Assalamualaikuam...

untuak para swing voter sebagai pertimbangan sabalun mamiliah.... mudah2an 
iko indak black campaign


wassalam
Sri Yansen/lk/42th/tanjuang/asa Painan

http://www.republika.co.id/berita/pemilu/hot-politic/14/06/12/n71g5j-golkar-jk-pernah-dipecat-gus-dur-karena-korupsi

Home <http://www.republika.co.id/> >> Pemilu 
<http://www.republika.co.id/kanal/pemilu> >> Hot Politic 
<http://www.republika.co.id/kanal/pemilu/hot-politic>
Golkar: JK Pernah Dipecat Gus Dur karena Korupsi
Kamis, 12 Juni 2014, 11:22 WIB
 Jusuf Kalla (JK) 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Golkar menyayangkan tindakan Jusuf Kalla 
(JK) dalam debat capres beberapa hari lalu itu. Ketika itu, JK membuka 
perdebatan ke arah penyerangan pribadi Prabowo Subianto.

Menurut dia, tindakan itu tidak produktif bagi pembangunan Indonesia ke 
depan. Karena seharusnya debat lebih mengedepankan visi, misi, konsep, dan 
program konkret untuk rakyat Indonesia.

Ia mengemukakan, jika bicara mengenai pemecatan, maka sebaiknya tidak lupa 
mengenaik rekam jejak JK saat menjadi menteri pada era Presiden KH 
Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ketika itu, JK pernah dipecat dari jabatannya 
sebagai menteri perdagangan.

"Jadi jangan lupa, harus diingat bahwa JK dipecat Gus Dur karena korupsi", 
jelas Wasekjen DPP Partai Golkar yang juga mantan Ketua Umum DPP KNPI, 
Ahmad Doli Kurnia dalam keterangannya, Kamis (12/6).

Doli mengingatkan, JK dipecat bukan saja karena korupsi, tapi juga kolusi 
dan nepotisme.

"Alasan KKN itu diutarakan Gus Dur dalam Rapat Konsultasi Tertutup antara 
pemerintah dan DPR di gedung DPR, Jakarta, Kamis 27 April 2000. Saat itu 
Gus Dur memilih sampaikan alasan pemecatan JK secara tertutup ke DPR karena 
tidak ingin mempermalukan JK. Nepotisme JK saat itu lahirkan istilah yang 
populer disebut 'SDM', Semua Dari Makassar," bebernya.

Menurut Doli, selain soal KKN Gus Dur juga memecat JK karena indisiplin. 
Yaitu karena pergi ke luar negeri tanpa izin Gus Dur.  

"Gus Dur berang, JK sebagai pembantu presiden pergi keluar negeri tanpa 
izin. Namun saat ingin dipecat Gus Dur, JK selamat karena menyodorkan 
kertas kosong yang diklaim sebagai izin. Gus Dur yang mengalami gangguan 
penglihatan percaya. Belakangan baru diketahui itu bohong. Jadi JK ini 
sudah punya bakat pembohong," tuding Sekjen PB HMI era 1999-2001 tersebut.

Menurut dia, rakyat perlu diingatkan lagi mengenai masalah itu. Sehingga, 
tidak memilih pemimpin seperti membeli kucing dalam karung.

"Silakan rakyat yang menilai sendiri, itulah fakta yang harus diingat. 
Sebagai cawapres, JK ini pun tidak bersih-bersih amat. Sayang saat JK 
dipecat Gus Dur KPK belum ada," papar Juru Debat Timkamnas Prabowo-Hatta 
itu.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke