelesaikan ruwetnya permasalahan bangsa dan Negara saat ini.

Demikian saja sedikit sumbang saran.

Wasalam,
Kurnia

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
Of Dedi Suryadi
Sent: Wednesday, June 11, 2014 12:11 PM
To: Rantaunet
Subject: Re: [R@ntau-Net] Bedah Debat Capres


Sanak Jg,

Itulah yg sy maksud, PRABOWO tdk ikut menyerang jokowi dgn berbagai fakta ttg 
dia. Mungkin ini yg dimaksud prabowo saat debat itu
" hati nurani saya bersih "

Bahkan diberbagai kampanye daerah, jokowi dan jk selalu menyentil prabowo, tp 
tak pernah dibalas prabowo.

Kl dibandingkan dg barat, tentu kita bisa bandingkan pula budaya yg dipegang. 
Apakah cocok yg ada pd mereka diterapkan pd kita disini.

Bisa jd kemarin prabowo msh ingin melihat, seperti apa jokowi, dan mungkin saat 
debat kedua nanti akan ada banyak kejutan. Kita tunggu saja.

Selama ini jokowi selalu mengatakan "santun" dan " revolusi mental ".

Namun debat ini justru menunjukkan jokowi tidak santun dan mentalnya pantas 
direvolusi.

Saya yg posting, saya yg kritik, saya rasa gak ada salahnya.

Mengenai siapa saya, berkali2 sy bilang, sy bukan org partai, sy bukan bagian 
dari prahara. Saya hanya simpatisan yg simpati pada prabowo yg terus terusan 
dizolimi, difitnah, dan sekarang ingin hadir untuk memperbaiki bangsa.

Dulu saya adalah pengagum berat jokowi. Segala pencitraan yg dibuatnya mampu 
menyihir saya, hingga saya jadi ikut memujanya bak dewa. Kl sdh kumpul dgn 
kawan2 di kafe, kantin, rokok'an, pasti banyak pujian yg keluar ttg jokowi.

Tapi sikap saya berubah, begitu mengetahui banyak fakta ttg jokowi.

Foto pertemuannya dgn james t riyadi yg ingin menguasai ekonomi sumbar yg 
sangat saya benci, kenyataan ada perjanjian batu tulis bahwa mega akan dukung 
PRABOWO pd pilpres 2014 yg dikhianati, dan kenyataan bahwa jokowi ternyata 
dibesarkan dan dibiayai oleh PRABOWO untuk jadi gub DKI dan ternyata juga 
didurhakai, membuat saya semakin tdk simpati pada jokowi. Hasratnya ingin 
menjadi presiden telah menghilangkan santunnya, dan merubah mentalnya jd 
pengkhianat. Jg org2 penjahat HAM sebenernya seperti Hendro priyono yg ada 
dibelakangnya.

Dan, jokowi tanpa perasaan sekarang selalu rajin kapan saja dan dimana saja 
rajin menjelekkan prabowo yg seharusnya dia hormati dan hargai sebagai org yg 
berjasa membesarkannya.

Selain itu, pengikut jokowi di berbagai sosmed yg selalu menyerang pendukung 
PRABOWO dgn mengidentikkan pendukung PRABOWO adalah muslim, dan muslim selalu 
diidentikkan dengan partai PKS, sehingga sering kali lambang kabah PKS diganti 
dgn gambar perempuan telanjang dgn dada besar, kemaluan lelaki dan sebagainya, 
membuat saya sangat benci dgn mereka.

Apalagi, kenyataan yg saya dapat disini, semua non muslim betul betul berpihak 
pada jokowi. Ada kabar, komando dukung jokowi langsung diperintahkan dari 
gereja. Anehnya, malah masjid yg akan diinteli. Dan anehnya, sebagian muslim 
juga mati matian dukung Jokowi, dimana sejarah telah membuka mata kita, PRABOWO 
adalah prajurit yg punya kedekatan dgn presiden, malah menggunakan kedekatannya 
itu untuk membela Islam. Kita jgn lupakan itu !

Itulah kenapa saya sangat simpati pada prabowo.

salam dan terimakasih
dedi suryadi
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke 
[email protected]<mailto:[email protected]>.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke