Terima kasih atas info pak Amiroeddin. Mungkin ado foto bapak dengan pak dubes nan bisa dilewakan untuak palanta, ndak?
Salam, ANB Pada 23 Juli 2014 00.23, <[email protected]> menulis: > Dear all, Alhamdulillah semalam jadi juga buka bersama Dubes Palestin. > Kira2 jam 5.45 tamu istimewa datang, Yang Mulia duta besar Palestina untuk > Indonesia Fariz Mehdawi, bawain kurma lagi. setelah salaman langsung cerita > sambil nunggu magrib. > Cerita babak awal cuma sekitar info umum Palestina, bahwa penduduk > Palestina itu terdiri atas orang Yahudi, Kristen dan Muslim. > > Cerita sang Dubes kepotong buka puasa, Selesai ifthar , dilanjut sholat > magrib , dan cerita dilanjutkan. > Apa yang terjadi di Palestine bukanlah masalah agama, tapi penjajahan, > kolonialisme. Beliau menyamakan Palestine yang dijajah Israel seperti > Indonesia dijajah Belanda 350 tahun, pejuang Indonesia tidak kenal > menyerah, begitu juga pejuang Palestine. > Perjuangan ini akan sangat panjang, tapi beliau yakin bahwa pada akhirnya > Palestine akan merdeka juga seperti halnya Indonesia, hanya masalah waktu. > Pak Dubes sangat mengharapkan dukungan dari Indonesia lebih kuat lagi, > bukan sebagai mediator karena ini sudah banyak, tapi mendukung dan berpihak > kepada Palestine. PBB itu tidak bisa diharapkan, tapi dukungan negara > negara muslim yang besar akan bisa menjadi tekanan politik yang luar biasa > bagi israel. > Awalnya beliau bercerita bahwa umat Islam masuk Jerusalem itu dengan damai > di jaman khalifah Umar, dan tiap penganut baik itu Yahudi maupun Kristen > bisa hidup berdampingan. Sampai sekarangpun jika ramadhan seperti ini, > sudah biasa umat lain memberikan ifthar, bukaan puasa kepada umat Islam > yang berpuasa, begitu juga saat Christmas, semua mendirikan pohon natal. > Penjajahan Israel dimulai dari berpindahnya orang2 Yahudi dari Eropa ke > tanah Palestina hasil dari perundingan Belfort ?? CMIIW , buatan Inggris. > Mulailah penduduk Palestine terdesak dan mengungsi ke west bank di jalur > Gaza. > > Populasi Jalur Gaza itu 2 juta orang, ditanah yang sempit, jadi cukup > berdesak desakan juga, tidak ada disitu itu pabrik senjata. Dan Hamas itu > hanya salah satu partai di jalur Gaza. Apa yang dibilang roket oleh Israel > itu hanya potongan pipa diisi bahan mesiu atau petasan, seperti fire works > saja, tidak mempunyai daya bunuh. Tapi ini sering dipakai alasan untuk > menyerang balik oleh Israel. > > Jumlah penduduk Palestine dan Israel itu hampir sama, malah lebih sedikit, > jadi kalau jadi satu negara, dan diadakan pemilu demokratis, pasti pemimpin > negaranya akan orang palestine juga kalau bersatu. > > Mereka sadar, melawan Israel dengan kekerasan itu mereka kalah baik dalam > hal persenjataan maupun jumlah tentara dan uang. Tapi mereka akan tetap > melawan kolonialisme ini, sampai merdeka. Mereka tidak akan pernah > meninggalkan tanah airnya. Perlu diketahui bahwa salah satu pimpinan Hamas > yang jadi korban baru baru ini adalah umat kristen, bukan muslim. Ini bukan > perang soal agama, tapi soal tanah, soal penjajahan. Itu sebabnya diserang > sedahsyat apapun penduduk Palestina terutama di jalur Gaza tidak akan > pernah mau pindah, mereka harus bertahan disana apapun yang terjadi. Selama > mereka disana Israel tidak akan bisa menguasai Palestina > > Dan Palestine termasuk Gaza tidaklah miskin, penghasilan pekerja minimum > 400 USD perbulan, dua kali rata2 UMR di Indonesia. Pak Dubes tidak berharap > bantuan keuangan dari Indonesia, baik itu dari pemerintah karena itu adalah > uang pajak rakyat, maupun dari masyarakat Indonesia karena beliau tahu juga > kita pun masih miskin, rakyat kita yang miskin. Bukan bantuan materi yang > mereka butuhkan, tapi support politik, support budaya, support keberpihakan > yang mereka harapkan. > Mereka berharap lebih banyak lagi orang Indonesia yang ziarah ke Palestine > dan tinggal di hotel2 milik orang Palestine, pakai Taxi orang palestine, > beli souvenir dari orang palestine, ini akan menghidupkan ekonomi mereka. > Selain itu berita tentang Palestine yang baik akan bisa dibawa keluar oleh > para pengunjung. Karena berita media barat banyak yang tidak benar. > Wass > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------ > *From: * Zorion Anas <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Tue, 22 Jul 2014 21:40:13 +0700 > *To: *[email protected]<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *[R@ntau-Net] Israel kills over 500 Palestinians in 14 days > > Pertolongan Allah pasti datang, amiin yra. > > http://english.alarabiya.net/en/News/middle-east/2014/07/21/U-N-Security-Council-calls-for-Gaza-ceasefire.html > > > -- > Zorion Anas > (+62)085811292236 > [email protected], [email protected] > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
