salam bunda hanipah pak Dedi ambo batanyo sagetek batua ko Hatta Rajasa tu ado darah minang ?
salam HD St Barbanso Kuala Lumpur 2014-06-20 21:59 GMT+08:00 Dedi Suryadi <[email protected]>: > Bunda Hanifah nan ambo hormati, > > Tarimo kasih atas dukungan nyo. Di tampek ambo pun kini bergabung jo ormas > bentukan rumah polonia,dgn pembina langsung mamak Kievlan Zein, dalam > kepengurusan DPD (provinsi), sbg komitmen ambo untuk memenangkan Pak > PRABOWO HATTA disiko. > > salam dan terimakasih > dedi suryadi > Pada 20 Jun 2014 14:33, "Hanifah Damanhuri" <[email protected]> menulis: > > Agiah taruih Dedi... >> Dukuanglah Uda Fadli Zon dun. >> Ano nan mambaok namo Minang kini mah >> Rancaklah mamak rumah nan dibela daripado rang sumando he he he >> >> Mudah-mudahan awak nan rakyaik badarai gon akhiano bisa juo tau sia nan >> pacundang sabanano. Awak baharok, diadokan baliak pangadilan, bia jaleh >> status Prabowo. >> Raso-rasono go eh... Soekarno dulu wakatu jadi Presiden, indak punyo >> pangalaman bagai sabalunno dipemerintahan doh. Megawati sabalun jadi >> presiden sia bana no du? Baa mangko dijuano aset-aset negara dulu du eh? >> >> Megawati aja bisa apalagi Prabowo >> Hanya saja Prabowo nggak bisa di atur... >> Dia orangnya sportif..... mengakui yang bagus itu bagus walau itu ide >> lawan >> ... >> >> Salam >> >> Hanifah >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> Pada 20 Juni 2014 13.35, Dedi Suryadi <[email protected]> menulis: >> >>> >>> Jumat, 20/06/2014 11:03 WIB >>> Pembelaan dan Serangan Balik Kubu Prabowo ke Wiranto >>> Elvan Dany Sutrisno - detikNews >>> >>> FOKUS BERITA >>> Hasil Pemilu 2014 Mengejutkan >>> Jakarta - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Wiranto mengungkap mantan >>> Pangkostrad Letjen (Purn) Prabowo Subianto terlibat penculikan hingga >>> diberhentikan oleh Dewan Kehormatan Perwira. Tim Prabowo-Hatta pun membela >>> jagoannya dan menyerang balik. >>> >>> "Prabowo tak pernah memerintahkan penculikan karena ini atas inisiatif >>> Tim Mawar di bawah kendali seorang mayor. Terbukti di Mahkamah Militer >>> Tinggi," bela Sekretaris Tim Sukses Prabowo-Hatta, Fadli Zon, lewat >>> Twitter, Jumat (20/6/2014). >>> >>> Fadli mengungkap, ada beberapa operasi penangkapan dan penahanan sebagai >>> bentuk preemtive action menjelang Sidang Umum MPR Maret 1998. "Tim Mawar >>> menahan 9 orang, dan semua hidup. 13 Hilang hingga kini tak jelas siapa >>> yang melakukan. Yang jelas bukan Tim Mawar apalagi Prabowo," belanya lagi. >>> >>> Tim Mawar, masih menurut Fadli, telah diajukan ke Mahkamah Militer >>> Tinggi dan ada 11 orang dihukum, diberhentikan dan dipenjara. Tertinggi >>> pangkatnya mayor. "Ini telah selesai tahun 1999," kata Fadli. >>> >>> Berikut pembelaan dan serangan balik Fadli ke Wiranto selengkapnya: >>> >>> 1. Prabowo tak terlibat 'penculikan' dalam dokumen apa pun. Bukti ada >>> pada Surat Mensesneg 13 September 1999 kepada Komnas HAM dll. >>> 2. Dalam temuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) juga tak terbukti. >>> Lalu kini ada Surat DKP (Dewan Kehormatan Perwira). >>> 3. Surat DKP itu tak jelas benar tidaknya, itu hanya proses internal >>> ABRI. Hasil akhir adalah Keppres 62/ABRI/1998. >>> 4. Keppres itu berbunyi memberhentikan dengan hormat Prabowo dan diakui >>> jasa-jasanya, serta menerima pensiun. Uang pensiun hingga kini. >>> 5. Keppres didasarkan Surat Wiranto kepada Presiden yang ajukan >>> pemberhentian Prabowo. Isinya meminta diberhentikan dengan hormat. >>> 6. Ketika terjadi kerusuhan Mei 1998, Wiranto Panglima ABRI. Dialah >>> orang paling bertanggung jawab atas kerusuhan itu. >>> 7. Penembakan mahasiswa Trisakti 12 Mei 1998, jelas dilakukan oknum >>> polisi. Polisi waktu itu bagian ABRI. Di bawah Wiranto. >>> 8. Huru-hara Mei terjadi sehari setelah penembakan mahasiswa Trisakti >>> yaitu 13 Mei, puncaknya 14 Mei 1998. Tak ada upaya pencegahan dari Wiranto. >>> 9. Wiranto malah terkesan biarkan kerusuhan Mei terjadi dan meluas. Ia >>> mencegah permintaan Kodam Jaya dan Kostrad untuk penambahan aparat di >>> Jakarta. >>> 10. Lalu 14 Mei 1998 pagi malah bawa para jenderal penting untuk upacara >>> nggak penting di Malang, Jawa Timur. >>> 11. Bayangkan, di tengah kerusuhan, Panglima ABRI bawa Pangkostrad, >>> Danjen Kopassus, Dan Marinir dll untuk upacara rutin PPRC di Malang. >>> 12. Upacara pemindahan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) dari Divisi 1 >>> ke Divisi 2 Kostrad di Malang dilakukan di tengah kerusuhan Mei 1998. >>> 13. Sehari sebelumnya Prabowo berusaha cegah ke Malang, lebih baik >>> antisipasi huru hara di Jakarta dan kota-kota lain yang sudah mulai terjadi. >>> 14. Eh Wiranto tetap menyuruh para jenderal ikut upacara di Malang. Ini >>> indikasi pembiaran Wiranto terhadap kerusuhan. >>> 15. Wiranto baru buat commanders call tanggal 14 Mei 1998 malam Hari, >>> setelah kerusuhan reda. Masak baru rapat setelah kerusuhan terjadi? >>> 16. Setelah huru hara, intrik politik bermain. Mereka cari kambing >>> hitam, siapa yang tanggung jawab. Kasak kusuk, fitnah dan rumor simpang >>> siur. >>> 17. Prabowo dianggap saingan oleh Wiranto walaupun pangkatnya beda satu >>> bintang. Wiranto buat manuver-manuver politik jelang Pak Harto lengser. >>> 18. Setelah lengser, Habibie jadi Presiden tanggal 21 Mei 1998. Prabowo >>> ucapkan selamat pada Habibie malamnya pukul 23.00 WIB. Ia ditemani Muchdi >>> PR. >>> 19. Prabowo berangkat ke rumah Habibie dari Cendana. Saya, Din >>> Syamsuddin, Hartono Mardjono, Yusril ada di rumah Prabowo. >>> 20. Pertemuan dengan Presiden Habibie hangat dan bagus. Eh sekitar 30 >>> menit kemudian Wiranto datang ke rumah Habibie setelah Prabowo pulang. >>> 21. Wiranto bilang ke Presiden Habibie bahwa rumahnya dikepung pasukan >>> tak dikenal. Habibie ketakutan dan pindah ke Wisma Negara. >>> 22. Padahal pasukan itu adlh Kopassus yang jaga Presiden baru. Karena >>> Pak Harto sudah tak jadi Presiden maka sebagian penjaga diarahkan ke >>> Presiden baru. >>> 23. Inilah fitnah Wiranto terhadap Prabowo dan Kopassus. Luar biasa >>> liciknya. Habibie termakan fitnah ini. >>> 24. Esoknya, 22 Mei 1998, Prabowo digeser menjadi Dansesko ABRI di >>> Bandung. Lalu setelah itu ada DKP atas inisiatif Wiranto. >>> 25. Wiranto belum puas sampai Prabowo diberhentikan. DKP adalah alat >>> politik Wiranto dalam menyingkirkan Prabowo. >>> 26. DKP tak punya hak penyidikan/penyelidikan. Ini hanya proses >>> internal. Dan jelas manuver politik Wiranto semata. >>> 27. Seperti kata Jenderal Moeldoko tak ada dokumen DKP di TNI. Yang tahu >>> hanya Wiranto. >>> 28. Kini setelah 16 tahun, DKP mau dipakai lagi seolah-olah sebagai >>> kebenaran. Padahal alat politik yang tak ada dasar hukumnya. Keppres jauh >>> lebih kuat. >>> 29. Demikianlah sedikit latar belakang Wiranto dalam soal hubungannya >>> dengan Prabowo. Jadi saya tak heran atas manuvernya kali ini. >>> 42. Bagi saya Wiranto hanyalah jenderal pecundang dan pengecut sejak >>> dulu. Saya kira ini perjalanan karir politiknya terakhir. >>> >>> salam dan terimakasih >>> dedi suryadi >>> >>> -- >>> . >>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>> =========================================================== >>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >>> * DILARANG: >>> 1. Email besar dari 200KB; >>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>> 3. Email One Liner. >>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >>> mengirimkan biodata! >>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>> mengganti subjeknya. >>> =========================================================== >>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan >>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>> --- >>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >>> Grup. >>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>> kirim email ke [email protected]. >>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >>> >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
