Assalammualaikum Wr Wb Sanak JG dan Dunsanak sa Palanta Yml Oh kirain pilihan kita sama
Gpplah... silahkan pilih sesuai hati nurani atau sesuai kepentingan pribadi Kalau manuruik awak JK dulu indak samo jo JK kini Dulu JK alun tuo-tuo bana dan di dukuang oleh partai golkar Kini JK alah gaek tanpa dukungan Golkar Nyampang kok singkek umuano.... panggantino pastilah bukan dari Golkar, ... Kok dikana-kana jaso pandahulju.... kali ndak paralu PEMILU doh.... ikuik sajo Megawati nan jadi katurunan Bung Karno yang memerdekan Indonesia dari Bulando.... Bara gadang jaso Bung Karno du??? Oh mungkin jo mangengek ingek jaso Pak Harto mako pak Harto manjadi presiden sangaik lamo... ya kan? (sayang mhs ndak ngarati jo jaso gaek dun) Sanano goeh... Jokowi dan JK iko tapiliah... itu alah malalui debat yg panjang di kubu PDIP... antah kok indak Salah satu kalompok nan akan merekan jariang adolah simpatisan JK. Alasdan nan sanak uraikan itu nah itu banalah nan jadi daya pikat JK he he he. Dalam hal ini mereka berhasil tampakno... Tantang tapiliahno Jokowi.... iko pangalaman pribadi bakawan jo simanihuruk. Calon dekan kami tim suksesno agak arogan... di ateh karateh... mereka pasti manang karano memang hebat disagalo lini. Kami-kami nan kalene gon ampia indak bafungsi doh. Kompak kami, kami cari kawan nan bisa masuak kasagalo lapisan, bisa pulo di manarimo masukkan dari kami. kami suaruah maju malawan calon dekan nan mapan tsb (mirip Prabowo vs Jokowi). Waktu untuak kami indak sampai 2 hari doh. Tibo di hari H manang calon dekan nan kami usuang. sudah itu awak pindah.... Jokowi adolah urang nan bisa masuak kasagalo lapisan... tapi picayolah... biasono nan kamaambiak kaputusan strategis pastilah tim sukses. Jokowi tingga satuju... antah kok indak. Iko ado tulisan Prof Suheimi tantang Tim Suksen Salam Hanifah TIM SUKSES Oleh ; K Suheimi "Bagaimana caranya melepaskan diri dari Tim Sukses? tanya nya setengah mengeluh. "Sudah hampir habis masa jabatan saya, namun saya masih di rong-rong terus" keluhnya ingin melepaskan diri dari keterikatan tim sukses. Hari ini saja sudah puluhan kali datang sms nya yang minta bantuan"."Sms itu mengacaukan fikiran dan menganggu konsentrasi saya yang sedang memimpin rapat" "Jika tak dilayani, dikatakan saya tak membalas guna "lah lupo kacang jo kulitnya". "Tapi sampai kapan ini saya tanggungkan?" ulasnya dengan sedikit kesal. Saya juga tak habis fikir, sampai kapan kita harus memutuskan hubungan kerja dengan Tim Sukses. Karena waktu mencapai kesukksesan dulu, memang orang ini ada jasanya dan bekerja habis-habisan untuk menghantarkan dia ke pintu gerbang ke suksesan. Dialah teman yg membela dan dialah sahabat, bahkan dianggap dan di jadikan saudara, seiiring dan sejalan, sesakit dan sesenang. Kalau Tim sukses sudah dianggap saudara atau di jadikan keluarga. Tentu kita harus bela dan bantu dia selamanya, kalau perlu sampai akhir hayat. Nah rupanya beban seperi ini yg tak tertanggungkan oleh pejabat tersebut, kerena tiap sebentar dia mengadu Masalah anaknyalah.Kebutuhan hidupnya, minta bantu ini, minta bantu itu. Yang ujung-ujungnya duit. "Memang tak sedikit uang yang telah di keluarkan untuk Tim sukses, sejak mulai awal kakinya melangkah mencalonkan diri jadi pejabat. Sejak saat itu dia harus merogoh kantungnya. Sewaktu dia menjabat, Tim sukses yg telah mensukseskannya ini, berubah jadi beban yang sangat berat. Terasa me rong-rong. Apalagi sms tak bisa dihalangi masuknya. Diladani salah, tak diladani lebih salah. Tim sukses yg tadinya mensukseskan, berubah menjadi tim yg menjadi beban berat dan banyak serta berlangsung lama, hingga bahu dan badan ini tak sanggup memikulnya. Semakin banyak tim sukses, semakin banyak yang bisa dibantunya dan semakin berat dan rumit mengachirinya. "Kalau ku tahu begini, Tak mau aku meminta dia jadi Tim Sukses dulunya" sambil menarik nafas panjang, mebayangkan wajah tim sukses yang sekarang berubah menjadi "Tim susah" yg menyusahkan dan menyita waktu dan uangnya, dan menggusarkan fikirannya. Maka dalam hati saya berkata. Tim sukses itu di perlukan dan sangat dibutuhkan oleh mereka yang tak percaya. Tak yakin atas keemampuanya sendiri apakah dia bisa meraih kesuksesan, maka di carilah sebanyak-banyaknya tim sukses yang akan mensukseskannya.Tapi what next setelah dia meraih kesuksesan? Jadilah tim sukses beban yang sangat memberatkan. Disamping harus memberikan jabatan atau proyek pada tim sukses, sebagai ungkapan rasa terima kasih (Walaupun kadang jabatan itu sebetulnya tak cocok dengan keahliannya) dan sepanjang hayat harus dijadikan saudara yang sakit senangnya jadi tanggungan kita pula. Lalu saya teringat pada Obama.Dia juga punya tim sukses. dan juga punya lawan politik (Mc Can dan Hillary) Tapi jabatan penting seperti mentri luar Negri dan jabatan penting lainnya justru di berikan Obama bukan pada tim suksesnya justru pada lawan politiknya. Tim suksesnya seperti hanya bekerja dan membantunya sampai dia mencapai tujuan. Tim sukses hanya menghantarkan ia ke pintu gerbang "Jabatan yang di gapainya" Sesudah itu Tim sukses itu melepaskan bahkan membiarkan Obama itu menjalankan kebijaksanaan untuk kesuksesan kabinet dan pemerintahannya. Tim suksesnya bangga melihat keberhasilan kerjanya. Dan sesudah itu mereka beri kesempatan yang selas-luasnya pada Obama menjalankan kebijaksanaannya dan dia tak di rong-rong lagi. Di Negara kita yang baru memulai alam Demokrasi dengan biaya yang sangat tinggi dan korban yang sangat banyak. Merubah sifat dan tingkah laku kehidupan, sehinga tak jarang Tim Sukses berubah jadi Tim Susah. Kawan telah jadi lawan dan menimbulkan beban yang berkepanjangan. Agaknya yang siperlukan adalah percaya diri dan kemampuan diri serta kemandirian. Ini bisa diperoleh, bila kita memang sudah berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi orang banyak. Orang banyak merasakan kemanfaatan keberadaan kita disisinya. Dengan sendirinya masyarakat itu berharap akan kita dan kemanfaatan kita. Maka bagi orang-orang seperti ini, dia tak butuh tin sukses, dia tak butuh fotonya di pajang di mana-mana justru rakyat mencari dan mendambakannya serta mengharapkannya untuk memimpin mereka, tanpa dia perlu neyisihkan dana tanpa dia perlu memikirkan kapan harus diputus beban yang di bebankan oleh tim sukses. Orang Minang arif dan bijaksana Alun disuruah nyo lah pai alun dimbau nyo lah datang, tahu jo rantiang nan ka manyangkuit,tahu jo batu nan ka manaruang.Tahu jo ereang dengan gendeang. Takilek ikan dilauik lah tantu jantan jo batinonyo. Sunguahpun kawek nan di bantuak ikan dilauik nan di hadangnyo. Lalu sejauh mana perlunya tim sukses? Kebimbangan dan kebingungan pejabat itu saya jawab melalui syair sebuah lagu. Kau yg memulai, kau yg mengakhiri. Kau yang berjanji, Kau yang memungkiri. Makanya pikir-pikir dahulu sebelum terlanjur, Sebelum angkau menyesal kemudian Pikir itu pelita hati. Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman suci Nya dalam Al Qur'an (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (al-Qur'an), mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS. 7:157) Padang,18 Februari 2009 Pada 25 Juni 2014 18.07, Julnardi G <[email protected]> menulis: > Tarimo kasih bu Hanifah, > > Babeda pandang itu biaso bu Hanifah > Salah satu nan manang diantaro kaduo Capres jo Cawapres Insya Allah mambao > kabaikan ka Indonesia > Karano platform kaduo-nyo hampia mirip2lah, lain ndak jauah dari rangka > bersatunya NKRI. > Ndak jauah bana babeda dari pemerintahan SBY > > Bagi ambo SBY alah berhasil menetapkan dasar2 kestabilan negara, baiak > Ekonomi maupun Politik. Kok ibarat pesawat tabang, landasannyo alah rancak. > Nah kini ko nan diparalukan Presiden jo Wakil Presiden nan balari kancang, > supayo pesawat NKRI ko tabang, maksudyo maju, tantu dari segi ekonomi, > politik, kestabilan hankam dsb nyo. > > Kini kok dicaliek Capres/Cawapres nan gesit ko yo di Jkw dan pak JK. Jkw > kok alah banyak disabuik, ambo sabuiklah prestasi pak JK, seorang yang ndak > diragukan lagi kegesitannya. Untuak ranah Minang, alah banyak juo lakek > tangan pak JK ko. Ndak salah ambo agiah namo tangah anak ambo Jusuf do, > samo jo namo pak JK, samo jo Burhanudin Jusuf Habibie, atau labiah tinggi > Nabi Yusuf A.S. > > Iko sumbang2an pak JK untuak Sumbar (sumber : facebook Saudagar Muda > Minangkabau): > Peran / Jasa JK > A. 17 butir jasa Jusuf Kalla buat Ranah Minang sampai th 2009: > 1. Mendorong peningkatan mutu pendidikan di Sumatera Barat sejak masih > Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat > 2. Menggagalkan privatisasi mayoritas saham PT Semen Gresik oleh Cemex > tahun 2003 > 3. Mendorong rencana pembangunan pabrik Semen Indarung VI > 4. Pembangunan jalan Sicincin - Malalak > 5. Optimalisasi Pelabuhan Teluk Bayur > 6. Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Padang 200 megawatt > 7. Pembangunan irigasi Batang Sinamar > 8. Mendorong rencana pembangunan baru jalan kereta api Padang-Solok > 9. Pembangunan rusunawa mahasiswa Universitas Andalas > 10. Perluasan teaching hospital Universitas Andalas > 11. Perluasan Rumah Sakit M Djamil, Padang > 12. Penetapan lokasi embarkasi haji Bandara Internasional Minangkabau > 13. Memprakarsai pengumpulan dana pembangunan kembali Istana Pagaruyuang > yang terbakar > 14. Pengembangan Sumatera Barat sebagai sentraproduksi coklat di wilayah > Indonesia barat > 15. Memberi bantuan yang tidak putus2nya bagi kegiatan agama, sosial, dan > budaya di Ranah Minang > 16. Memprakarsai Forum Silaturahmi Saudagar Minang > 17. Tempat mengadu orang Minang yang ditimpa kesusahan dan kesulitan > dimanapun berada. > > B,Walau tidak jadi Wapres perhatian beliau tetap besar al: > 1.Penanganan Gempa besar 2009. > 2.Membangun Pusat penangananan Bencana PMI Wil Sumatera di di Padang. > 3.Dan lain2 perhatian bersama ibu Mufidah JK. > > wassalam, > JG,37th, Jkt > > > 2014-06-25 10:01 GMT+07:00 Hanifah Damanhuri <[email protected]>: > > Sanak JG >> >> Artikel tsb di tulis tanggal 19 Juni 2014 >> Keadaan berubah setelah tanggal 22 Juni 2014 >> >> Banyak yang berdoa >> >> Prabowo RI 1 >> Jokowi tetap di DKI 1 >> >> >> Awak aminkan sajolah doa rang banyak dun nah. >> Bia Indobesia Bangkit .... jadi kenyataan >> >> Kalau DKI maju, awak pastilah sato bangga, karano Jakarta masih ibu kota >> NKRI. >> >> KEMESRAAN PRABOWO DAN JOKOWI >> >> Ditengah perseteruan sebagai Capres >> Dan keinginan masing-masing pihak menjadi pemenang >> Kampanye putih, kampanye hitam >> Bentrok antar pendukung >> Perang informasi di televisi >> Jadi pemandangan yang biasa >> >> Capresku kelihatan ahli strategi >> Dia ubah kebencian dengan kasih sayang >> Panah-panah beracun yang ditembakkan ke ulu hatinya >> Dia tangkap dan kemudian memeluk pemanahnya >> Gelar temperamental yang dilekatkan orang padanya >> Tak kelihatan sama sekali malah yang terlihat sikap bijaksana >> >> Hanya Prabowo yang bisa >> Menghadapi dengan tenang >> Jokowi yang dia bawa dari Solo untuk DKI 1 >> Dijadikan lawan oleh PDIP sebagai RI 1 >> Sebagai orang yang ditunjuk partai >> Bisa dimaklumi mengapa Jokowi patuh pada partai >> Jokowi bukan lagi menjadi dirinya >> >> Di tengah debat Capres >> Prabowo beberapakali memuji >> Ide-ide yang bagus dari Jokowi dan mendukung ide tersebut >> Hanya Prabowo yang bisa begitu >> RI 1 di dukung oleh DKI 1 >> Insya Allah akan membuat Indonesia bangkit >> Mari doakan >> Prabowo RI 1 >> Jokowi DKI 1 >> >> Salam >> >> Hanifah >> >> >> >> >> >> >> >> >> i >> >> >> Pada 24 Juni 2014 18.35, Julnardi G <[email protected]> menulis: >> >>> >>> >>> http://kliksiar.com/index.php/berita-politik/837-pilpres-2014-marzul-veri-insya-allah-rang-mudo-sumbar-pilih-jokowi-jk >>> >>> >>> -- >>> Wassalam, >>> JG,37th, Jkt >>> >>> -- >>> . >>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>> =========================================================== >>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >>> * DILARANG: >>> 1. Email besar dari 200KB; >>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>> 3. Email One Liner. >>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >>> mengirimkan biodata! >>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>> mengganti subjeknya. >>> =========================================================== >>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan >>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>> --- >>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >>> Grup. >>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>> kirim email ke [email protected]. >>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >>> >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > > > > -- > Wassalam, > JG > 37th, Jkt > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
